Emas 24 Karat Itu Apa? Ini Kelebihan & Standar Kemurniannya

Oleh CMLABS Digital dalam Berita

23 May 2026
Bagikan :
image detail artikel

Emas 24 karat sering disebut sebagai emas murni (fine gold) dan banyak dipilih untuk investasi jangka panjang.

Namun sebelum membeli, penting untuk memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan 24 karat, bagaimana standar kemurniannya, serta cara menghitung kadarnya secara rinci.
Dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa menentukan pilihan emas yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial Anda. mari simak artikel ini untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap!

Apa Itu Emas 24 Karat?

Sebelum membeli emas, pastikan Anda sudah mengenal apa itu karat. Karat adalah ukuran yang menunjukkan seberapa besar kandungan emas murni di dalam suatu produk emas. Nilainya dihitung berdasarkan perbandingan emas murni terhadap total campuran logam.
Emas 24 karat adalah emas dengan tingkat kemurnian paling tinggi dalam sistem tersebut. Kandungan emasnya mencapai sekitar 99,99% emas murni tanpa campuran logam lain dalam jumlah besar.

Karena itu, emas 24 karat sering disebut sebagai emas murni atau fine gold. Biasanya, kadar 24 karat lebih banyak ditemukan pada emas batangan atau koin yang digunakan untuk investasi.

Lalu, apakah perhiasan emas juga memiliki kadar 24 karat? Perhiasan emas umumnya memiliki kadar di bawah 99,99% karena perlu dicampur dengan logam lain agar lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.

Tingkat kemurnian ini juga berpengaruh pada harga. Semakin tinggi kemurniannya, semakin tinggi pula nilai pasarnya. Itulah sebabnya emas 24 karat sering dipilih sebagai instrumen investasi karena kadar emasnya jelas dan nilainya mengikuti pergerakan harga emas dunia.

Kelebihan Emas 24 Karat

Berikut beberapa alasan mengapa emas 24 karat banyak dipilih, terutama untuk tujuan investasi:
- Mengandung sekitar 99,99% emas murni tanpa campuran logam lain.
- Memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan emas dengan kadar di bawahnya.
- Cenderung stabil dan banyak dipilih untuk investasi jangka panjang.
- Mudal dijual kembali karena diakui secara luas, baik di dalam maupun di luar negeri.
- Tidak terpengaruh tren sehingga nilainya tetap relevan sebagai aset.

Kekurangan Emas 24 Karat

Selain dari segi keunggulan, ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan sebelum memilih emas 24 karat, di antaranya:
- Bertekstur lunak sehingga mudah tergores atau penyok.
- Kurang cocok digunakan sebagai perhiasan sehari-hari.
- Harganya lebih mahal dibandingkan emas 18K atau 22K.
- Lebih umum tersedia dalam bentuk batangan atau koin daripada perhiasan.
Baca juga: Apakah Menabung Emas di Pegadaian Aman? Ini Faktanya!

Standar Kemurnian Emas

Di Indonesia, kadar emas tidak ditentukan secara sembarangan. Ketentuannya mengacu pada Standar Nasional Indonesia yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional melalui SNI 8880:2020.
Aturan ini menetapkan batas kadar minimum emas dalam produk yang beredar sekaligus mengatur tata cara pengujian dan pelabelannya agar sesuai dengan tingkat kemurnian yang dicantumkan.

Berdasarkan standar tersebut, kadar emas dibagi mulai dari 8 karat hingga 24 karat. Berikut rentang persentase kandungan emasnya:

Dengan adanya standar ini, konsumen dapat mengetahui secara jelas kandungan emas dalam setiap produk yang dibeli dan memastikan kesesuaian antara label dan kadar sebenarnya.
Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Emas dan Mana yang Bagus untuk Investasi

Cara Menghitung Kadar Kemurnian Emas

Selain ditentukan oleh berat, nilai emas juga dilihat dari kadar kemurniannya. Untuk mengetahui berapa persen kandungan emas murni dalam suatu produk, Anda bisa menggunakan rumus berikut:

Kemurnian emas (%) = (nilai karat emas / 24 ) x 100
Contoh 1:
Anda memiliki emas dengan kadar 22K, maka perhitungannya adalah:
(22 / 24) x 100 = 91,67%.

Artinya, emas yang Anda miliki mengandung 91,67% emas murni dan sekitar 8,33% campuran logam lain.
Contoh 2:
Anda memiliki emas dengan kadar 18K, maka perhitungannya adalah:
(18 / 24) x 100 = 75%.
Ini berarti kandungan emas murni dalam emas 18K sebesar 75%.

Sebaliknya, jika Anda ingin mengubah persentase emas menjadi karat, maka rumusnya adalah sebagai berikut:
Nilai karat = (persentase kemurnian / 100) x 24
Contohnya:
Anda memiliki emas dengan kemurnian 75%, maka:
(75 / 100) x 24 = 18 karat.
Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu emas 24 karat, mulai dari keunggulan dan kekurangannya, standar kemurnian, hingga cara menghitung kadarnya.
Dengan memahami hal-hal tersebut, Anda bisa lebih bijak dalam menentukan pilihan, baik untuk tujuan investasi maupun kebutuhan lainnya.
Jika Anda ingin memiliki emas 24 karat secara bertahap, Anda dapat memanfaatkan layanan Tabungan Emas dari Pegadaian.

Melalui layanan Tabungan Emas, pembelian emas dapat dilakukan sesuai kemampuan finansial dan akan tersimpan dalam bentuk saldo digital. Nantinya, saldo yang terkumpul dapat dicetak menjadi emas batangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menarik, bukan? Yuk, mulai langkah investasi Anda sekarang dan wujudkan rencana keuangan dengan memiliki emas secara lebih mudah.
Baca juga: 10 Cara Investasi Emas Pemula yang Aman dan Menguntungkan

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved