Apakah Emas Putih Bisa Dijual Kembali? Ini Cara Menilainya

Apakah emas putih bisa dijual kembali? Pertanyaan ini sering muncul dari pemilik perhiasan yang ingin mengetahui nilai aset yang mereka miliki.
Meski tampilannya berbeda dari emas kuning, emas putih tetap mengandung logam emas murni sehingga memiliki nilai jual yang dapat diperhitungkan.
Banyak orang memilih emas putih karena tampilannya yang modern, elegan, dan cocok digunakan dalam berbagai kesempatan.
Namun, sebelum memutuskan untuk menjualnya, penting untuk memahami cara menentukan nilainya serta faktor-faktor yang memengaruhi harganya di pasaran dalam artikel ini.
Apakah Emas Putih Bisa Dijual Kembali?
Apakah emas putih bisa dijual kembali? Tentu saja bisa. Emas putih adalah jenis emas yang dibuat dari campuran emas murni dengan logam berwarna putih seperti palladium, perak, atau nikel.
Campuran tersebut berfungsi untuk mengurangi warna kuning alami pada emas dan menghasilkan tampilan yang lebih cerah serta elegan.
Karena tetap mengandung emas murni, emas putih memiliki nilai ekonomi yang dapat diperjualbelikan kembali.
Dalam dunia perhiasan, emas putih banyak digunakan untuk perhiasan cincin, gelang, kalung, hingga liontin.
Selain tampilannya yang modern, material ini juga dikenal lebih kuat dan tahan gores dibandingkan dengan emas kuning.
Kandungan emas pada emas putih tetap mengikuti kadar yang digunakan selama proses pembuatannya.
Oleh karena itu, semakin tinggi kadar emasnya, semakin tinggi pula nilai yang dapat diperoleh saat dijual kembali.
Umumnya, emas putih dengan kadar sekitar 70% atau setara 16–17 karat ke atas masih memiliki nilai jual yang cukup baik.
Jadi, baik cincin, kalung, maupun gelang emas putih tetap dapat dijual kembali sesuai dengan kadar dan kondisi perhiasannya.
Baca juga: Emas Putih dan Emas Kuning Mahal Mana? Ini Penjelasannya!
Cara Mengetahui Nilai Emas Putih
Jika berencana menjual emas putih, ada beberapa cara untuk memperkirakan nilainya. Berikut langkah-langkahnya:
1. Cek Kadar Kemurnian Emas
Kadar karat menunjukkan jumlah emas murni yang terkandung dalam perhiasan. Emas putih umumnya memiliki kadar 14 karat hingga 20 karat.
Sebagai contoh, emas putih 18 karat berarti mengandung sekitar 75% emas murni. Semakin tinggi kadar karatnya, semakin besar nilai emas yang dimiliki.
2. Perhatikan Nilai Batu Permata
Apabila perhiasan emas putih dilengkapi berlian atau batu mulia, nilainya bisa lebih tinggi. Namun, penilaian batu permata biasanya memerlukan pemeriksaan khusus.
Untuk memperoleh estimasi yang lebih akurat, kamu dapat meminta bantuan toko emas atau jasa penilaian profesional.
3. Timbang Berat Emas
Nilai emas juga ditentukan oleh beratnya. Semakin berat perhiasan, semakin besar kandungan emas yang dapat dihitung.
4. Gunakan Rumus Perhitungan Nilai
Untuk mendapatkan gambaran awal nilai emas putih yang dimiliki, kamu dapat menggunakan rumus berikut:
Karat ÷ 24 × Berat (gram) × Harga emas per gram
Contohnya, emas putih 18 karat dengan berat 8 gram dan harga per gram Rp1.200.000.
18 ÷ 24 × 8 × Rp1.200.000 = Rp7.200.000
Perhitungan ini hanya gambaran. Saat dijual kembali, biasanya ada potongan harga dengan besarannya berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing tempat.
Berapa Harga Jual Emas Putih?
Apakah emas putih bisa dijual kembali dengan harga yang baik? Nilainya bergantung pada kadar emas, berat, dan harga emas yang berlaku pada saat transaksi dilakukan.
Secara umum, emas putih dapat dijual kembali seperti emas kuning karena sama-sama mengandung emas murni. Jika harga emas naik, nilai jualnya juga berpotensi meningkat.
Namun, perhiasan emas putih biasanya dikenakan potongan buyback mulai dari sekitar 10%. Potongan ini terjadi karena proses pembuatan emas putih lebih kompleks dibandingkan dengan perhiasan emas biasa.
Sebagai contoh, jika perhiasan emas putih dibeli seharga Rp12.000.000 dan dikenakan potongan 10%.
Setelah dikenakan potongan, estimasi nilai jualnya sekitar Rp10.800.000, sebelum memperhitungkan perubahan harga emas di pasar.
Baca juga: Berapa Harga Emas Putih Per Gram? Begini Penjelasannya!
Faktor yang Memengaruhi Harga Jual Emas Putih
Selain itu, emas putih tanpa surat pembelian biasanya memiliki nilai taksiran yang lebih rendah dibandingkan dengan perhiasan yang dokumennya lengkap.
Ada beberapa faktor lain yang juga memengaruhi harga jual emas putih. Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan harga jual kembali emas putih yang kamu miliki:
1. Fluktuasi Harga Pasar
Harga emas dunia menjadi faktor utama yang memengaruhi nilai jual emas putih. Ketika harga emas naik, nilai buyback biasanya ikut meningkat.
2. Kelengkapan Surat Pembelian
Surat pembelian membantu membuktikan keaslian dan kadar emas. Dokumen yang lengkap umumnya membuat harga jual lebih baik.
3. Kemurnian dan Kualitas Logam
Semakin tinggi kadar emas murni yang terkandung, semakin besar pula nilai yang dapat dihitung saat dijual kembali.
4. Kondisi Fisik Perhiasan
Perhiasan yang masih terawat dan minim kerusakan biasanya memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan dengan yang sudah banyak goresan atau perubahan warna.
5. Desain Perhiasan
Model tertentu dapat memiliki nilai tambahan karena desain atau tingkat kerumitannya. Meski demikian, dasar penentuan harga tetap mengacu pada kadar dan berat emas.
Itulah informasi yang perlu kamu ketahui terkait nilai jual emas putih. Apakah kamu tertarik untuk memiliki emas putih?
Mengetahui bahwa harga jual emas putih dipengaruhi oleh banyak faktor, sebagian orang memilih investasi emas dalam bentuk yang lebih praktis dan tidak perlu memikirkan biaya pembuatan maupun kondisi perhiasan.
Salah satu alternatif investasi yang bisa kamu pertimbangkan adalah Emas Pegadaian. Layanan ini memungkinkanmu membeli, menyimpan, dan menambah saldo emas mulai dari Rp10 ribuan secara praktis.
Beberapa keunggulannya adalah saldo emas yang diasuransikan dan bebas biaya pembukaan rekening. Selain itu, emas yang terkumpul juga dapat dicetak menjadi emas fisik sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai ilustrasi, jika kamu menabung Rp20.000 per hari dengan asumsi harga emas Rp2.703.000 per gram per 18 Juni 2026, maka dalam 30 hari total tabungan mencapai Rp600.000 atau setara dengan sekitar 0,22 gram emas.
Apabila menabung dilakukan selama satu tahun penuh, total tabungan menjadi Rp7.200.000 atau setara dengan sekitar 2,7 gram emas.
Nilai tersebut merupakan simulasi dan dapat berubah seiring pergerakan harga emas. Untuk mengetahui berapa gram emas yang bisa kamu tabung, manfaatkan fitur Simulasi Tabungan Emas.
Pembukaan rekening tabungan Emas Pegadaian dapat dilakukan melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau dengan mendatangi kantor cabang Pegadaian terdekat.
Pegadaian Selalu Hadir Melayani Sepenuh Hati untuk membantu masyarakat berinvestasi emas dengan lebih mudah dan nyaman.
Baca juga: 8 Cara Mengetahui Emas Putih dan Perak, Jangan Sampai Salah!
Berita dan Artikel Lainnya

Emas
Simulasi Membuka Tabungan Emas di Pegadaian
Memiliki tabungan emas di Pegadaian saat ini sangat mudah. Ingin tahu caranya? Ini simulasi tabungan emas Pegadaian yang bisa membantu kamu!

Emas
Cara Membedakan Emas Asli dengan Cuka yang Aman dan Praktis
Bingung menentukan keaslian emas? Coba cara membedakan emas asli dengan cuka yang aman dan praktis dilakukan di rumah. Simak selengkapnya di sini.

Emas
Emas Kadar 700 Berapa Karat? Ini Arti Kode, Nilai, dan Fungsinya
Kode emas yang ditulis di emas perhiasan memiliki arti tertentu. Lantas, emas kadar 700 berapa karat? Mari pahami selengkapnya di artikel ini.

