Perbedaan Dinar dan Emas, Mana yang Cocok untuk Investasi?

Oleh Pegadaian dalam Investasi

21 June 2026
Bagikan :
image detail artikel

Di tengah banyaknya pilihan instrumen investasi, emas masih menjadi salah satu aset yang banyak peminatnya karena dianggap mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.

Menariknya, investasi emas tidak hanya hadir dalam bentuk emas batangan, tetapi juga dinar yang memiliki konsep dan karakteristik tersendiri.

Sebagian orang memilih emas batangan karena mudah dijual kembali dan tersedia dalam banyak pilihan ukuran. Namun, ada juga yang tertarik pada dinar karena dianggap memiliki nilai historis dan konsep investasi berbasis syariah.

Ternyata, kedua aset ini memiliki karakteristik yang cukup berbeda. Perbedaan dinar dan emas tidak hanya terlihat dari bentuknya, tetapi juga dari kadar kemurnian, likuiditas, hingga tujuan penggunaannya.

Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut agar Anda tidak salah memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial.

Apa Itu Dinar Emas?

Dinar adalah koin emas yang sejak dahulu digunakan sebagai alat tukar dalam peradaban Islam. Selain berfungsi sebagai mata uang, dinar juga digunakan untuk berbagai keperluan, seperti mahar atau pembayaran zakat.

Secara umum, dinar dibuat dari emas dengan standar berat sekitar 4,25 gram. Dalam ketentuan syariah, dinar dikenal sebagai koin emas dengan kadar sekitar 22 karat (91,7%) atau setara 1 mitsqal.

Saat ini, ada beberapa produsen emas di Indonesia yang menghadirkan koin dinar bersertifikat sebagai salah satu pilihan instrumen investasi emas.

Apa Itu Emas Batangan?

Emas batangan adalah jenis emas murni yang dicetak dalam bentuk batang dengan ukuran dan berat tertentu. Jenis emas ini umumnya memiliki tingkat kemurnian tinggi mencapai 24 karat atau setara 99,9% emas murni.

Salah satu keunggulan emas batangan terletak pada standar kadar dan keasliannya yang jelas sehingga lebih mudah diperjualbelikan.

Oleh karena itu, emas batangan sering dipilih sebagai instrumen investasi jangka panjang dan dapat diperdagangkan secara luas di pasar global.

Baca juga: Inilah Alasan dan Strategi Investasi Emas Pendidikan Anak

Perbedaan Dinar dan Emas Batangan

Meskipun sama-sama berbahan dasar emas, dinar dan emas batangan memiliki karakteristik yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari bentuk fisik, kadar kemurnian, likuiditas, hingga tujuan penggunaannya. Berikut ini penjelasannya:

1. Bentuk dan Ukuran

Perbedaan dinar dan emas paling terlihat pada bentuk fisiknya. Umumnya, dinar berbentuk koin emas, sedangkan emas batangan dicetak dalam bentuk batang atau lempengan.

Dari sisi ukuran, emas batangan tersedia dalam banyak pilihan berat, mulai dari pecahan kecil hingga ukuran besar. Sementara itu, dinar biasanya memiliki standar berat sekitar 4,25 gram sesuai ketentuan syariah.

2. Kadar Kemurnian

Emas batangan umumnya memiliki tingkat kemurnian tinggi hingga 24 karat atau 99,9% emas murni. Di sisi lain, dinar menggunakan kadar emas sekitar 22 karat, meski terdapat juga produk dinar dengan kadar emas yang lebih tinggi.

3. Likuiditas

Emas batangan cenderung lebih mudah dijual kembali karena diterima luas di berbagai tempat, seperti toko emas, lembaga gadai, hingga pasar investasi emas global.

Sementara itu, dinar memiliki pasar yang lebih terbatas dan biasanya lebih mudah diperjualbelikan dalam komunitas atau pihak tertentu yang memahami konsep dinar.

4. Tujuan Penggunaan

Perbedaan dinar dan emas juga dapat dilihat dari tujuan penggunaannya. Emas batangan lebih sering digunakan sebagai instrumen investasi jangka panjang karena nilainya mengikuti pergerakan harga emas dunia.

Sementara itu, dinar tidak hanya dipandang sebagai instrumen investasi, tetapi juga memiliki nilai historis dan syariah. Oleh karena itu, dinar sering digunakan untuk mahar, koleksi, hadiah, hingga penyimpanan aset berbasis emas.

5. Pengaruh Harga dan Selisih Jual Beli (Spread)

Harga emas batangan umumnya sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga emas global sehingga nilainya dapat naik maupun turun mengikuti kondisi pasar.

Di sisi lain, dinar lebih menitikberatkan pada nilai intrinsik kandungan emasnya. Selain itu, selisih harga jual dan beli pada dinar maupun emas batangan dapat berbeda tergantung penyedia dan kondisi pasar.

Baca juga: Harga Emas Putih per Gram, Kelebihan dan Kekurangannya

Dinar vs Emas Batangan, Mana yang Lebih Cocok untuk Investasi?

Setelah memahami perbedaan dinar dan emas, Anda dapat lebih mudah menentukan jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial. Pasalnya, masing-masing memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda.

Jika Anda mencari instrumen yang mudah dicairkan, tersedia dalam banyak pilihan ukuran, dan praktis untuk investasi jangka panjang, emas batangan bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel.

Namun, jika Anda tertarik pada nilai historis, konsep syariah, atau penggunaan tertentu seperti mahar dan koleksi, dinar dapat menjadi alternatif yang menarik.

Apa pun pilihannya, pastikan membeli emas dari lembaga resmi yang telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar keaslian dan kualitas produknya jelas dan dapat dipertanggung jawabkan.

Demikian penjelasan mengenai perbedaan dinar dan emas yang penting untuk dipahami sebelum mulai berinvestasi. Pemilihan antara dinar dan emas batangan perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan kebutuhan investasi Anda.

Jika ingin memiliki emas batangan untuk investasi jangka panjang dengan cara yang lebih ringan, Anda dapat memanfaatkan layanan Cicil Emas dari Pegadaian.

Layanan ini memungkinkan Anda membeli emas batangan 24 karat bersertifikat melalui sistem angsuran dengan tenor yang fleksibel. Cicilan setiap bulan tidak akan berubah meski harga emas mengalami kenaikan.

Selain itu, tersedia juga keuntungan berupa diskon sewa modal apabila pelunasan dilakukan lebih cepat.

Transaksi Cicil Emas dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Tring! by Pegadaian maupun langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat.

Emas yang dimiliki pun mudah dicairkan kembali dengan cara dijual atau gadai, serta tersedia jaminan buyback di Galeri 24.

Tunggu apa lagi? Mari mulai rencanakan investasi emas dari sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa depan!

Baca juga: Memahami Pengaruh Perang Terhadap Harga Emas di Pasar

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved