Tips Memilih Ukuran Emas ANTAM untuk Investasi Pertama

Membeli emas batangan untuk pertama kali sering menimbulkan pertanyaan, terutama tentang gramasi dan merek yang sebaiknya dipilih.
Ada emas berukuran kecil yang lebih terjangkau, tetapi tersedia pula ukuran besar dengan harga per gram yang biasanya lebih efisien. Hal ini tentunya perlu diperhatikan saat memulai investasi emas ANTAM.
Pilihan tersebut perlu disesuaikan dengan kemampuan dan rencana keuangan agar pembelian tidak mengganggu kebutuhan lainnya.
Nah, supaya kamu tidak salah dalam menentukan pilihan, simak tips memilih ukuran emas ANTAM berikut ini!
Tips Memilih Ukuran Emas ANTAM untuk Investasi Pertama
Ukuran emas yang tepat bagi setiap orang bisa berbeda karena kondisi keuangan dan tujuan investasinya tidak selalu sama. Berikut beberapa hal yang dapat kamu pertimbangkan sebelum memilih gramasi emas ANTAM:
1. Perhatikan Anggaran dan Tujuan Finansial
Tentukan dahulu jumlah dana yang memang dialokasikan untuk investasi, bukan untuk kebutuhan rutin atau dana darurat.
Jangan memaksakan diri membeli emas berukuran besar apabila hal tersebut justru membuat kondisi keuangan menjadi tidak stabil.
Tujuan finansial juga dapat membantu menentukan ukuran emas. Jika kamu ingin mulai membangun kebiasaan investasi dengan dana terbatas, ukuran 0,5 gram atau 1 gram bisa dipertimbangkan.
Sementara itu, emas berukuran lebih besar dapat dipilih jika dana tersedia dan kamu memiliki rencana investasi jangka panjang.
2. Ketahui Pilihan Gramasi yang Tersedia
Emas batangan ANTAM tersedia dalam beragam ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Beberapa pilihan yang umum tersedia meliputi 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 3 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, dan 100 gram.
Tersedia pula ukuran 250 gram, 500 gram, hingga 1.000 gram untuk kebutuhan tertentu. Ketersediaan setiap ukuran dapat berbeda di setiap tempat dan waktu pembelian.
Oleh karena itu, periksa stok dan harga terbaru sebelum bertransaksi. Jangan hanya melihat total harga, tetapi bandingkan juga harga per gram untuk beberapa ukuran.
3. Pertimbangkan Likuiditas
Likuiditas berkaitan dengan kemudahan menjual kembali emas saat kamu membutuhkan dana. Emas berukuran kecil dan sedang cenderung lebih fleksibel karena kamu bisa menjualnya satu per satu sesuai kebutuhan.
Sebagai contoh, memiliki lima keping emas berukuran 1 gram memberikan fleksibilitas yang berbeda dibandingkan dengan satu keping berukuran 5 gram.
Kamu dapat menjual sebagian tanpa harus mencairkan seluruh kepemilikan. Namun, setiap keping kecil biasanya memiliki harga yang lebih tinggi daripada pecahan yang lebih besar.
Baca juga: Emas Antam: Pengertian, Kadar Kemurnian & Bedanya dengan UBS
Keuntungan Investasi Emas ANTAM Menurut Ukuran
Setiap kelompok ukuran emas memiliki kelebihan yang dapat disesuaikan dengan modal dan kebutuhan pemiliknya. Berikut gambaran potensi dan karakteristik emas berukuran kecil, sedang, dan besar:
1. Emas Ukuran Kecil
Emas berukuran kecil, seperti 0,5 gram, 1 gram, dan 2 gram, relatif mudah dijangkau oleh investor pemula.
Kamu dapat membelinya secara bertahap tanpa harus menyiapkan modal yang terlalu besar sekaligus. Ukuran ini juga lebih fleksibel jika ingin menjual sebagian aset.
Namun, harga per gramnya umumnya lebih tinggi karena terdapat biaya produksi dan kemasan pada setiap keping.
Artinya, kenaikan harga emas mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk menutup selisih antara harga beli dan harga jual kembali.
2. Emas Ukuran Sedang
Ukuran 5 gram, 10 gram, dan 25 gram dapat menjadi pilihan yang memadukan keterjangkauan dan efisiensi harga.
Dibandingkan dengan pecahan kecil, harganya per gram biasanya lebih rendah. Ukurannya juga masih cukup praktis untuk disimpan maupun dijual kembali.
Pilihan ini cocok bagi kamu yang sudah memiliki dana investasi lebih besar dan ingin menyimpan emas dalam jangka panjang.
Untuk menjaga fleksibilitas, dana dapat dibagi ke dalam beberapa keping, misalnya dalam kombinasi ukuran 5 gram dan 10 gram.
3. Emas Ukuran Besar
Emas berukuran 50 gram atau lebih biasanya menawarkan harga per gram yang lebih terjangkau. Mengingat modal pembeliannya cukup besar, ukuran ini lebih sesuai bagi investor yang memiliki dana memadai dan tidak berencana mencairkan aset dalam waktu dekat.
Kekurangannya, kamu harus menjual satu keping secara utuh jika membutuhkan dana. Oleh sebab itu, potensi efisiensi harga tetap perlu dibandingkan dengan kebutuhan likuiditas, keamanan penyimpanan, serta tujuan finansial.
Baca juga: Beli Emas ANTAM di Mana? Ini Cara Aman Membelinya di Pegadaian
Strategi Investasi Emas ANTAM
Pemilihan gramasi emas perlu disertai strategi yang terencana agar dapat mendukung tujuan keuangan. Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan saat mulai berinvestasi:
1. Pantau Harga Emas secara Berkala
Harga emas dapat berubah sesuai kondisi pasar. Pantau harga jual dan harga pembelian kembali (buyback) untuk memahami pergerakannya. Hindari membuat keputusan hanya karena takut tertinggal kenaikan harga dalam jangka pendek.
2. Beli dari Tempat yang Kredibel
Lakukan pembelian melalui lembaga resmi dan kredibel, seperti bank emas. Simpan nota, sertifikat, dan kemasan emas karena kelengkapan tersebut dapat membantu proses pemeriksaan maupun penjualan kembali.
3. Periksa Keaslian Produk
Pastikan berat, kadar kemurnian, nomor seri, dan informasi pada kemasan sesuai. Jangan mudah tergiur harga yang jauh lebih murah daripada harga pasar. Jika masih ragu, lakukan pemeriksaan melalui layanan atau kanal resmi yang tersedia.
4. Terapkan Metode DCA
Metode dollar cost averaging atau DCA dilakukan dengan membeli emas secara rutin dengan nominal tertentu, tanpa terlalu berfokus pada naik-turun harga dalam jangka pendek.
Cara ini membantu kamu membangun kebiasaan investasi dan mengurangi risiko menempatkan seluruh dana pada satu waktu pembelian.
5. Lakukan Diversifikasi Portofolio
Jangan menempatkan seluruh dana pada emas. Kamu tetap perlu menyesuaikan pembagian aset dengan tujuan, jangka waktu, dan toleransi risiko. Diversifikasi dapat membantu mengurangi ketergantungan pada kinerja satu jenis instrumen.
6. Siapkan Tempat Penyimpanan yang Memadai
Jika memilih emas fisik, pertimbangkan brankas atau layanan penyimpanan yang memadai. Jaga kemasan agar tidak rusak dan hindari memberi tahu terlalu banyak orang tentang lokasinya.
Itulah hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang pemilihan gramasi dalam investasi emas ANTAM. Memilih ukuran emas ANTAM yang sesuai dapat membantu kamu mengoptimalkan penggunaan modal untuk investasi pertama.
Namun, apabila modal belum cukup untuk membeli emas fisik yang berukuran besar, maka kamu tidak perlu menunda investasi.
Melalui Emas Pegadaian, kamu bisa membeli emas mulai dari Rp10 ribuan dan dana tersebut akan dikonversi menjadi saldo emas.
Emas yang dibeli tersimpan secara digital, diasuransikan, serta dapat ditambahkan secara bertahap. Jika jumlahnya sudah memenuhi ketentuan, saldo emas juga dapat diajukan untuk dicetak menjadi emas batangan dengan pilihan gramasi yang tersedia.
Untuk mengetahui berapa gram emas yang bisa dibeli, kamu bisa menggunakan fitur Simulasi Emas Pegadaian.
Pembukaan rekening dan transaksi Emas Pegadaian dapat dilakukan melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Kamu juga bisa datang langsung ke kantor cabang Pegadaian terdekat dengan membawa identitas serta mengikuti prosedur yang berlaku.
Yuk, mulai kumpulkan saldo Emas Pegadaian secara rutin agar rencana investasi dapat berjalan tanpa harus menunggu modal yang besar!
Baca juga: Ciri Emas ANTAM Asli: Cara Cek Fisik, Sertifikat, dan Aplikasi CertiEye
Berita dan Artikel Lainnya

Emas
Mengenal Emas Lotus Archi, Karakteristik, & Jenis Produknya
Emas Lotus Archi termasuk emas batangan yang keberadaannya sangat diperhitungkan di pasar emas Indonesia. Yuk, kenali produk tersebut lebih jauh di artikel ini!

Emas
Proses Pemurnian Emas: Metode, Tahapan, dan Regulasinya
Proses pemurnian emas memisahkan logam pengotor untuk menghasilkan emas berkadar tinggi. Simak tahapan, metode, dan standar kualitas emas secara lengkap.

Emas
Emas London: Ciri-Ciri & Bedanya dengan Emas 24 Karat
Emas London adalah emas batangan atau koin berstandar LBMA dengan kadar tinggi. Pelajari ciri-ciri hingga perbedaannya dengan emas 24 karat.

