Emas Kadar 70 Persen Berapa Karat? Ini Perhitungan & Cirinya

Oleh Pegadaian dalam Emas

25 July 2026
Bagikan :
image detail artikel

Ketika membeli perhiasan di toko emas, cap angka atau kode tertentu kerap kali terlihat terukir halus di bagian dalam cincin maupun kalung.

Salah satu kode yang sering dijumpai adalah angka 700 atau klaim kadar 70%. Hal ini menimbulkan pertanyaan “emas 70 persen berapa karat?” jika diubah ke satuan internasional.

Pada dasarnya, memahami hitungan ini memang penting bagi pembeli agar terhindar dari kesalahan memilih perhiasan dan mendapatkan nilai investasi terbaik.

Namun, jangan khawatir! Artikel ini akan mengulas lebih jauh mengenai perhitungan dan konversinya. Maka dari itu, mari simak sampai akhir.

Emas Kadar 70 Persen Berapa Karat?

Emas 70% adalah istilah standar untuk perhiasan dengan komposisi 70% emas murni dan 30% campuran logam lain, seperti seng, tembaga, atau perak.

Lantas, emas kadar 70 persen berapa karat? Secara sistematis, jenis emas ini sama dengan 16,8 karat. Tingkat karat tersebut dapat dihitung dengan akurat menggunakan rumus berikut.

(Kadar Emas Persen : 100) X 24 = Jumlah Karat
(70 : 100) x 24 = 16,8 karat

Sistem karat sendiri merupakan satuan internasional yang berfungsi menunjukkan kuantitas kandungan emas murni di dalam sebuah perhiasan.

Semakin tinggi angka karatnya, berarti persentase emas murni yang terkandung di dalamnya pun semakin besar sehingga nilai ekonomi dan harga jualnya otomatis semakin mahal.

Oleh karena itu, pemahaman mendalam terkait konversi kadar ini sangat krusial, terutama saat berencana membeli atau melego aset demi mencegah kerugian akibat ketidaktahuan standar pasar.

Karakteristik Emas Kadar 70%

Secara umum, emas kadar 70% tergolong sebagai emas tua. Jenis emas ini mempunyai karakteristik khas yang membedakannya dengan kadar lainnya, seperti:

1. Daya Tahan Tinggi untuk Pemakaian Harian

Berkat strukturnya yang lebih keras, perhiasan emas dengan kadar 70% memiliki ketahanan sangat baik terhadap risiko goresan (scratch-resistant) dan keausan fisik. Karakteristik ini membuatnya ideal untuk dijadikan perhiasan yang dikenakan dalam aktivitas sehari-hari.

2. Warna dan Kilau yang Menawan

Meskipun telah dicampur dengan logam lain, kandungan emas murni yang mencapai 70% membuat perhiasan ini tetap mampu mempertahankan rona kuning pekat khas emas tua.

Warnanya tidak mudah pudar atau berubah menjadi kusam dibandingkan dengan emas berkadar rendah (emas muda). Namun, memang tidak semengilap atau secerah emas 24 karat.

3. Terdapat Kode Angka 700

Seperti yang telah dijelaskan, emas dengan kadar 70% biasanya memiliki kode angka 700 atau 17K. Letaknya cukup bervariasi karena bergantung pada jenis perhiasannya, seperti:

  • Anting: Cap ada di bagian batang tusukan atau kancing belakang anting.
  • Gelang: Untuk model rantai, ada di kancing penghubung. Sedangkan, kode biasanya dicap di sisi dalam gelang jik modelnya bangle.
  • Kalung: Terukir di bagian pengait atau lempengan kecil di dekat pengait.
  • Cincin: Berada di lingkaran bagian dalam cincin.
  • Liontin dan Bros: Terpahat di bagian belakang liontin atau terdapat di lingkaran lubang tempat memasukkan rantai kalung.

4. Sifat Kimia yang Tahan Karat

Walaupun mengandung unsur logam campuran sebanyak 30%, dominasi emas murni pada emas 700 membuatnya dapat mempertahankan sifatnya yang antikorosif.

Artinya, perhiasan tidak mudah mengalami oksidasi yang menyebabkan munculnya karat, seperti pada besi atau kuningan.

5. Tingkat Massa Jenis (Densitas) Spesifik

Secara teknis, emas berkadar 70% ini mempunyai bobot yang terasa mantap sangat digenggam karena massa jenisnya lebih berat daripada air.

Densitasnya berada di kisaran 14,5-16,5 gram/cm3. Nilai ini merupakan hasil percampuran antara massa jenis emas murni dengan logam paduannya.

6. Aroma Logam yang Netral

Emas 16,8 karat asli memiliki karakteristik yang bebas dari aroma karat. Jadi, saat terkena air, kelembapan, atau keringat tubuh sewaktu dipakai, maka tidak akan mengeluarkan bau besi atau amis tembaga seperti yang sering kali terjadi pada perhiasan emas imitasi.

Baca juga: Emas 875 Berapa Karat? Kenali Perbedaanya dengan Emas 700

Keunggulan Emas Kadar 70%

Di pasar perhiasan Indonesia, emas 70% cukup populer dengan sebutan emas 700. Ini merujuk pada pemenuhan standar 700 bagian dalam emas murni dari total 1.000 secara keseluruhan.

Tingginya minat masyarakat terhadap emas 700 ini didasari oleh tiga keunggulan struktural dan fungsional, antara lain:

1. Struktur Lebih Kokoh dan Kuat

Emas murni (99,99%) mempunyai karakteristik alami yang sangat lunak dan rentan mengalami deformasi (perubahan bentuk).

Pengurangan kadar kemurnian sebesar 30% melalui penambahan logam paduan bertujuan strategis untuk meningkatkan kekerasan material.

Hasilnya, perhiasan pun menjadi jauh lebih tangguh, tahan benturan, dan tidak mudah bengkok sewaktu dikenakan sehari-hari.

2. Ideal untuk Desain Rumit dan Estetis

Peningkatan kekuatan material memungkinkan para perajin emas untuk mengeksplorasi dan mempertahankan bentuk perhiasan dengan detail yang rumit, presisi, serta variatif. Hal ini sekaligus memastikan pola-pola halus dan estetik tersebut tidak mudah patah atau rusak.

3. Termasuk Aset Likuid

Dari sisi finansial, emas kadar 70% memiliki keunggulan berupa sifatnya yang likuid. Artinya, perhiasan mudah dikonversi menjadi dana tunai saat menghadapi situasi mendesak, baik itu dijual maupun digadaikan.

4. Fleksibilitas Variasi Warna

Kelebihan lainnya, yaitu adanya fleksibilitas atau kebebasan dalam memodifikasi warna hasil akhir perhiasan melalui komposisi 30% logam campuran.

Kuncinya terletak pada pemilihan jenis logam paduan yang tepat. Dengan begitu, produsen bisa menghasilkan variasi warna, seperti:

  • Yellow Gold: Hasil perpaduan emas murni, perak, dan sedikit tembaga.
  • Rose Gold: Emas murni yang dicampur dengan tembaga.
  • White Gold: Warna yang diperoleh dari campuran perak, paladium, atau nikel dengan emas murni. Lalu, hasilnya akan dilapisi rhodium untuk memberikan kilau keperakan cerah.


5. Harga Lebih Terjangkau

Dari segi pembiayaan, emas kadar 70% menawarkan harga per gram yang jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan emas tua lainnya, seperti 22, 23, atau 24 karat.

Faktor ini menjadikannya solusi ideal untuk mendapatkan perhiasan berkualitas dan tampak mewah tanpa harus mengalokasikan anggaran yang terlalu besar.

Baca juga: Kadar Emas 22 Karat Berapa Persen? Begini Jawaban dan Harganya!

Kekurangan Emas Kadar 70%

Di balik berbagai keunggulan fisik maupun fungsional yang ditawarkan, emas kadar 70% ini tidak luput dari sejumlah batasan tertentu. Beberapa kekurangannya, antara lain:

1. Potensi Perubahan Warna dalam Jangka Panjang

Emas 700 memang memiliki sifat antikarat. Namun, kandungan logam campurannya tetap bisa bereaksi terhadap zat kimia ekstrem, belerang, atau tingkat keasaman keringat yang tinggi.

Akibatnya, permukaan perhiasaan dapat mengalami sedikit kusam atau perubahan warna menjadi kemerahan/gelap seiring berjalannya waktu, terutama jika tidak dirawat.

Hal semacam ini memerlukan proses penyepuhan ulang (chrome) secara berkala untuk mengembalikan kilaunya seperti semula.

2. Nilai Potongan Harga Buyback (Spread) yang Lebih Tinggi

Dari aspek finansial, toko emas umumnya menetapkan biaya potongan yang lebih besar ketika perhiasan berkadar 70% dijual kembali dibandingkan dengan emas batangan 24 karat.

Hal ini disebabkan oleh adanya biaya peleburan ulang untuk memisahkan kandungan 30% logam campuran di dalamnya.

3. Rasa Nyaman yang Berbeda pada Kulit Sensitif

Meskipun sebagian besar orang tidak menunjukkan alergi ketika mengenakan perhiasan emas berkadar 70%, logam paduannya tetap berisiko memicu reaksi, seperti gatal atau kemerahan.

Biasanya, kondisi ini terjadi pada individu yang memiliki kulit sensitif atau alergi spesifik terhadap tembaga atau nikel.

4. Bukan Instrumen Investasi yang Ideal

Selain dikoleksi atau untuk daily wear, perhiasan bisa dijadikan sebagai aset investasi. Hanya saja, dinilai kurang ideal jika orientasi utamanya untuk memaksimalkan profit jangka panjang.

Sebab, terdapat ongkos pembuatan cetak saat pembelian. Umumnya, biaya ini tidak dihitung kembali ketika perhiasan emas dijual sehingga nilai pertumbuhan asetnya tidak efektif.

Bagi individu yang menginginkan nilai investasi berjalan stabil dan dapat melindungi kekayaan (hedging) dari laju inflasi, maka sebaiknya beralih ke emas batangan 24 karat.

Investasi emas ini bisa diwujudkan dengan mudah, praktis, sekaligus terjangkau melalui produk Emas Pegadaian, mulai dari Rp10 ribuan saja.

Cukup akses pembukaan rekening tabungannya di aplikasi Tring! by Pegadaian. Untuk mendukung investasi secara konsisten, Pegadaian menghadirkan fitur autodebet di dalamnya.

Bahkan, tersedia fitur yang memungkinkan nasabah memantau pergerakan harga emas secara real-time. Maka dari itu, manfaatkan berbagai fiturnya sesuai kebutuhan.

Tetapi, apabila nasabah ingin mendapatkan bantuan transaksi dari petugas, maka bisa berkunjung langsung ke kantor cabang Pegadaian terdekat.

Sebelum memutuskan untuk mengalokasikan dana, cobalah perhitungkan estimasi gram emas yang dapat dibeli menggunakan fitur Simulasi Tabungan Emas di website resmi Pegadaian.

Tunggu apa lagi? Jangan lewatkan kesempatan untuk membangun aset masa depan sedini mungkin bersama produk Emas Pegadaian sekarang!

Baca juga: Arti dan Harga Emas Kadar 17K: Cocokkah untuk Perhiasan?

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved