5 Perbedaan Gadai Kendaraan dan Gadai BPKB di Pegadaian

Saat membutuhkan dana, layanan gadai menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan karena prosesnya relatif praktis.
Di Pegadaian sendiri, terdapat beberapa produk pembiayaan dengan jaminan kendaraan, di antaranya Gadai Kendaraan dan Gadai BPKB.
Meski sama-sama menggunakan kendaraan sebagai dasar jaminan/agunan, kedua layanan tersebut memiliki mekanisme yang berbeda, mulai dari barang yang menjadi jaminan, penggunaan kendaraan selama masa pinjaman, hingga proses pengajuannya.
Oleh sebab itu, mari pahami lebih lanjut perbedaan gadai kendaraan dan gadai BPKB di Pegadaian untuk membantu kamu memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan dana saat ini.
Perbedaan Gadai Kendaraan dan Gadai BPKB di Pegadaian
Sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu perbedaan antara Gadai Kendaraan dan Gadai BPKB di Pegadaian. Pasalnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan. Berikut penjelasannya.
1. Barang yang Menjadi Jaminan
Perbedaan paling mendasar terletak pada barang yang dijadikan jaminan. Pada Gadai Kendaraan, kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, akan diserahkan kepada Pegadaian selama masa pinjaman berlangsung.
Artinya, kendaraan tidak dapat digunakan hingga pinjaman dilunasi. Sementara itu, Gadai BPKB hanya menjadikan dokumen BPKB kendaraan sebagai jaminan. Kendaraan tersebut tetap berada di tangan pemilik sehingga masih digunakan untuk keperluan sehari-hari.
2. Persyaratan Pengajuan
Untuk pengajuan layanan, siapa saja yang memiliki kendaraan bermotor dapat mengajukan pembiayaan ini. Namun, kendaraan yang dijaminkan sebaiknya atas nama pemohon.
Apabila kepemilikannya belum balik nama, pengajuan tetap dapat dilakukan dengan melampirkan dokumen tambahan, seperti surat bukti jual beli kendaraan dan fotokopi identitas pemilik sebelumnya.
Berbeda dengan itu, Gadai BPKB Kendaraan atau sebelumnya dikenal sebagai Pinjaman Serbaguna ditujukan bagi pelaku usaha.
Selain dokumen kendaraan, pemohon juga perlu melampirkan dokumen pendukung, seperti Surat Perizinan Usaha (SIUP, TDP, NIB, SKU) sesuai ketentuan yang berlaku di Pegadaian.
3. Proses Pencairan Dana
Dari sisi pencairan dana, proses pada Gadai Kendaraan umumnya berjalan lebih cepat. Setelah penaksiran kendaraan selesai dan nilai pinjaman disepakati, dana dapat langsung dicairkan pada hari yang sama.
Sementara itu, pengajuan Gadai BPKB memerlukan tahapan tambahan berupa verifikasi dokumen dan survei oleh petugas Pegadaian. Karena melalui proses tersebut, pencairan dana biasanya memerlukan waktu lebih lama dibandingkan Gadai Kendaraan.
4. Plafon Pinjaman
Perbedaan Gadai Kendaraan dan Gadai BPKB di Pegadaian berikutnya terdapat pada plafon pinjaman yang ditawarkan. Gadai Kendaraan umumnya memiliki plafon yang lebih kecil karena kendaraan disimpan sebagai barang jaminan selama masa pinjaman.
Sebaliknya, Gadai BPKB biasanya menawarkan plafon pinjaman yang lebih besar. Meski demikian, besaran pinjaman tetap ditentukan berdasarkan hasil penilaian dan ketentuan layanan.
5. Sistem Pembayaran Pinjaman
Gadai Kendaraan menggunakan sistem pembayaran yang lebih fleksibel. Nasabah tidak terikat dengan angsuran tetap setiap bulan sehingga dapat mencicil sesuai kemampuan, memperpanjang masa gadai, atau melunasi pinjaman sewaktu-waktu.
Sementara Gadai BPKB menggunakan sistem angsuran tetap setiap bulan. Nasabah dapat memilih tenor pinjaman sesuai kebutuhan, yaitu 3, 4, 6, 12, 18, 24, 36, atau 48 bulan.
Baca juga: 7 Tempat Pinjam Uang Pribadi, Berizin & Bisa Diandalkan!
Cara Mengajukan Gadai BPKB di Pegadaian
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, layanan Gadai BPKB ditujukan untuk memenuhi kebutuhan produktif bagi pelaku usaha. Pengajuan Gadai BPKB di Pegadaian dapat dilakukan dengan mengunjungi kantor cabang Pegadaian. Berikut tahapannya:
1. Ajukan Permohonan Pinjaman
Pertama, datangi kantor cabang Pegadaian dan sampaikan keinginan untuk mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan. Pastikan kamu sudah membawa seluruh dokumen persyaratan agar proses pengajuan bisa segera dilakukan dengan lancar.
2. Verifikasi Dokumen dan Survei
Setelah pengajuan diterima, petugas Pegadaian akan melakukan pemeriksaan atau verifikasi dokumen. Selanjutnya, akan dilakukan survei sebagai bagian dari proses penilaian kelayakan pinjaman.
3. Proses Persetujuan Pinjaman
Hasil verifikasi dan survei akan menjadi bahan pertimbangan Pegadaian untuk menentukan persetujuan dan besaran pinjaman yang dapat diberikan.
4. Pencairan Dana
Apabila pengajuan telah disetujui, dana pinjaman akan dicairkan sesuai ketentuan. Selama masa pinjaman, kendaraan tetap dapat digunakan karena yang menjadi jaminan hanya BPKB saja.
5. Pendampingan Selama Masa Pinjaman
Selama masa kredit berlangsung, Pegadaian juga melakukan pendampingan kepada nasabah sebagai bagian dari layanan.
Baca juga: 10 Jenis Pinjaman untuk Modal Usaha dan Cara Memilihnya
Cara Mengajukan Gadai Kendaraan di Pegadaian
Sama dengan Gadai BPKB, pengajuan Gadai Kendaraan di Pegadaian juga dilakukan secara langsung melalui kantor cabang terdekat. Namun, ada sedikit perbedaan dalam tahapannya. Berikut langkah-langkahnya:
1. Kunjungi Outlet Pegadaian Terdekat
Datangi kantor cabang Pegadaian dengan membawa kendaraan yang akan dijadikan jaminan beserta seluruh dokumen persyaratan yang diperlukan.
2. Lakukan Pemeriksaan dan Penaksiran Kendaraan
Petugas Pegadaian akan memeriksa kondisi kendaraan sekaligus melakukan penaksiran untuk menentukan nilai jaminan yang menjadi dasar penentuan besaran pinjaman.
3. Tentukan Jumlah Pinjaman
Setelah proses penaksiran selesai, kamu dapat memilih nominal pinjaman sesuai kebutuhan dan hasil penaksiran kendaraan.
4. Lengkapi Proses Administrasi
Apabila pengajuan telah disetujui, kendaraan dan dokumen pendukung akan dititipkan di Pegadaian selama masa pinjaman. Selanjutnya, kamu perlu menandatangani Surat Bukti Gadai (SBG) sebagai bukti transaksi yang sah.
5. Terima Pencairan Dana
Setelah seluruh proses administrasi selesai, dana pinjaman akan segera dicairkan sesuai ketentuan, umumnya masih di hari yang sama. Dana tersebut dapat diterima secara tunai maupun melalui transfer ke rekening pribadi.
Nah, itulah penjelasan mengenai perbedaan Gadai Kendaraan dan Gadai BPKB di Pegadaian beserta cara pengajuannya.
Kedua layanan tersebut menawarkan solusi pembiayaan dengan karakteristik yang berbeda, sehingga penting untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kondisi kendaraan yang dimiliki.
Sebelum mengajukan pinjaman, kamu juga dapat memanfaatkan fitur Simulasi Gadai di website Pegadaian untuk membantu memperkirakan besaran pinjaman yang bisa diperoleh sesuai nilai jaminan.
Lebih lanjut, apabila kamu tertarik dengan produk Gadai yang tersedia di Pegadaian, kamu dapat mengunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat untuk proses pengajuannya.
Selain itu, kamu juga bisa mengakses informasi berbagai layanan Pegadaian lainnya secara praktis melalui aplikasi Tring! By Pegadaian. Kamu bisa memilih mana layanan yang paling sesuai dengan kondisi keuanganmu saat ini.
Dengan demikian, kebutuhan pembiayaan dapat lebih mudah terpenuhi dan rencana keuangan untuk masa depan pun jadi lebih terukur. Pegadaian Selalu Hadir Melayani Sepenuh Hati.
Baca juga: Pinjaman Tanpa Bunga di Pegadaian: Ini Jenis-Jenisnya!
Berita dan Artikel Lainnya

Keuangan
Akad Ijarah: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Contohnya
Akad ijarah adalah akad sewa dalam ekonomi syariah. Pelajari pengertian, jenis, fungsi, ketentuan, manfaat, serta contoh penerapannya dalam bisnis.

Keuangan
UMK 2024 Sudah Berlaku, Ini Urutan Tertinggi dan Terendahnya
UMK merupakan upah minimum kabupaten atau kota yang ditetapkan setiap tahun. Cari tahu daerah dengan UMK 2024 tertinggi dan terendah di sini!

Keuangan
Inflasi Hijau: Arti, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya
Inflasi hijau adalah fenomena ekonomi yang ditandai dengan kenaikan harga akibat kebijakan ramah lingkungan. Yuk, simak selengkapnya di sini!

