Emas Murni: Karakteristik & Perbedaannya dengan Emas London

Oleh CMLABS Digital dalam Berita

03 March 2026
Bagikan :
image detail artikel

Emas sejak lama dikenal sebagai aset bernilai tinggi yang banyak dipilih untuk menjaga kekayaan dan menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Di antara berbagai jenis emas yang beredar, emas murni sering disebut sebagai pilihan paling aman karena kadar kemurniannya yang tinggi dan nilainya yang relatif stabil.
Namun, masih banyak orang yang belum benar-benar memahami apa itu emas murni, bagaimana karakteristiknya, serta apa bedanya dengan emas London. Padahal, pemahaman ini penting agar kamu bisa lebih mudah mengambil keputusan.
Mari simak artikel ini sampai akhir agar kamu tidak salah langkah sebelum membeli atau berinvestasi emas.

Apa Itu Emas Murni?

Emas murni adalah emas dengan tingkat kemurnian yang sangat tinggi hingga mendekati 100%.
Dalam proses pengolahan logam mulia, kadar kemurnian ini diukur menggunakan skala millesimal fineness, yaitu jumlah bagian emas murni dalam setiap seribu bagian logam berdasarkan beratnya.
Emas dengan kemurnian 99,9% biasanya diberi tanda 999 atau 0.999 dan dikenal sebagai emas 24 karat. Karena itu, standar 999 dianggap sebagai tingkat kemurnian tertinggi yang umum dijumpai di pasaran.
Secara internasional, emas murni mengacu pada standar LBMA (London Bullion Market Association) dengan kadar sekitar 999,9 promil. Artinya, dari 1.000 bagian logam, sekitar 999,9 bagiannya merupakan emas murni atau setara dengan 99,99%.
LBMA juga menetapkan standar “Good Delivery” untuk menentukan emas batangan yang layak diperdagangkan di pasar global.
Di indonesia, aturan SNI 8880:2020 menyebutkan bahwa emas yang dikategorikan sebagai emas murni umumnya memiliki kadar sekitar 99,99%, sedangkan emas 24 karat berada pada kisaran 99,90%–99,98%.
Karena kandungan emasnya sangat tinggi, emas murni bersifat lunak dan mudah dibentuk sehingga kurang cocok digunakan langsung sebagai perhiasan atau barang pakai harian.
Untuk keperluan tersebut, emas biasanya dicampur dengan logam lain seperti perak atau tembaga agar lebih keras dan tahan lama. Selain itu, kandungan emas juga akan menurun seiring berkurangnya angka karat. Beberapa di antaranya:


Baca juga: Lebih Baik Emas Fisik atau Digital? Ini Perbandingannya

Karakteristik Emas Murni

Karakteristik emas murni perlu diketahui agar kamu tidak salah membedakannya dengan emas campuran atau jenis emas lainnya. Emas murni memiliki ciri khas yang cukup mudah dikenali baik dari segi kadar hingga sifat fisiknya. Berikut beberapa di antaranya:

1. Kandungan Emas Sangat Tinggi

Emas murni memiliki kadar emas sekitar 99,9% atau lebih, artinya hampir seluruhnya adalah emas tanpa kandungan logam lain yang berarti. Hal ini membuatnya disebut sebagai logam mulia dengan kemurnian tertinggi.

2. Dikenal dengan Label 24 Karat atau Fine Gold 999

Pada produksi emas murni, khususnya batangan atau koin, kamu akan melihat cap seperti 999 atau 999.9 yang menunjukkan tingkat kemurnian emas. Angka ini biasanya dicantumkan di permukaan bersama logo produsen dan nomor seri.

3. Warna Kuning Alami dan Tidak Mudah Pudar

Warna emas murni lebih stabil dan kuningnya tajam karena hampir seluruhnya terbuat dari emas. Sebaliknya, emas yang cepat kusam biasanya mengandung logam lain yang bisa bereaksi terhadap udara atau bahan kimia.

4. Tidak Tertarik ke Magnet

Emas murni tidak bersifat magnetis. Cara sederhana untuk mengecek keaslian emas adalah dengan meletakkan magnet di dekatnya. Jika emas tertarik oleh magnet tersebut, kemungkinan ada logam lain di dalamnya.

5. Tekstur Lunak dan Mudah Dibengkokkan

Sifat emas murni sangat lunak dibanding emas campuran. Karena itu, emas 24 karat cenderung mudah tergores atau berubah bentuk jika terkena tekanan kuat. Itulah alasan jenis ini jarang dijadikan perhiasan yang dipakai setiap hari.

6. Umumnya Disertai Sertifikat Resmi

Sebagian besar emas murni dalam bentuk batangan atau koin investasi disertai sertifikat resmi yang mencantumkan berat, kadar kemurnian, produsen, dan nomor seri. Sertifikat ini penting terutama saat ingin menjual kembali emas tersebut.

Baca juga: Peran Emas Sebagai Lindung Nilai dan Cara Mengoptimalkannya

Perbedaan Emas Murni Biasa dan Emas London (Standar LBMA)

Meski memiliki kadar kemurnian 24 karat, emas murni berbeda dengan emas London dari sisi standar, sertifikasi, hingga acuan harga di pasar. Perbedaan antara keduanya sering kali membuat bingung, terutama bagi pemula yang baru mulai tertarik pada investasi emas.

1. Acuan Standar Kualitas

Emas murni biasa dinilai berdasarkan kadar emasnya saja, yaitu 24 karat atau 999,9. Selama kandungannya memenuhi angka tersebut, emas sudah dianggap murni.

Berbeda dengan emas London yang harus memenuhi standar ketat dari LBMA, mulai dari proses produksi, pemurnian, hingga bentuk fisik batangan.

2. Jenis Sertifikasi yang Dimiliki

Emas murni biasa umumnya hanya memiliki sertifikat dari produsen lokal atau lembaga nasional. Sertifikat ini berlaku di dalam negeri, tetapi belum tentu diakui secara internasional.
Sementara emas London wajib memiliki sertifikat resmi dan cap BMA sebagai bukti bahwa emas tersebut memenuhi standar pasar global.

3. Penerimaan di Pasar Internasional

Emas murni biasa tidak selalu bisa langsung diperdagangkan di luar negeri karena belum tentu masuk dalam daftar emas yang diakui secara global.
Sebaliknya, emas London diterima di pasar internasional dan dapat dijual lintas negara tanpa perlu proses verifikasi ulang yang rumit.

4. Contoh Produk yang Beredar

Emas murni biasanya banyak ditemukan dalam bentuk batangan lepas, hasil peleburan lokal, atau produk dari produsen yang belum terdaftar di LBMA. Sedangkan emas London berasal dari produsen yang sudah diakui dunia seperti Antam LM, Perth Mint, Credit Suisse, dan Valcambi.

5. Acuan Harga Jual

Harga emas murni biasa mengikuti harga emas yang berlaku di pasar Indonesia. Sementara emas London menggunakan patokan harga emas dunia atau London Spot Price sehingga nilainya lebih selaras dengan pergerakan pasar global.
Demikian ulasan terkait emas murni, mulai dari pengertian, karakteristik, hingga perbedaannya dengan emas London. Dengan pemahaman yang tepat, kamu bisa menentukan pilihan investasi yang lebih sesuai dengan tujuan dan kondisi keuangan.
Jika tujuanmu adalah memiliki aset yang aman dan bernilai jangka panjang, emas murni 24 karat bersertifikat bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan. Menariknya, sekarang investasi emas tidak perlu menunggu modal besar.
Melalui layanan Cicil Emas dari Pegadaian, kamu bisa membeli emas batangan 24 karat dengan uang muka mulai sekitar 15%.

Tenor cicilan tersedia mulai dari 3–36 bulan dengan jumlah angsuran tetap, meskipun harga emas terus bergerak naik. Ada juga keuntungan berupa potongan biaya sewa modal jika kamu melunasi lebih awal.
Setelah cicilan selesai, emas murni bersertifikat resmi akan menjadi milikmu sepenuhnya atas nama pribadi. Untuk memperkirakan besarnya cicilan, kamu juga bisa menggunakan fitur Simulasi Cicil Emas Pegadaian.
Jangan tunda lagi. Segera ajukan Cicil Emas sekarang melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau kunjungi langsung kantor cabang Pegadaian terdekat untuk informasi lebih detail.
Baca juga: Pelajari Cara Kerja Investasi Emas & Tips Memulainya

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved