Harga Emas Putih per Gram, Kelebihan dan Kekurangannya

Harga emas putih sering menjadi perhatian untuk seseorang yang ingin membeli perhiasan atau mulai investasi. Emas putih memiliki tampilan berbeda dari emas kuning karena warnanya yang netral dan modern.
Namun, sebelum memutuskan untuk membeli atau berinvestasi, penting untuk mengetahui terlebih dahulu harga emas putih per gram serta kelebihan dan kekurangannya melalui artikel ini.
Apa Itu Emas Putih?
Emas putih merupakan logam yang dibuat dengan mencampurkan emas emas murni dengan logam putih seperti perak, nickel, seng, atau palladium. Campuran inilah yang membuat warna emas berubah menjadi putih keabu-abuan.
Meski demikian, emas putih tetap emas asli walau kadar emasnya lebih rendah dibanding emas murni. Kadar emas dalam emas putih ditentukan oleh karatnya.
Misalnya, emas putih 18K mengandung sekitar 75% emas murni dan 25% logam campuran. Sedangkan emas putih 14K terdiri dari sekitar 58% emas murni dan sisanya adalah logam lain.
Adanya campuran ini tidak akan menurunkan nilai emas putih. Sebaliknya, proses ini justru membuat perhiasan emas menjadi lebih tahan lama dan memberikan warna putih khas yang banyak disukai karena terlihat lebih bersih, modern, dan elegan.
Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Investasi Bodong dan Tips Menghindarinya
Harga Emas Putih per Gram
Sebagaimana logam mulia pada umumnya, harga emas putih tidak tetap dan bisa berubah setiap hari. Ini berarti nilai yang kamu lihat saat ini bisa berbeda jika dicek lagi beberapa waktu kemudian.
Selain waktu pembelian, kadar karat atau tingkat kemurnian emas juga sangat menentukan harga jualnya. Semakin tinggi kadar emasnya, biasanya harganya juga ikut lebih tinggi.
Menurut website reDollar, kisaran harga emas putih per gram hari ini (15 Januari 2026) berdasarkan kadar karatnya adalah sebagai berikut:
- 10K White Gold = $55.45 per gram atau sekitar Rp936.045,91 per gram.
- 14K White Gold = $77.98 per gram atau sekitar Rp1.316.372,58 per gram.
- 18K White Gold = $99.98 per gram atau sekitar Rp1.687.752,38 per gram.
Jika dihitung dalam satuan ons, nilai emas putih bisa mencapai puluhan juta rupiah tergantung kadar emasnya. Sementara itu, harga tersebut juga tercermin pada perhiasan jadi. Contohnya:
- 10K White Gold Class Ring 17g senilai $942.71 atau setara Rp15,9 juta.
- 14K White Gold Wedding Band 8g senilai $623.85 atau setara Rp10,5 juta.
- 18K White Gold Necklace 15g senilai $1499.64 atau setara Rp25,3 juta.
Data ini menunjukkan bahwa harga emas putih per gram sangat dipengaruhi oleh kadar karat dan berat perhiasan, selain desain dan biaya pembuatannya.
Kelebihan Emas Putih
Sebelum memutuskan membeli atau berinvestasi, penting untuk memahami apa saja nilai plus yang dimiliki emas putih. Dari sisi tampilan hingga potensi nilainya, logam mulia ini menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya diminati banyak orang, meliputi:
1. Tampilan Tidak Berlebihan
Selain diminati sebagai instrumen investasi, emas putih juga banyak dipilih dalam bentuk perhiasan untuk pemakaian harian maupun acara khusus.
Warna putihnya terlihat lembut dan netral sehingga tidak terkesan mencolok. Meski sederhana, tampilannya tetap memberi kesan rapi dan elegan saat dipakai.
2. Nilai Jual Relatif Stabil
Harga emas putih dipengaruhi oleh proses pembuatannya yang melibatkan beberapa jenis logam tambahan. Hal ini membuat biaya produksinya cenderung lebih tinggi dibanding emas kuning.
Walau emas kuning dikenal paling stabil untuk jangka panjang, emas putih tetap termasuk aset yang nilainya cukup terjaga dan sering dipilih sebagai sarana menyimpan nilai.
3. Lebih Kuat dan Tahan Lama
Emas putih dibuat dengan mencampurkan emas murni dengan logam lain. Campuran ini mencapai sekitar seperempat dari total bahan. Tujuannya untuk meningkatkan daya tahan dan kekuatan perhiasan, meski konsekuensinya kadar emas murni menjadi lebih rendah.
4. Menarik sebagai Perhiasan
Emas putih juga unggul dari sisi estetika. Desain perhiasannya terlihat modern dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya. Semakin tinggi kadar karatnya, biasanya kualitas bahan dan tampilan perhiasannya juga semakin bagus serta nilainya ikut meningkat.
Baca juga: Inilah Alasan dan Strategi Investasi Emas Pendidikan Anak
Kekurangan Emas Putih
Di balik berbagai kelebihannya, emas putih juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dipertimbangkan seperti berikut:
1. Harga Perhiasan Cenderung Lebih Tinggi
Emas putih dalam bentuk perhiasan biasanya dijual dengan harga lebih mahal dibanding emas kuning.
Kenaikan harga ini tidak hanya berasal dari bahan dasarnya, tetapi juga dari tambahan batu permata seperti berlian serta desain yang lebih detail dan pengerjaan yang rumit.
2. Berisiko Menyebabkan Iritasi Kulit
Emas putih berpotensi menimbulkan reaksi pada kulit tertentu, terutama bagi kulit yang sensitif, karena dibuat dari campuran berbagai jenis logam.
Untuk mengurangi risiko ini, sebaiknya membeli perhiasan emas putih di toko yang tepercaya dan jelas komposisi bahannya.
3. Bukan Termasuk Emas Murni
Meski tetap tergolong emas asli, emas putih tidak berada pada kategori emas murni karena sudah dicampur dengan logam lain dalam proses pembuatannya. Campuran ini diperlukan agar perhiasan lebih kuat dan mudah dibentuk.
Seiring waktu, lapisan luar emas putih bisa memudar sehingga tampilannya tidak lagi seterang saat masih baru. Agar kembali mengkilap, biasanya perlu dilakukan pelapisan ulang sehingga menambah biaya perawatan.
Kondisi tersebut membuat sebagian investor lebih memilih emas murni 24 karat, terutama untuk tujuan jangka panjang. Emas 24 karat memiliki tingkat kemurnian tinggi, nilai dasar yang lebih kuat, dan lebih mudah diperjualbelikan dibanding emas putih.
Demikian ulasan seputar harga emas putih per gram beserta kelebihan dan kekurangannya dari sisi investasi.
Bila kamu ingin mulai berinvestasi emas, Pegadaian menyediakan layanan Tabungan Emas yang memungkinkan kamu memiliki emas murni 24 karat tanpa perlu menyimpan emas fisik sendiri di rumah.
Selain itu, setoran awalnya pun ringan, mulai dari sekitar Rp10 ribuan. Kamu bisa melakukan pendaftaran langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat atau secara online melalui aplikasi Tring! by Pegadaian agar lebih praktis.
Saldo emas yang terkumpul nantinya dapat dicetak menjadi emas batangan, dijual kembali, atau dimanfaatkan sebagai jaminan gadai sesuai kebutuhan.
Untuk memperkirakan jumlah emas yang bisa kamu miliki, kamu juga dapat menggunakan fitur Simulasi Tabungan Emas yang tersedia di layanan Pegadaian.
Yuk, mulai langkah investasi jangka panjang yang lebih terencana melalui Tabungan Emas dari Pegadaian sekarang!
Baca juga: Peran Emas Sebagai Lindung Nilai dan Cara Mengoptimalkannya
Berita dan Artikel Lainnya

Berita
Apa Itu Emas Cukim? Ini Keunggulan dan Kekurangannya
Emas cukim adalah emas hasil peleburan ulang tanpa sertifikat resmi. Simak kelebihan, kekurangan, serta perbedaannya dengan emas batangan 24 karat berikut ini!

Berita
9 Cara Pengambilan Keputusan Bisnis agar Tidak Salah Langkah
Cara pengambilan keputusan bisnis meliputi identifikasi masalah, susun alternatif solusi, tetapkan batas waktu, serta implementasikan keputusan. Mari simak!

Berita
Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge ke-31 di Universitas Tanjungpura, Perkuat Kolaborasi Dunia Pendidikan
Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge ke-31 di Universitas Tanjungpura, Perkuat Kolaborasi Dunia Pendidikan
