Apakah Emas Perhiasan Bisa untuk Investasi? Ini Risikonya

Emas menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup diminati karena dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Jenisnya pun beragam, mulai dari emas batangan, tabungan emas, hingga emas perhiasan.
Di antara berbagai jenis tersebut, emas perhiasan banyak dipilih karena dapat digunakan sebagai aksesori sekaligus memiliki nilai ekonomi. Namun, masih banyak yang mempertanyakan apakah emas perhiasan bisa untuk investasi.
Mari simak keunggulan dan kekurangan emas perhiasan secara lengkap dalam artikel ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan dalam memilih instrumen investasi emas.
Apakah Emas Perhiasan Bisa untuk Investasi?
Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, banyak orang mulai mempertimbangkan apakah emas perhiasan bisa untuk investasi? Jawabannya, bisa.
Namun, tetap ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum memilih emas perhiasan sebagai instrumen investasi. Sebab, karakter emas perhiasaan cukup berbeda dengan emas batangan, baik dari sisi harga, nilai jual kembali, hingga tujuan penggunaannya.
Emas perhiasan memang memiliki nilai ekonomi karena mengandung emas murni yang harganya cenderung mengikuti pergerakan pasar. Karena itu, emas perhiasaan dapat dijadikan sebagai salah satu cara menyimpan nilai kekayaan dalam jangka panjang.
Selain itu, emas perhiasan juga dapat digunakan sebagai aksesori untuk mempercantik penampilan sehari-hari. Inilah yang membuat emas perhiasan memiliki daya tarik tersendiri dibanding emas batangan atau jenis emas lainnya.
Namun, penting untuk dipahami bahwa emas perhiasan bukan semata digunakan untuk mencari keuntungan investasi dalam waktu singkat. Hal ini dapat terjadi karena ada perhitungan nilai yang berbeda, antara harga jual dan harga beli awal.
Baca juga: Berlian atau Emas, Mana yang Lebih Baik untuk Investasi?
Keunggulan Investasi Emas Perhiasan
Salah satu alasan munculnya pertanyaan apakah emas perhiasan bisa untuk investasi adalah karena emas perhiasan memiliki berbagai kelebihan yang cukup menarik. Beberapa di antaranya:
1. Memiliki Nilai Estetika dan Fungsi Ganda
Salah satu alasan banyak orang memilih investasi emas perhiasan adalah karena dapat digunakan sekaligus sebagai aksesori.
Selain memberi kesan lebih elegan, perhiasan emas sering kali dianggap sebagai simbol status sosial di lingkungan tertentu. Semakin besar ukuran dan kadar emasnya, biasanya semakin tinggi pula nilainya di mata masyarakat.
Karena memiliki fungsi ganda, pemilik tidak hanya menyimpan aset, tetapi juga tetap bisa menikmati manfaatnya untuk kebutuhan gaya hidup maupun koleksi pribadi.
2. Mudah Didapatkan
Emas perhiasan termasuk produk yang mudah ditemukan karena tersedia di berbagai tempat, seperti toko emas atau pusat perbelanjaan. Hal ini membuat masyarakat lebih praktis saat ingin mulai berinvestasi emas.
Berbeda dengan beberapa jenis emas batangan yang terkadang hanya tersedia di tempat tertentu, perhiasan emas memiliki akses pembelian yang lebih luas. Namun, penting untuk membeli di penjual resmi dan tepercaya agar kualitas dan kadar emas tetap terjamin.
3. Harga Lebih Terjangkau
Bagi sebagian orang, emas perhiasan menjadi pilihan menarik karena harganya relatif lebih rendah dibanding emas batangan dengan berat tertentu.
Perhiasan emas umumnya memiliki kadar kemurnian yang lebih rendah dibanding emas batangan karena adanya campuran logam lain untuk membuat perhiasaan agar lebih kuat dan mudah dibentuk.
Selain itu, perhiasan emas juga tersedia dalam berbagai pilihan model dan berat sehingga pembeli dapat menyesuaikan anggaran sesuai kemampuan finansial.
4. Memiliki Likuiditas yang Baik
Emas perhiasan cukup mudah dijual kembali ketika membutuhkan dana cepat. Permintaan pasar terhadap emas juga cenderung stabil sehingga aset ini tetap diminati dalam berbagai kondisi ekonomi.
Penjualan kembali perhiasan emas dapat dilakukan di toko emas tempat pertama kali membelinya atau lembaga yang menyediakan layanan buyback dan gadai emas, seperti Pegadaian.
5. Cocok untuk Menjaga Nilai Kekayaan Jangka Panjang
Harga emas cenderung bertahan, bahkan dapat meningkat saat kondisi ekonomi sedang tidak stabil atau terjadi inflasi. Oleh karena itu, banyak orang memilih emas sebagai salah satu cara menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Meskipun pergerakan harga dapat berubah sewaktu-waktu, emas dikenal lebih tahan terhadap penurunan nilai dibanding beberapa instrumen investasi lainnya.
Baca juga: Kenali Kode Emas Perhiasan dan Artinya, Awas Keliru!
Risiko Investasi Emas Perhiasaan
Meskipun memiliki banyak keunggulan, investasi emas perhiasan juga memiliki sejumlah risiko dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli. Beberapa di antaranya:
1. Harga Jual Kembali (Buyback) Bisa Lebih Rendah
Salah satu kelemahan utama emas perhiasan adalah nilai jual kembali yang sering kali lebih rendah dibanding harga belinya.
Saat dijual, toko emas biasanya hanya menghitung kadar dan berat emasnya, sementara biaya desain, merek, serta ongkos pembuatan umumnya tidak ikut diperhitungkan.
Selain itu, kondisi fisik perhiasan juga memengaruhi harga jual. Perhiasan yang sering dipakai biasanya mengalami goresan, perubahan bentuk, atau tampilan yang mulai kusam sehingga nilainya dapat menurun.
Oleh sebab itu, emas perhiasan umumnya lebih cocok disimpan dalam jangka panjang agar peluang mendapatkan keuntungan tetap lebih besar, terutama saat harga emas sedang naik.
2. Memiliki Biaya Tambahan yang Cukup Tinggi
Harga emas perhiasan tidak hanya berasal dari kandungan emas murninya saja. Ada komponen biaya lain, seperti desain, proses pengerjaan, hingga nilai merek tertentu yang membuat harga beli menjadi lebih mahal.
Inilah yang menyebabkan selisih antara harga beli dan harga buyback emas perhiasan biasanya lebih besar dibanding emas batangan.
3. Rentan Hilang atau Menjadi Target Kejahatan
Karena mudah dibawa dan memiliki nilai tinggi, perhiasan emas juga memiliki risiko hilang, tercecer, atau menjadi sasaran tindak kriminal, seperti pencurian maupun penjambretan.
Penggunaan perhiasan secara berlebihan di tempat umum terkadang dapat menarik perhatian orang lain. Oleh sebab itu, pemilik perlu lebih waspada saat menggunakan maupun menyimpan emas perhiasan.
4. Kurang Optimal untuk Investasi Murni
Sebagian praktisi keuangan menilai emas perhiasan kurang ideal jika tujuan utamanya adalah investasi murni. Hal ini karena nilai jualnya dapat mengalami penyusutan akibat biaya pembuatan dan kondisi fisik perhiasan.
Dibandingkan emas batangan, emas perhiasan memang lebih unggul dari sisi estetika dan fungsi penggunaan. Namun, untuk fokus pada pertumbuhan nilai investasi, banyak investor lebih memilih emas batangan karena harga jual kembali cenderung lebih stabil.
Demikian penjelasan mengenai apakah emas perhiasan bisa untuk investasi beserta kelebihan dan kekurangannya.
Secara garis besar, emas perhiasan dapat digunakan sebagai salah satu cara menyimpan aset dalam jangka panjang. Namun, penting untuk tetap menyesuaikannya dengan tujuan investasi Anda.
Jika ingin mulai berinvestasi emas dengan cara yang lebih praktis, Anda dapat memanfaatkan layanan Tabungan Emas di Pegadaian.
Melalui layanan ini, Anda bisa membeli dan menabung emas mulai dari Rp10 ribuan, menjual kembali melalui layanan buyback dan gadai emas, atau transfer saldo ke sesama pemilik Tabungan Emas.
Semua transaksi ini dapat Anda lakukan secara online melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Namun, apabila ingin melakukan transaksi langsung untuk keperluan tertentu, seperti cetak emas fisik, Anda bisa datang ke kantor cabang Pegadaian terdekat.
Tertarik mencobanya? Mari mulai investasi emas sesuai kebutuhan dan tujuan finansial Anda di Pegadaian!
Baca juga: Pelajari 6 Cara Jual Emas Perhiasan, Lengkap dengan Rumusnya
Berita dan Artikel Lainnya

Investasi
Inilah 6 Perbedaan SBN dan Deposito yang Wajib Dipahami
Pembahasan seputar SBN vs deposito meliputi beberapa perbedaan dari pihak penerbit, jenis produk, dan lain-lain. Yuk, simak selengkapnya di artikel ini!

Investasi
Investasi Menguntungkan yang Bisa Anda Coba di Tahun 2017
Melalui investasi, Anda bahkan bisa memperoleh pendapatan pasif yang terus mengalir. Berikut ini beberapa investasi menguntungkan yang bisa Anda coba di tahun 2017.

Investasi
1 Lot Berapa Lembar Saham? Ini Perhitungan dan Tujuannya
1 lot berapa lembar saham? Satuan pembelian saham ini mengindikasikan 100 lembar saham untuk menunjukkan jumlah unitnya. Simak perhitungan lengkapnya di sini!

