Budgeting: Pengertian, Fungsi, Tujuan, & Bedanya dengan Budget

Dalam manajemen keuangan bisnis, kemampuan menyusun perencanaan anggaran adalah kunci keberhasilan operasional. Namun, masih banyak yang menyamakan istilah budget dan budgeting, padahal keduanya merujuk pada konsep yang berbeda.
Memahami apa itu budgeting akan membantu pelaku usaha mengontrol pengeluaran, mencegah kerugian, dan memastikan modal dialokasikan dengan tepat. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai konsep, fungsi, hingga contoh penerapannya.
Apa itu Budgeting?
Budgeting adalah proses atau serangkaian kegiatan sistematis untuk menyusun rencana keuangan perusahaan pada periode waktu tertentu.
Jika budget merujuk pada dokumen atau angka anggaran yang dihasilkan, maka budgeting merujuk pada proses penyusunannya.
Proses budgeting mencakup evaluasi data masa lalu, analisis kondisi pasar saat ini, perumusan estimasi pengeluaran, hingga penetapan target pendapatan.
Definisi Budget Menurut Para Ahli
Untuk memperkuat pemahaman, berikut adalah pandangan para ahli ekonomi mengenai dokumen budget yang dihasilkan dari proses budgeting:
- R.A. Supriono: Rencana anggaran terperinci yang dinyatakan secara formal dan kuantitatif terkait perolehan dan penggunaan sumber daya.
- M. Nafarin: Rencana tertulis seputar kegiatan ekonomi yang dihitung secara kuantitatif dalam jangka waktu tertentu.
- Gunawan dan Marwan: Bentuk dari rencana anggaran yang disusun secara khusus untuk keperluan bisnis.
Baca Juga: Apa Itu Kebijakan Fiskal? Ini Jenis, Tujuan, dan Contohnya
4 Tujuan Utama Melakukan Budgeting dalam Bisnis
Perusahaan melakukan proses budgeting bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan memiliki tujuan strategis, antara lain:
- Membatasi Pengeluaran: Memastikan biaya operasional tidak melebihi batas batas wajar (over-budget) yang berpotensi menguras kas perusahaan.
- Pemetaan Kebutuhan Modal: Mengidentifikasi secara rasional dari mana sumber dana berasal dan ke mana dana tersebut harus diinvestasikan agar menghasilkan keuntungan maksimal.
- Penyusunan Target Terukur: Mengubah rencana bisnis yang abstrak menjadi target kuantitatif (angka) yang jelas, logis, dan dapat dicapai oleh seluruh divisi.
- Dasar Evaluasi Kinerja: Menjadi tolok ukur atau standar untuk menilai apakah kinerja suatu divisi telah efisien atau justru memboroskan anggaran.
Fungsi Budgeting bagi Manajemen Keuangan Perusahaan
Dalam praktiknya, budgeting memiliki tiga fungsi utama bagi kelangsungan usaha:
- Fungsi Perencanaan (Planning): Budgeting memberikan gambaran jelas terkait arah perusahaan, target laba, dan alokasi modal produksi berdasarkan data riil masa lalu.
- Fungsi Pengontrolan (Controlling): Dokumen anggaran bertindak sebagai agen pengawas. Jika pengeluaran aktual mulai melenceng dari rencana, manajemen dapat segera melakukan tindakan perbaikan (corrective action) sebelum terjadi penyelewengan dana.
- Fungsi Pengaplikasian (Action): Budgeting memastikan seluruh divisi (pemasaran, produksi, SDM) bergerak selaras dengan ketersediaan dana, sehingga operasional berjalan tanpa hambatan.
Baca Juga: E-Budgeting: Tujuan, Manfaat, Keuntungan, & Kekurangannya
Contoh Format Budgeting Perusahaan
Hasil akhir dari budgeting berbentuk rincian kuantitatif. Berikut adalah contoh sederhana penyusunan anggaran untuk perusahaan agribisnis:
1. Budget Produksi
2. Budget Operasional
Proses budgeting yang akurat sering kali menyadarkan pelaku usaha bahwa mereka membutuhkan suntikan dana eksternal.
Jika hasil budgeting menunjukkan bahwa perusahaan perlu membeli inventaris baru, merekrut karyawan, atau memperluas tempat usaha demi mencapai target pendapatan, mencari pembiayaan tambahan adalah langkah bisnis yang wajar.
Untuk memenuhi kebutuhan pengembangan bisnis tersebut, Anda dapat memanfaatkan layanan Pinjaman Usaha (Gadai BPKB) dari Pegadaian.
Jangan biarkan rencana hebat dari proses budgeting Anda terhenti karena keterbatasan modal awal. Kunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat dan optimalkan potensi bisnis Anda bersama Pegadaian Pinjaman Usaha!
Baca Juga: 5 Tips Mengelola Keuangan dengan Budgeting Cerdas
Berita dan Artikel Lainnya

Keuangan
PPPK: Beda dengan PNS, Kelebihan, Kekurangan, & Gajinya
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK adalah pegawai yang bekerja di instansi pemerintah selama periode tertentu. Lantas, berapa gajinya?

Keuangan
Kesalahan Generasi Milenial dalam Mengelola Keuangan
Generasi milenial adalah kelompok usia yang lahir antara tahun 1980 sampai 2000. Dibesarkan di zaman yang memiliki kecanggihan teknologi, generasi ini dikenal sebagai generasi yang paling mudah belajar, meskipun sedikit pemalas. Saat ini, generasi milenial berada di kisaran umur 17 hingga 37 tahun, yang mana sebagian dari mereka telah memasuki usia produktif. Mereka bekerja, memperoleh […]

Keuangan
Surat Perjanjian Utang: Fungsi, Kegunaan, dan Contohnya
Surat perjanjian utang adalah dokumen yang berisi kesepakatan antara pihak pemberi dan penerima pinjaman. Mari kenali fungsi, kegunaan, dan contohnya.

