11 Cara Melunasi KPR Lebih Cepat, Ini Untung & Ruginya!

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah salah satu solusi efektif yang dipilih oleh sebagian besar orang untuk mewujudkan kepemilikan rumah sendiri.
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa pembayaran cicilan KPR cenderung membuat banyak orang merasa lelah karena panjangnya masa tenor.
Belum lagi, jumlah angsurannya bisa berubah setiap tahun sehingga justru menjadi beban finansial jangka panjang. Inilah mengapa tidak sedikit yang ingin melakukan pelunasan lebih cepat.
Sebetulnya, terdapat berbagai cara melunasi KPR lebih cepat yang dapat dilakukan. Ingin tahu apa saja? Mari simak dalam artikel berikut.
Cara Melunasi KPR Lebih Cepat
Proses percepatan pelunasan KPR bukanlah sesuatu yang mustahil untuk direalisasikan. Pelunasan KPR bisa dilakukan lebih cepat setelah kredit berjalan, bukan hanya fokus saat tahap pengajuan. Berikut langkah-langkah yang bisa diterapkan:
1. Tentukan Pilihan Rumah Sesuai Budget
Ketika memutuskan untuk mengambil KPR, pertimbangkan terkait ukuran, jumlah ruangan, dan lokasi rumah. Sebab, aspek tersebut bisa memengaruhi harga rumah.
Sebaiknya, tentukan pilihan rumah berdasarkan budget atau kemampuan finansial maupun kebutuhan. Siapkan anggaran khusus untuk angsuran KPR sejak awal.
Langkah ini efektif untuk membantu agar pembayaran KPR tidak mengganggu rencana keuangan lain sehingga pelunasan bisa dipercepat.
2. Siapkan dan Serahkan Syarat Pelunasan KPR
Jangan lupa menyiapkan kelengkapan seluruh persyaratan pelunasan KPR, mulai dari buku tabungan, KTP, KK, rekening koran, hingga meterai tempel Rp10.000.
Kemudian, serahkan ke lembaga terkait untuk dilakukan verifikasi. Berkas-berkas tersebut penting untuk memproses pelunasan KPR lebih cepat.
2. Bayar Uang Muka Lebih Tinggi dan Pilih Tenor Pendek
Umumnya, besaran uang muka (down payment) KPR yang dibayarkan minimal 20-30% dari total harga rumah. Tetapi, cobalah membayarnya dengan nominal lebih tinggi di awal, misalnya 50%.
Jika sejak awal kamu membayar uang muka lebih besar dari ketentuan minimum, sisa pokok pinjaman otomatis lebih kecil. Dampaknya, total bunga yang harus dibayar juga berkurang.
Kondisi ini memberi ruang untuk memilih tenor yang lebih pendek, misalnya 5–10 tahun. Kombinasi DP besar dan tenor pendek membuat cicilan langsung mengarah ke pokok utang sehingga KPR lebih cepat lunas.
3. Sewakan Ruangan yang Kosong
Ruangan di rumah ada yang kosong dan tidak terpakai? Alih-alih dibiarkan atau dijadikan gudang, lebih baik sewakan ruangan tersebut per bulan sebagai sumber dana rutin.
Penghasilan tambahan ini akan membantu kamu untuk membayar pelunasan tagihan KPR. Dengan cara ini, kamu tidak hanya mengandalkan gaji utama, tetapi juga mempercepat pelunasan tanpa mengganggu kebutuhan harian.
4. Tambah Pembayaran untuk Mengurangi Pokok Pinjaman
Cara melunasi KPR lebih cepat yang paling efektif adalah membayar lebih dari cicilan minimum atau melakukan pelunasan sebagian saat memiliki dana lebih. Beberapa bentuk pelunasannya antara lain:
- Membayar cicilan bulanan lebih besar dari nominal wajib.
- Melakukan pelunasan sebagian atau partial payment.
- Menyetorkan dana ekstra untuk langsung mengurangi sisa pokok pinjaman.
Namun, sebelum melakukannya, pastikan kamu meminta rincian sisa pokok terbaru dan memahami apakah ada denda atau biaya administrasi atas percepatan pelunasan.
5. Restrukturisasi KPR
Restrukturisasi KPR dapat menjadi solusi jika bank menawarkan penurunan suku bunga atau penyesuaian skema cicilan yang lebih menguntungkan.
Dengan cicilan yang lebih efisien, porsi pembayaran ke pokok utang bisa meningkat. Namun, pastikan kamu membandingkan manfaat dan biaya restrukturisasi agar benar-benar membantu mempercepat pelunasan, bukan sekadar meringankan sementara.
Carilah informasi restrukturisasi kredit, seperti prosedur, syarat, dan lainnya. Lalu, ajukan ke lembaga resmi.
Baca juga: Cicil Emas di Pegadaian, Bisa Investasi Bonus Asuransi Jiwa
6. Jaga Disiplin Pembayaran agar Tidak Terhambat Denda
Salah satu kunci pelunasan KPR yang lebih cepat adalah pembayaran secara disiplin, konsisten, dan tepat waktu. Fitur autodebet bisa kamu coba untuk pembayaran yang lebih praktis karena dapat memotong langsung saldo di rekening.
Meski sistem pembayaran otomatis ini tidak secara langsung mempercepat pelunasannya, setidaknya bisa membantu kamu disiplin dalam membayar. Pasalnya, cicilan yang terlambat bisa memicu denda dan menambah beban hutang.
Jadi, pastikan pembayaran selalu tepat waktu agar seluruh dana yang dibayarkan fokus mengurangi kewajiban utama, bukan tersedot ke biaya tambahan.
7. Take Over ke Bank Syariah
Sebagai informasi, KPR dari bank konvensional memungkinkan jumlah angsuran berubah tiap tahun karena terdapat floating rate yang mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia. Kondisi ini membuat jumlah cicilan berpotensi meningkat.
Jika kamu menginginkan cicilan yang lebih stabil, take over KPR ke bank syariah bisa menjadi opsi. Dengan sistem murabahah, nominal cicilan bersifat tetap hingga akhir tenor.
Meski tidak secara langsung mempercepat pelunasan, kestabilan cicilan ini dapat membantu pengelolaan keuangan lebih terkontrol. Kamu pun memiliki peluang lebih besar untuk menambah pembayaran pokok di kemudian hari.
Melunasi KPR Lebih Cepat: Untung atau Rugi?
Sebelum memutuskan untuk melakukan pelunasan KPR yang lebih cepat, pertimbangkan keuntungan dan kerugiannya. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:
1. Keuntungan Melunasi KPR Lebih Cepat
Pelunasan KPR yang dipercepat memberikan berbagai keuntungan potensial, di antaranya:
- Mengurangi beban kredit. Dana pun dapat dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan lain, seperti tabungan, investasi, persiapan dana darurat, dan lain sebagainya.
- Bisa lebih fokus meraih tujuan finansial jangka panjang karena beban tanggungan berkurang.
- Setelah KPR lunas, properti dapat dimanfaatkan untuk berbisnis atau disewakan sehingga sumber pemasukan bertambah.
- Skor kredit meningkat karena percepatan pelunasan KPR bisa membuktikan ke lembaga keuangan bahwa kamu mampu mengatur keuangan dengan bijaksana. Hal ini bagus untuk membuka akses kredit yang lebih profitabel di masa depan.
2. Kekurangan Melunasi KPR Lebih Cepat
Di samping keuntungan, terdapat beberapa kekurangan pada proses percepatan pelunasan KPR, yaitu:
- Adanya pengenaan denda untuk pelunasan yang lebih awal. Hal ini berlaku di beberapa bank. Maka dari itu, selalu cek kebijakan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.
- Dibutuhkan anggaran dana yang lebih besar sehingga memungkinkan pengurasan tabungan atau dana darurat.
- Potensi kerugian dari suku bunga yang turun setelah pelunasan.
Baca juga: Cara Mudah Transaksi Investasi Emas Via Tring! by Pegadaian
Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Melunasi KPR
Selain mempertimbangkan untung dan ruginya, berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melunasi KPR secara cepat:
1. Inflasi
Pada dasarnya, pengajuan KPR cukup menguntungkan. Alasannya adalah dipengaruhi oleh ekspektasi peningkatan penghasilan karena inflasi.
Jadi, nilai mata uang di masa sekarang dan kemudian hari (mendatang) akan berbeda. Alhasil, besaran beban cicilan KPR menjadi semakin rendah.
Namun, apabila ada catatan bahwa jumlah angsuran tidak lebih dari 30% (debt ratio normal), pembayaran KPR sebaiknya dilunasi sesuai perjanjian awal.
2. Kondisi Keuangan
Pelunasan KPR lebih cepat memang bisa mendatangkan manfaat, tetapi sangat penting untuk mengamati kondisi keuangan yang ada terlebih dahulu.
Jangan pernah memaksakan diri untuk melakukannya jika tidak mampu, terlebih mengajukan layanan kredit lain agar bisa terlepas dari cicilan KPR.
3. Suku Bunga
Secara umum, skema perhitungan bunga pada masing-masing bank yang menyediakan KPR tidaklah sama. Oleh karena itu, pahami sistem bunganya terlebih dahulu.
Saat mengajukan KPR, biasanya nasabah akan memperoleh suku bunga efektif, yakni jumlah cicilan ditetapkan menurut sisa pokok utang.
4. Besaran Denda Pelunasan Lebih Cepat
Seperti yang sudah dijelaskan, beberapa bank menetapkan kebijakan adanya pengenaan denda pelunasan KPR lebih cepat.
Besaran denda tersebut cukup bervariasi, mulai dari 1% atau lebih. Pikirkanlah aspek ini dengan matang terlebih dahulu.
Pelunasan KPR bisa dipercepat dengan dana tambahan. Apabila kamu membutuhkannya, jangan ragu untuk mengajukan Gadai Emas di Pegadaian.
Layanan kredit bersistem gadai dari Pegadaian ini memungkinkan kamu mendapatkan uang tunai. Cukup jaminkan emas, berupa batangan, perhiasan, atau berlian sebagai agunan.
Gadai Emas dapat ditransaksikan secara mudah dan cepat di kantor cabang Pegadaian terdekat. Jangan lupa bawa barang jaminan dan kartu identitas diri resmi.
Pengajuan Gadai Emas di Pegadaian tidak menerapkan proses BI checking atau skor kredit sebagai syaratnya.
Pembayaran cicilan bisa dilakukan kapan pun, bahkan boleh diperpanjang berkali-kali. Dana kredit nantinya akan dicairkan secara tunai atau transfer ke bank tujuan.
Jadi, dapatkan pinjaman dana dengan memanfaatkan layanan Gadai Emas di Pegadaian, baik untuk melunasi KPR lebih cepat atau kebutuhan lainnya.
Baca juga: Gadai Bebas Bunga, Hanya di Pegadaian
Berita dan Artikel Lainnya

Berita
Cara Cicil Emas di Tring! by Pegadaian dengan Praktis
Pegadaian hadirkan fitur Cicil Emas untuk mempermudah transaksi digital. Pahami cara mengajukan Cicil Emas dan keunggulannya di artikel ini.

Berita
Jenis Surat Apa Saja yang Bisa Digadaikan di Pegadaian?
Surat berharga seperti saham dan BPKB kendaraan hingga sertifikat rumah bisa digadaikan. Simak surat apa saja yang bisa digadaikan di Pegadaian di sini.

Berita
Bisakah Gadai BPKB Mobil Tanpa Survey? Pelajari Risikonya!
Gadai BPKB mobil tanpa survey bisa dilakukan tetapi risikonya tinggi. Pelajari risiko dan cara gadai BPKB mobil yang resmi di Pegadaian!
