Apakah Emas 22 Bisa Luntur? Ini Penjelasan dan Faktanya!

Oleh Pegadaian dalam Emas

16 July 2026
Bagikan :
image detail artikel

Apakah emas 22 bisa luntur? Hal ini sering ditanyakan oleh mereka yang ingin membeli atau sudah memiliki perhiasan emas 22 karat.

Meski memiliki kandungan emas murni yang tinggi, emas 22 karat tetap mengandung campuran logam lain yang dapat memengaruhi tampilannya seiring waktu.

Lantas, benarkah emas 22 karat bisa berubah warna? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Emas 22 Karat?

Emas 22 karat merupakan jenis emas yang masuk dalam kategori emas tua karena memiliki kandungan emas murni yang sangat tinggi, yaitu 91,6%.

Sementara itu, sisa 8,4% di dalamnya merupakan logam campuran, seperti perak, tembaga, atau seng. Perpaduan ini membuat emas 22 karat memiliki kilau yang indah dan nilai tinggi.

Meskipun teksturnya menjadi lebih lunak jika dibandingkan dengan emas berkadar lebih rendah, seperti 18K atau 14K.

Karakteristik ini tentu berbeda dengan emas muda yang kandungan logam campurannya jauh lebih banyak.

Mengingat kandungan logam campurannya lebih sedikit, emas tua seperti emas 22 karat cenderung lebih tahan terhadap perubahan warna dibandingkan emas muda.

Meski begitu, permukaannya tetap dapat terlihat kusam atau menghitam seiring waktu akibat reaksi alami dengan keringat, parfum, atau sabun.

Benarkah Emas 22 Karat Bisa Luntur?

Secara teknis, logam emas murni sebenarnya tidak bisa luntur karena sifatnya yang kebal terhadap air, udara, dan zat kimia

Namun, perhiasan emas 22 karat tetap bisa mengalami perubahan warna atau tampak kusam, tergantung pada cara perawatan dan kondisi pemakaian.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Ini dua penyebab utamanya.

1. Pelapis Tambahan Mengelupas

Beberapa jenis perhiasan, terutama white gold, diberi lapisan rhodium, sedangkan rose gold memperoleh warnanya dari campuran emas dan tembaga. Hal ini dilakukan untuk membuat warna perhiasan semakin berkilau atau menghasilkan efek warna tertentu.

Seiring berjalannya waktu, lapisan pelindung luar inilah yang lambat laun dapat mengelupas atau memudar jika tidak dirawat dengan tepat.

2. Campuran Logam Teroksidasi

Kandungan perak atau tembaga dalam emas 22 karat bisa bereaksi saat terpapar keringat, udara lembap, parfum, hingga bahan kimia rumah tangga.

Reaksi oksidasi alami inilah yang memicu munculnya lapisan kusam atau kehitaman pada permukaan perhiasan.

Baca juga: Apa Bedanya Emas 22, 23, dan 24 Karat? Kenali Sebelum Beli

Faktor yang Menyebabkan Emas 22 Karat Bisa Luntur

Perubahan warna atau berkurangnya kilau pada emas 22 karat umumnya dipengaruhi oleh cara penggunaan dan penyimpanan. Berikut beberapa faktor yang perlu diperhatikan:

1. Pemakaian Sehari-Hari

Menggunakan emas 22 karat saat mandi, mencuci piring, atau berolahraga secara terus-menerus bisa mempercepat tingkat keausan fisiknya.

Terlebih lagi jika perhiasan tersebut memiliki lapisan coating tambahan, gesekan saat beraktivitas akan membuatnya lebih cepat memudar.

2. Penyimpanan yang Kurang Tepat

Menyimpan emas 22 karat yang bercampur dengan perhiasan lain tanpa pelindung dapat menyebabkan gesekan dan benturan yang memengaruhi tampilannya.

Selain itu, reaksi antarlogam juga berpotensi menyebabkan perubahan warna pada permukaan perhiasan.

3. Paparan Bahan Kimia

Bahan kimia yang terdapat dalam parfum, lotion, sabun, maupun deterjen dapat memengaruhi permukaan emas.

Kontak langsung ini dapat mempercepat terjadinya proses oksidasi pada logam campurannya sehingga perhiasan jadi cepat kusam.

4. Keringat Tubuh

Keringat mengandung garam dan asam lemak yang dapat bereaksi dengan logam campuran dalam emas 22 karat.

Risiko perubahan warna biasanya lebih besar saat cuaca panas atau saat melakukan aktivitas fisik yang memicu banyak keringat.

Ciri-Ciri Emas 22 Karat yang Mulai Luntur

Supaya kamu bisa segera memberikan penanganan yang tepat, kenali tanda-tanda saat campuran perak atau tembaga pada perhiasan mulai luntur:

  • Warna emas terlihat lebih kusam atau cenderung menggelap dibandingkan dengan saat pertama kali digunakan.
  • Muncul noda kehijauan atau kehitaman pada bagian tertentu akibat reaksi campuran logam dengan lingkungan.
  • Permukaan terasa lebih kasar dan tidak sehalus biasanya saat disentuh.
  • Kilau perhiasan berkurang, terutama pada area yang sering tergesek saat dipakai.


Baca juga: Emas 24 Karat Itu Apa? Ini Kelebihan & Standar Kemurniannya

Cara Merawat Emas 22 Karat agar Awet dan Tidak Luntur

Perawatan yang tepat dapat membantu menjaga kilau emas 22 karat sekaligus mengurangi risiko perubahan warna. Berikut beberapa langkah perawatan yang bisa dilakukan:

1. Hindari Paparan Bahan Kimia

Sebaiknya lepaskan perhiasan saat menggunakan parfum, lotion, sabun, deterjen, atau saat berenang di kolam yang mengandung klorin.

Paparan bahan-bahan tersebut dapat merusak lapisan luar emas dan mempercepat proses oksidasi pada logam campuran.

2. Bersihkan secara Berkala

Kamu bisa membersihkan emas secara berkala dengan campuran air hangat dan sabun lembut.

Gosok sela-selanya secara perlahan menggunakan sikat gigi berbulu halus untuk merontokkan kotoran yang menempel, lalu keringkan langsung dengan kain lembut agar kilaunya tetap terjaga.

3. Simpan di Tempat yang Tepat

Simpanlah emas 22 karat di tempat yang kering dan tertutup, seperti kotak perhiasan berlapis kain lembut atau pouch beludru.

Cara ini dapat membantu mengurangi gesekan dengan perhiasan lain sekaligus meminimalkan risiko oksidasi.

4. Lepaskan saat Beraktivitas Berat

Ketika hendak berolahraga atau melakukan pekerjaan fisik berat, sebaiknya lepaskan terlebih dahulu perhiasan yang digunakan.

Langkah ini sangat penting untuk melindungi emas dari paparan keringat berlebih serta risiko benturan keras yang bisa merusak bentuk permukaannya.

5. Lakukan Poles atau Lapis Ulang

Jika kilau emas mulai berkurang, kamu bisa membawanya ke toko emas untuk dipoles atau dilapisi ulang. Perawatan ini dapat membantu mengembalikan tampilan perhiasan agar terlihat lebih berkilau.

Risiko perubahan warna dan memudarnya kilau akibat pemakaian harian menjadi alasan utama orang menanyakan apakah emas 22 bisa luntur.

Meskipun emas tua ini memiliki nilai estetika yang tinggi, kandungan logam campuran di dalamnya menuntut perawatan ekstra agar tidak cepat kusam.

Sebagai alternatif investasi yang praktis dan bebas dari risiko penurunan kualitas fisik akibat oksidasi, kamu bisa beralih ke Cicil Emas Pegadaian yang menawarkan emas murni 24 karat.

Melalui Cicil Emas Pegadaian, kamu dapat memiliki emas batangan 24 karat bersertifikat secara bertahap dengan uang muka mulai dari 15% untuk jenis Personal.

Tenornya pun fleksibel, mulai dari 3 hingga 36 bulan, dengan angsuran tetap setiap bulan meskipun harga emas di pasaran mengalami kenaikan.

Sebagai gambaran, berikut simulasi mencicil emas 1 gram dengan tenor 12 bulan berdasarkan harga terkini 25 Juni 2026, Rp2.531.000 per gram:

  • Uang Muka (15%): Rp379.650.
  • Estimasi Angsuran Pokok: ± Rp178.167 per bulan (belum termasuk sewa modal).


Kemudahan investasi ini bisa kamu akses dengan praktis melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Namun, jika kamu lebih nyaman bertransaksi secara langsung, kamu juga bisa mengunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat.

Melalui Cicil Emas, Pegadaian Selalu Hadir Melayani Sepenuh Hati untuk membantu mewujudkan kepemilikan emas murni 24 karat bagi masyarakat Indonesia!

Baca juga: Kenali Jenis Emas Apa Saja yang Cocok Diinvestasikan

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved