Inilah 11 Cara Mengetahui Emas Putih Asli atau Bukan!

Oleh Pegadaian dalam Emas

10 August 2026
Bagikan :
image detail artikel

Perhiasan berwarna putih belum tentu terbuat dari emas putih. Tampilan serupa bisa ditemukan pada perak, platinum, baja antikarat, hingga emas imitasi yang hanya diberi lapisan yang mengilap.

Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan lebih dari sekadar warna sebelum membeli, menjual, atau menyimpan perhiasan sebagai aset.

Agar tidak mudah tertipu atau salah menilai perhiasan, simak cara membedakan apakah itu emas putih atau bukan di bawah ini!

Cara Mengetahui Emas Putih atau Bukan

Emas putih memiliki ciri tertentu yang dapat diperiksa melalui dokumen, tampilan fisik, harga, dan respons terhadap bahan kimia. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

1. Cek Sertifikat Resmi

Periksa sertifikat, nota pembelian, atau kartu keaslian yang menyertai perhiasan. Dokumen tersebut biasanya mencantumkan berat, kadar emas, identitas produk, serta informasi penjual.

Cocokkan data pada dokumen dengan kondisi barang. Sertifikat dapat menjadi petunjuk penting, tetapi pastikan dokumen tersebut berasal dari penjual atau lembaga yang kredibel.

2. Amati Ketahanan

Emas putih merupakan campuran emas dengan logam lain agar warnanya lebih terang dan strukturnya lebih kokoh.

Meskipun lapisan rhodium pada permukaannya dapat memudar seiring waktu, logam dasarnya tetap tidak mudah berkarat atau mengelupas.

Sebaliknya, perhiasan berbahan logam biasa yang hanya dilapisi warna putih cenderung lebih cepat kusam, tergores, atau berubah warna setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu.

3. Periksa Warna dan Tanda Perhiasan

Perhatikan bagian dalam cincin, pengait kalung, atau sisi belakang liontin. Emas putih biasanya memiliki cap kadar seperti 14K, 18K, 585, atau 750. Angka 585 menunjukkan kadar emas sekitar 58,5 persen, sedangkan 750 menunjukkan sekitar 75 persen.

Warnanya cenderung berkilau lembut, bukan putih yang mencolok seperti krom. Namun, cap dapat dipalsukan sehingga tidak boleh menjadi satu-satunya dasar penilaian.

4. Pantau Harga

Harga juga bisa menjadi indikator apakah emas asli atau tidak. Emas putih memiliki nilai yang tinggi karena mengandung emas murni yang dipadukan dengan logam lain seperti nikel, palladium, atau perak.

Jika ada perhiasan yang dijual dengan harga jauh di bawah harga pasar tanpa alasan yang jelas, kamu patut waspada. Harga yang terlalu murah sering kali menjadi tanda bahwa produk tersebut bukan emas putih asli.

5. Cermati Daya Pantul

Arahkan perhiasan ke cahaya yang cukup dan amati pantulannya. Emas putih berlapis rhodium menghasilkan kilau yang terang, halus, dan merata.

Barang imitasi dapat terlihat terlalu mengilap, kasar, atau pantulannya tidak konsisten. Meski begitu, cara ini hanya memberikan gambaran awal karena perak, platinum, dan logam lain juga dapat memiliki kilau yang serupa.

Baca juga: Harga Emas Putih per Gram, Kelebihan dan Kekurangannya

6. Gosok Permukaan dengan Tangan

Kamu juga dapat mencoba menggosok permukaan perhiasan dengan tangan yang bersih dan kering.

Periksa apakah ada lapisan terkelupas, warna lain yang muncul, atau serbuk logam yang tertinggal. Jika bagian bawah berwarna tembaga atau memiliki warna yang sangat berbeda, barang tersebut mungkin hanya dilapisi.

7. Uji Lunak dengan Gigi

Cara pengujian ini dikenal sebagai tes sederhana untuk emas, tetapi tidak disarankan sebagai metode utama. Menggigit perhiasan dapat meninggalkan bekas, merusak bentuk, melonggarkan batu, atau melukai gigi.

Selain itu, emas putih mengandung campuran logam yang membuatnya lebih keras daripada emas murni. Jadi, tidak munculnya bekas gigitan bukan berarti perhiasan tersebut palsu.

8. Tes dengan Magnet

Dekatkan magnet yang cukup kuat ke perhiasan. Emas tidak termasuk logam yang bersifat magnetis. Jika barang menempel kuat, kemungkinan terdapat kandungan logam feromagnetik yang cukup tinggi.

Meski begitu, perlu diingat bahwa hasil tes ini tidak selalu memastikan keaslian karena beberapa logam nonmagnetik juga sering digunakan dalam perhiasan imitasi.

9. Teteskan Cuka

Cuka dapat digunakan sebagai salah satu cara sederhana untuk mengecek reaksi logam. Teteskan sedikit cuka pada bagian kecil perhiasan yang tidak terlalu terlihat.

Emas putih asli umumnya tidak akan berubah warna saat terkena cuka. Sebaliknya, jika muncul noda, perubahan warna, atau lapisan mulai mengelupas, kemungkinan besar perhiasan tersebut bukan emas putih asli.

10. Goreskan ke Keramik

Kamu juga bisa menggoreskan perhiasan secara perlahan pada permukaan keramik yang belum dilapisi glasir.

Jejak keemasan sering dianggap sebagai tanda kandungan emas, sedangkan jejak gelap dapat mengarah pada logam lain.

Namun, penggoresan pada keramik berisiko menggores perhiasan dan merusak lapisan rhodium. Dikarenakan emas putih tidak selalu menghasilkan warna yang mudah dibaca, hasilnya pun menjadi kurang akurat.

11. Lihat Reaksi pada Kulit

Cara terakhir adalah memperhatikan reaksi perhiasan setelah dipakai. Emas putih asli umumnya tidak meninggalkan noda hitam atau hijau pada kulit dalam kondisi normal.

Jika kulit berubah warna setelah memakai perhiasan, terutama dalam waktu singkat, kemungkinan logam yang digunakan mengandung campuran material lain dengan kualitas rendah.

Perlu diketahui bahwa kondisi kulit, keringat, dan kosmetik juga dapat memengaruhi hasil pengamatan keaslian emas putih berdasarkan reaksi pada kulit.

Nah, itulah beberapa cara mengetahui keaslian emas putih yang bisa kamu coba. Menerapkan berbagai pengecekan mandiri memang dapat memberikan gambaran awal tentang keaslian perhiasan emas putih.

Namun, beberapa metode tersebut memiliki keterbatasan, bahkan ada yang berisiko menimbulkan goresan atau kerusakan pada perhiasan jika dilakukan tanpa hati-hati.

Untuk menghindari kerugian akibat salah menilai kadar atau bahan, pengujian profesional menjadi pilihan yang lebih aman.

Melalui Jasa Sertifikasi dari Pegadaian, kamu bisa menguji keaslian dan kualitas emas, perhiasan, berlian, hingga batu mulia di Pegadaian G-Lab.

Layanan sertifikasi dari Pegadaian ini tersedia untuk individu maupun instansi, dengan hasil berupa laporan pengujian sesuai dengan layanan yang dipilih. Untuk pengajuan individu, kamu perlu membawa KTP, mengisi formulir, dan membawa barang yang akan diuji.

Laporan profesional dari Jasa Sertifikasi Pegadaian membantu kamu mengetahui keaslian, karakteristik, dan kualitas barang dengan lebih jelas, terutama sebelum melakukan transaksi.

Jadi, yuk pastikan keaslian dan kualitas barang berhargamu melalui Jasa Sertifikasi dari Pegadaian!

Baca juga: Inilah 6 Perbedaan Emas Putih dan Palladium, Kenali Yuk!

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved