Butuh Uang untuk Bayar Tagihan? Ini Pilihan Solusinya!

Oleh Pegadaian dalam Keuangan

09 October 2026
Bagikan :
image detail artikel

Tagihan yang datang bersamaan bisa membuat pengeluaran bulanan terasa lebih berat. Saat butuh uang untuk bayar tagihan, kamu perlu menghitung kebutuhan dengan cermat sebelum menentukan cara mendapatkan dana.

Apalagi kalau tagihan ini berkaitan dengan kebutuhan rutin, seperti listrik, internet, cicilan, biaya sekolah, maupun kebutuhan rumah tangga.

Dalam kondisi seperti ini, ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan antara lain mengatur kembali pengeluaran, menjual barang yang masih layak pakai, hingga memanfaatkan aset yang dimiliki.

Pasalnya, terkadang uang yang tersedia belum cukup untuk menutup seluruh tagihan, sementara tanggal jatuh tempo sudah makin dekat.

Simak berbagai alternatif yang bisa kamu lakukan untuk mengatur keuangan agar bisa membayar tagihan dengan lancar.

Hal-Hal yang Bisa Dilakukan Saat Butuh Uang untuk Bayar Tagihan

Kebutuhan dana untuk membayar tagihan tidak selalu harus dipenuhi dengan mengambil pinjaman baru. Cobalah pertimbangkan beberapa langkah berikut sesuai kondisi keuangan kamu.

1. Cek Kembali Tagihan dan Jatuh Tempo

Sebelum mencari tambahan uang, hitung dulu berapa dana yang sebenarnya kamu perlukan. Susun daftar tagihan yang belum dibayar, berapa nominal masing-masing, serta tanggal jatuh temponya.

Dari daftar tersebut, kamu bisa mengetahui jumlah dana yang perlu disiapkan dan tagihan mana yang harus kamu prioritaskan.

Misalnya, total tagihan yang harus dibayar minggu ini mencapai Rp1,5 juta, sedangkan kamu sudah memiliki uang sebesar Rp800 ribu.

Artinya, kebutuhan dana tambahan yang perlu kamu cari adalah Rp700 ribu, bukan Rp1,5 juta.

2. Jual Barang yang Masih Layak Pakai

Coba periksa kembali barang-barang di rumah yang sudah jarang digunakan. Peralatan elektronik, furnitur, pakaian, atau barang lain yang masih layak pakai dan memiliki nilai jual dapat kamu tawarkan secara online di media sosial atau platform jual beli barang bekas.

Dana dari penjualan tersebut kemudian bisa kamu manfaatkan untuk menutup sebagian atau seluruh tagihan, tergantung hasil penjualannya.

Baca juga: Begini Cara Cek Tagihan Pegadaian Lewat HP, Coba Sekarang!

3. Cari Penghasilan Tambahan yang Gampang Dicairkan

Apabila kebutuhan dana masih bisa dikejar dalam beberapa waktu, mencari penghasilan tambahan dapat menjadi pilihan bijak. Kamu bisa memanfaatkan keahlian yang kamu miliki untuk mendapatkan pemasukan di luar penghasilan.

Beberapa contohnya adalah mengambil pekerjaan freelance, menerima pesanan makanan, atau memanfaatkan kendaraan untuk mendapatkan penghasilan tambahan sebagai driver di layanan transportasi online.

Sebaiknya pertimbangan pekerjaan yang waktu pembayarannya sesuai dengan kebutuhan. Jika tagihan harus dibayarkan dalam beberapa hari, pilih pekerjaan yang penghasilannya bisa dicairkan secara fleksibel.

4. Gadaikan Aset untuk Mendapatkan Dana

Aset berharga yang kamu miliki juga dapat dimanfaatkan ketika sedang butuh tambahan dana dalam waktu relatif cepat. Salah satu caranya adalah menggadaikan aset melalui lembaga keuangan resmi, seperti Pegadaian.

Pegadaian menawarkan layanan gadai dengan berbagai pilihan barang jaminan, seperti emas batangan dan emas perhiasan untuk Gadai Emas, kendaraan bermotor untuk Gadai Kendaraan, peralatan elektronik tertentu untuk Gadai Elektronik, dan lain sebagainya.

Setiap layanan memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda, terutama tarif sewa modal dan biaya pelunasannya. Sebelum menggadaikan aset, hitung kembali dana yang benar-benar diperlukan dan kemampuan kamu untuk melunasi pinjaman tersebut.

5. Hubungi Penyedia Layanan jika Membutuhkan Penyesuaian Pembayaran

Cara lain saat butuh uang untuk bayar tagihan tetapi kamu sedang kesulitan membayarnya sesuai jadwal adalah dengan menghubungi penyedia layanannya.

Coba hubungi penyedia layanan melalui kanal resmi untuk menanyakan ketentuan pembayaran yang tersedia. Kamu bisa mencari tahu apakah terdapat pilihan penjadwalan ulang, perubahan tanggal pembayaran, atau mekanisme lain yang memungkinkan.

Baca juga: Mengenal Cara Bayar Pegadaian Online dan Strateginya

Cara Mengatur Uang agar Tagihan Tidak Menumpuk

Setelah kebutuhan tagihan saat ini terselesaikan, langkah berikutnya adalah memperbaiki pengelolaan keuangan kamu.

Hal ini bertujuan agar tagihan berikutnya sudah memiliki alokasi dana yang tepat dan tidak kembali mengganggu pengeluaran lainnya. Berikut beberapa cara yang bisa diikuti:

1. Catat Semua Tagihan dan Tanggal Jatuh Tempo

Mulailah dengan membuat daftar seluruh tagihan rutin. Catat nominal dan tanggal jatuh tempo masing-masing. Kamu bisa membuat catatan ini di kalender digital yang terhubung dengan email atau aplikasi pencatat keuangan.

Dengan adanya daftar yang jelas, kamu dapat mengetahui berapa jumlah uang yang harus disiapkan setiap bulan dan kapan uang tersebut harus tersedia.

2. Pisahkan Uang Setelah Gajian

Setelah menerima gaji atau penghasilan bulanan, segera sisihkan bagian yang memang dialokasikan untuk membayar tagihan. Hindari menunggu sampai mendekati tanggal jatuh tempo karena uang tersebut berisiko terpakai untuk kebutuhan lainnya.

Sebagai contoh, total tagihan rutin dalam satu bulan mencapai Rp2 juta. Setelah menerima penghasilan bulanan, kamu dapat langsung memisahkan nominal tersebut ke rekening atau pos khusus pembayaran tagihan.

Dengan cara ini, uang untuk membayar tagihan tidak tercampur dengan anggaran belanja harian.

3. Hindari Membuat Utang Baru

Ketika kondisi keuangan sedang terbatas, utang baru memang bisa menjadi salah satu jalan keluar. Namun, kamu perlu memperhitungkan kewajiban yang muncul setelahnya.

Pasalnya, menggunakan utang baru untuk membayar tagihan lama tanpa memperhitungkan sumber dana pelunasannya dapat membuat jumlah kewajiban semakin banyak di kemudian hari.

Apabila masih ada pilihan lain, seperti mengurangi pengeluaran, menjual barang yang tak terpakai, atau mencari penghasilan tambahan, kamu bisa mempertimbangkannya terlebih dahulu.

Itulah penjelasan mengenai hal-hal yang dapat dilakukan saat butuh uang untuk bayar tagihan dengan bijak. Kamu bisa memilih langkah yang paling sesuai dengan kebutuhan dana dan kondisi finansialmu.

Layanan Gadai Emas di Pegadaian bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan saat membutuhkan dana tambahan dalam waktu singkat. Kamu bisa menjadikan emas sebagai jaminan gadai dan memilih jangka waktu sesuai kebutuhan.

Proses pengajuannya pun mudah dan praktis karena bisa dilakukan melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.

Pada halaman utama menu Gadai, klik Mulai Ajukan Gadai lalu pilih Gadai Perhiasan & Emas Batangan. Selanjutnya, pilih lokasi kantor cabang dan tanggal kedatangan.

Setelah itu, proses penaksiran barang jaminan hingga pencairan dana bisa dilanjutkan di kantor cabang Pegadaian terdekat sesuai jadwal.

Dengan demikian, kebutuhan dana untuk membayar tagihan pun bisa terpenuhi tanpa membebani kondisi finansialmu.

Baca juga: 11 Cara Lengkap Bayar Gadai Secara Online Dari Rumah

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved