Cara Menabung Pakai Celengan, Bisa Mulai dari Nominal Kecil!

Oleh Pegadaian dalam Keuangan

09 September 2026
Bagikan :
image detail artikel

Menabung tidak harus dimulai dengan nominal besar karena kamu bisa mencoba cara menabung pakai celengan.

Metode sederhana ini cocok untuk kamu yang ingin belajar mengatur keuangan sekaligus mencapai tujuan finansial secara bertahap.

Untuk membangun kebiasaan menabung secara strategis, simak cara, manfaat, hingga tantangannya yang perlu diperhatikan dalam artikel ini.

Cara Menabung Memakai Celengan

Beberapa cara berikut bisa kamu lakukan agar menabung dengan celengan terasa lebih mudah dan konsisten:

1. Buat Tujuan Menabung yang Jelas

Kamu akan lebih mudah berkomitmen jika memiliki tujuan keuangan yang ingin dicapai. Tanpa tujuan, menabung bisa terasa seperti sekadar menyimpan uang sehingga motivasi lebih mudah berkurang.

Coba tuliskan tujuan menabung atau tempelkan gambar barang yang ingin dibeli di dekat celengan.

Dengan begitu, kamu akan selalu mengingat alasan menabung dan tidak mudah tergoda untuk menggunakan uang tersebut.

2. Gunakan Wadah yang Tepat

Jenis celengan ternyata dapat memengaruhi semangat kamu untuk membangun kebiasaan menabung. Salah satu pilihan yang bisa dicoba adalah toples atau wadah kaca bening.

Celengan transparan memungkinkan kamu melihat jumlah uang yang sudah terkumpul. Melihat tabungan bertambah dari waktu ke waktu dapat memberikan motivasi untuk terus menyisihkan uang.

3. Tetapkan Anggaran Menabung

Cara menabung pakai celengan juga perlu disertai anggaran yang jelas agar kamu mengetahui jumlah uang yang harus disisihkan. Dengan begitu, kegiatan menabung tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari.

Sebagai contoh, kamu bisa menetapkan Rp100.000 setiap bulan atau menyisihkan 10% dari pendapatanmu. Pilih nominal yang realistis agar dapat diterapkan secara konsisten.

4. Alokasikan secara Rutin

Disiplin menjadi kunci agar target tabungan tercapai. Sisihkan uang untuk celengan setiap kali menerima penghasilan dan usahakan menabung sebelum menggunakannya untuk kebutuhan konsumtif.

Dengan menjadikannya rutinitas, kamu tidak perlu menunggu sampai ada sisa uang di akhir bulan. Menabung juga menjadi bagian dari kebiasaan dalam mengelola keuangan.

Baca juga: 9 Tips Menabung Harian untuk Mengoptimalkan Finansial

5. Sisihkan Uang Recehan

Kamu tidak harus langsung menabung dalam jumlah besar karena nominal kecil pun bisa terkumpul jika dilakukan secara rutin.

Tetap sesuaikan nominalnya dengan kondisi keuangan. Cobalah menyisihkan uang koin Rp500 atau lembaran Rp2.000 ke dalam celengan. Jangan memaksakan diri menabung terlalu banyak hingga kebutuhan sehari-hari tidak terpenuhi.

6. Buat Tantangan Menabung

Supaya lebih seru, kamu bisa membuat tantangan dengan nominal yang meningkat secara bertahap. Tantangan ini dapat menjadi motivasi untuk mencapai target dengan lebih cepat.

Sebagai contoh, di minggu pertama kamu bisa menabung Rp1.000, lalu Rp2.000 di minggu kedua, dan seterusnya.

7. Hindari Menyentuh Uang di Celengan

Godaan terbesar saat menggunakan celengan adalah keinginan untuk mengambil uang sebelum target tercapai.

Oleh karena itu, anggap uang yang sudah dimasukkan sebagai tabungan yang tidak boleh digunakan untuk kebutuhan lain.

Kamu bisa membuka celengan setelah target nominal atau waktu yang ditentukan tercapai. Cara ini membantu menjaga komitmen dan mencegah tabungan terpakai tanpa rencana.

8. Tabung Setiap Kali Memperoleh Uang Tambahan

Ketika mendapatkan bonus, hadiah, atau uang lebih, sisihkan sebagian ke dalam celengan. Cara ini dapat mempercepat terkumpulnya tabungan tanpa terlalu membebani pendapatan utama.

Tidak perlu memasukkan seluruh uang tambahan. Tentukan nominal yang sesuai dengan kebutuhan agar keuangan tetap seimbang.

9. Simpan Celengan di Tempat yang Terkunci

Menyimpan celengan di tempat yang terkunci dapat membantu mengurangi keinginan mengambil uang secara impulsif. Pilih lokasi yang tidak terlalu mudah dijangkau, tetapi tetap terlindungi dari risiko jatuh, rusak, atau hilang.

Kamu bisa meletakkannya di bagian atas lemari atau tempat lain yang tidak langsung terlihat. Tujuannya agar kamu tidak mudah tergoda untuk membuka celengan.

10. Tentukan Waktu dan Target Membuka Celengan

Terakhir, tentukan kapan celengan akan dibuka, misalnya setelah 6 bulan atau ketika jumlah tertentu sudah terkumpul. Target ini membuat proses menabung lebih terarah.

Setelah waktunya tiba, hitung uang yang berhasil dikumpulkan dan gunakan sesuai tujuan awal. Kamu juga bisa mengevaluasi nominal tabungan untuk periode berikutnya.

Baca juga: 5 Cara Mudah Mendapatkan Uang, Auto Tambah Penghasilan

Manfaat Menabung di Celengan

Meskipun termasuk metode yang sederhana, menabung di celengan tetap memiliki manfaat yang bisa kamu rasakan. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Memenuhi Tujuan Finansial

Menabung secara rutin dapat membantu kamu mengumpulkan dana untuk berbagai tujuan, seperti membeli barang, merencanakan liburan, atau mempersiapkan kebutuhan pendidikan.

Adanya target membuat proses menabung lebih terarah. Kamu pun dapat mengetahui jumlah uang yang perlu dikumpulkan untuk mencapai tujuan tersebut.

2. Membangun Kebiasaan Menabung

Celengan dapat menjadi media sederhana untuk membangun kebiasaan menyisihkan uang secara rutin. Kebiasaan ini membuat kamu terbiasa mengutamakan kebutuhan di masa depan.

Semakin rutin dilakukan, menabung akan terasa seperti bagian dari aktivitas sehari-hari dan dapat menjadi dasar pengelolaan keuangan yang lebih terencana.

3. Pengendalian Pengeluaran

Ketika sebagian uang sudah dialokasikan ke celengan, kamu akan lebih sadar akan sisa dana yang masih tersedia. Kondisi ini dapat membuat kamu lebih berhati-hati saat membeli sesuatu yang tidak terlalu dibutuhkan.

Dengan begitu, menabung juga dapat membantu mengurangi belanja impulsif. Kamu bisa belajar membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum berbelanja.

4. Memiliki Dana Darurat

Tabungan yang dikumpulkan secara bertahap juga dapat diarahkan untuk kebutuhan yang tidak terduga. Dana tersebut bisa membantu saat kamu menghadapi pengeluaran mendesak.

Baca juga: 12 Cara Menabung 1 Miliar Sebelum Usia 30 Tahun

Tantangan Menabung di Celengan

Meski praktis, menabung di celengan juga memiliki beberapa tantangan yang perlu kamu perhatikan, terutama jika uang disimpan dalam jumlah besar atau untuk jangka panjang. Berikut beberapa tantangan yang biasanya ditemui:

  • Mudah tergoda mengambil uang: Uang di celengan mudah diakses sehingga kamu bisa tergoda untuk menggunakannya sebelum target tercapai.
  • Risiko keamanan: Uang tunai di celengan lebih rentan hilang atau rusak akibat pencurian, kebakaran, atau kejadian lainnya.
  • Kurang cocok untuk jangka panjang: Uang tunai dapat rusak dan nilainya berpotensi menurun akibat inflasi.


Jadi, tertarik untuk menabung pakai celengan? Menyisihkan uang melalui celengan di rumah dapat menjadi cara sederhana untuk melatih kebiasaan finansial yang disiplin.

Meski begitu, menyimpan uang tunai terlalu lama di celengan juga memiliki sejumlah risiko, seperti mengalami kerusakan atau berkurangnya nilai uang seiring laju inflasi.

Untuk itu, kamu bisa mulai mengalokasikan sebagian tabungan tersebut sebagai investasi melalui Emas Pegadaian untuk mempersiapkan kebutuhan finansial di masa mendatang.

Pembelian emas digital melalui Emas Pegadaian sangat terjangkau, mulai dari Rp10 ribuan, tanpa dikenakan biaya pembukaan rekening.

Kamu bisa membuka rekening Emas Pegadaian melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau di kantor cabang Pegadaian terdekat.

Jika masih bingung ingin menabung berapa, kamu bisa menghitung kebutuhanmu secara praktis dengan fitur Simulasi Emas Pegadaian.

Yuk, maksimalkan strategi finansialmu dengan menabung emas di Pegadaian sekarang juga!

Baca juga: Alasan Pentingnya Dana Darurat dan Cara Menyiapkannya

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved