Pinjaman Modal Usaha Cepat Cair? Ini DIa Sejumlah Pilihannya

Bagi sahabat yang ingin memulai usaha sendiri, persiapan sejumlah modal tentunya perlu menjadi prioritas. Untuk itu, sahabat bisa mencoba mengajukan pinjaman modal usaha.
Pembiayaan dalam bentuk pinjaman modal usaha tersedia untuk wirausahawan yang memiliki rancangan dan rencana bisnis secara terukur.
Lantas, adakah pinjaman modal usaha cepat cair? Pencairan pinjaman merupakan keputusan pihak kreditor.
Sebagai penyedia pinjaman, kreditor perlu tahu seberapa besar jumlah modal yang dibutuhkan. Namun, wirausahawan juga perlu menyelaraskan besar dana yang dibutuhkan dengan skala usaha.
Agar sahabat tidak terseok dalam melangkah di dunia wirausaha, cari tahu berbagai hal penting terkait pinjaman modal usaha di bawah ini.
Baca Juga: Daftar Contoh Usaha Mikro, Cara Memulai, & Tantangannya
Apa itu Pinjaman Modal Usaha?
Pinjaman modal usaha adalah penyediaan sejumlah dana tertentu yang diberikan oleh lembaga keuangan untuk mendukung suatu usaha.
Adapun pinjaman usaha biasanya dapat diberikan oleh bank, perusahaan pembiayaan, lembaga keuangan nonbank, lembaga keuangan mikro, dan fintech pendanaan bersama.
Produk pinjaman modal usaha atau kredit usaha dapat diajukan oleh wirausahawan yang telah memenuhi persyaratan.
Agar tidak terjerat pinjaman online yang tidak legal, sebaiknya ajukan pembiayaan ke lembaga yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Masing-masing lembaga penyedia pinjaman modal usaha biasanya menerapkan persyaratan dan cara pengajuan yang berbeda-beda.
Maka dari itu, wirausahawan perlu pandai dalam memilih produk pinjaman modal usaha. Pilihlah yang cepat cair agar dana pinjaman bisa langsung didapatkan dan digunakan.
Jenis Pinjaman Modal Usaha
Secara umum, produk pinjaman modal usaha di Indonesia dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
- Kredit Usaha Rakyat (KUR): Ditujukan untuk usaha berskala kecil dan menengah (UMKM) dan diterbitkan oleh Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).
- Kredit Modal Kerja: Jenis pinjaman jangka pendek dengan jumlah yang disesuaikan untuk membantu mendukung operasional bisnis dan membayar utang.
- Pinjaman Koperasi: Sejumlah dana yang diberikan dari koperasi kepada anggota atau bukan anggota koperasi.
- Kredit Tanpa Agunan (KTA): Pemberian dana pinjaman tanpa penyerahan aset atau agunan sebagai persyaratannya. Namun, pihak kreditur akan menilai skor kredit atau melakukan prosedur BI Checking untuk memastikan kelayakannya.
- Kredit Investasi: Jenis pinjaman yang ditujukan untuk mengembangkan bisnis agar nilainya bertambah di kemudian hari.
- Modal Ventura: Pinjaman yang didapatkan dari perusahaan modal ventura kepada perusahaan yang membutuhkan modal.
- P2P Lending: Produk yang ditawarkan oleh perusahaan fintech dengan tujuan mempertemukan pemilik modal dan pelaku usaha yang membutuhkan dana pinjaman dalam mengembangkan usahanya.
Baca juga: Scale Up: Tujuan, Tahapan, dan Cara Melakukannya
Bisakah Pinjaman Modal Usaha Cepat Cair?
Dari beberapa produk pinjaman modal usaha di atas, adakah yang prosesnya cepat? Sejatinya, proses pencairan dana pinjaman tidak bisa dilakukan seketika.
Tentunya, lembaga kreditur perlu melakukan pengecekan dan verifikasi dokumen agar bisa memastikan seberapa besar jumlah pinjaman yang diberikan sesuai dengan kebutuhan usaha.
Tidak jarang juga wirausahawan pemula gagal mendapatkan pinjaman modal karena persyaratannya belum terpenuhi.
Baik untuk memulai usaha maupun kebutuhan pengembangan, pinjaman modal cepat cair menjadi prioritas wirausahawan di berbagai sektor industri.
Namun, tidak semua produk pinjaman modal usaha bisa cepat cair, utamanya yang menerapkan sistem BI Checking atau pengecekan skor kredit.
Pengajuan pinjaman bisa saja tidak disetujui karena pelaku usaha memiliki skor kredit di antara 3 - 5. Jika skor kredit buruk, maka besar kemungkinan pengajuan pinjaman modal akan ditolak oleh kreditur.
Cara Mendapatkan Modal Usaha di Pegadaian
Bagi yang ingin mendapatkan pinjaman modal usaha cepat cair, salah satu produk yang bisa dipilih adalah Pinjaman Usaha dari Pegadaian.
Hanya dengan jaminan BPKB, sahabat sudah bisa memenuhi kebutuhan modal untuk mengembangkan usaha.
Pembiayaan ini diperuntukkan bagi usaha yang dijalankan oleh individu dan badan usaha. Pelaku usaha juga perlu menunjukkan bukti bahwa usaha milik sendiri dan sudah berjalan minimal 1 tahun.
Syarat lain yang perlu dipenuhi adalah tempat usaha harus berada di wilayah outlet Pegadaian tujuan. Jangan lupa untuk menyertakan KTP sebagai bukti identitas diri ketika mengajukan pinjaman.
Setelah menyerahkan sejumlah dokumen persyaratan, petugas pun akan melaksanakan proses verifikasi dan survei lapangan untuk memastikan keberadaan tempat usaha.
Jika disetujui, pelaku usaha bisa mendapatkan uang pinjaman mulai dari Rp500.100.000 hingga Rp10.000.000.000.
Selama pembayaran pinjaman, sahabat masih tetap bisa menggunakan kendaraan untuk keperluan pribadi maupun usaha.
Pembayaran cicilan bisa dilakukan per bulan dengan nilai tetap. Pegadaian pun juga menyediakan berbagai metode pembayaran untuk memudahkan transaksi.
Jadi, tunggu apa lagi? Mari dapatkan pinjaman modal usaha cepat cair dengan gadai BPKB di Pegadaian!
Baca juga: Break Even Point: Arti, Manfaat, Rumus, & Cara Menghitungnya
Berita dan Artikel Lainnya

Wirausaha
6 Cara Optimalkan Alokasi Modal untuk Keuntungan Maksimal !
Temukan 6 cara cerdas mengelola alokasi modal usaha. Maksimalkan keuntungan dengan strategi dana yang tepat dan teruji!"

Wirausaha
Bagaimana Caranya Menemukan Inovasi Bisnis?
Inovasi bisnis menjadi hal yang wajib dimiliki perusahaan kalau ingin tumbuh dan bersaing menjadi perusahaan besar. Inovasi atau mati. Itu pilihannya!

Wirausaha
6 Hal yang Menghambat Anda dalam Memulai Bisnis
Memulai bisnis baru bukanlah hal yang mudah. Ada berbagai tantangan yang harus Anda hadapi untuk benar-benar mewujudkan mimpi sebagai seorang pengusaha. Untuk itu, Anda harus mengenali terlebih dahulu hal-hal apa saja yang bisa menghambat Anda untuk memulai bisnis baru. Tidak Memiliki Modal Modal adalah hal yang utama dalam sebuah bisnis. Namun, modal bukan hanya berbentuk […]

Saya ingin menambah modal usaha saya

Hai Sri Mulyani, Sahabat Pegadaian. Apabila Sahabat ingin pengajuan pinjaman untuk keperluan usaha maka tersedia pembiayaan KUR Syariah. Saat ini terdapat KUR Super Mikro dengan pinjaman mulai dari Rp1.000.000 hingga Rp10.000.000 dan KUR Mikro dengan pinjaman di atas Rp10.000.000 hingga Rp50.000.000. Jika belum pernah melakukan pengajuan KUR Syariah di Pegadaian silakan pengajuan KUR Super Mikro. Perihal pengajuan KUR Super Mikro Pegadaian silakan untuk mengunjungi kantor cabang Pegadaian konvensional atau syariah terdekat dengan persyaratan sebagai berikut: Persyaratan Dokumen 1. Fotokopi KTP 2. Kartu Keluarga 3. Surat nikah bagi calon rahin yang telah menikah 4. Keterangan domisili apabila berbeda dengan KTP 5. Memiliki rumah tinggal tetap yang di buktikan dengan PBB, SHM/SHGB 6. Fotokopi nomor induk usaha atau surat keterangan izin usaha 7. Surat Keterangan Usaha mikro yang di terbitkan RT/RW, Kelurahan atau desa 8. Fotokopi rekening listrik/air/telepon 9. Rencana anggaran dan biaya pengajuan pembiayaan 10. Melampirkan nomor NPWP dan Nomor NITKU (Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha) 11. Usia 17 dan maksimal 65 tahun pada jatuh tempo Syarat & Ketentuan 1. Pengajuan pinjaman KUR bisa melalui di Outlet Pegadaian Konvensional, Outlet Pegadaian Syariah, website https://pinjaman.pegadaian.co.id/, dan Agen Pemasaran. Estimasi pencairan KUR di Agen Pegadaian maksimal 7 hari kerja. 2. Target pasar (super mikro) untuk yang tersedia saat ini 3. Hanya kebutuhan produktif saja tidak untuk konsumtif 4. Wajib memiliki tempat tinggal tetap 5. Tidak menggunakan agunan untuk pengajuannya (yang dijadikan agunan menilai usahanya. mengikuti Permenko) 6. Pengajuan 5 KM dari tempat usaha, jika tempat usaha dan rumah berbeda bisa kecabang dulu buat nanti ditanyakan ke divisi syariah biasanya ada pengecualian 7. Usaha hanya bisa dilakukan offline dan online, terkait usaha online juga dapat di biayai dengan di lakukan pengecekan terlebih dahulu oleh petugas terkait usaha harus memiliki pendapatan harian, bulanan 8. Jika nasabah sebelumnya sudah pinjaman kelas tertinggi pada KUR maka nasabah tidak bisa turun kelas (contoh nasabah sudah pernah pinjaman KUR khusus dan mau turun kelas pinjaman KUR Super Mikro) 9. Nasabah bisa mengajukan KUR beberapa kali dengan ketentuan untuk pinjaman sebelumnya harus dilakukan pelunasan terlebih dahulu dikarenakan adanya proses survey kembali dan pengecekan kolektibilitas nasabah. 10. Nasabah di KUR tidak mendapatkan asuransi jiwa atau asuransi pinjaman 11. Nasabah tidak boleh dikenakan biaya apapun kecuali biaya meterai, maka dari itu nasabah akan mendapatkan full sesuai pinjamannya 12. Pencairan bisa dilakukan secara tunai atau transfer 13. Maksimal 3 hari dari pengajuan berkas untuk dilakukan survei, nasabah akan dilakukan pengecekan saat nasabah berada di outlet untuk mengetahui bisa atau tidaknya pengajuan 14. Harus pengajuan ulang jika nasabah sudah lunas ingin melakukan pengajuan kembali 15. Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan. -Esmi

Bisakah pinjam modal sebesar 150 juta untuk meneruskan membangun toko...pondasi sudah ready siap bangun toko yang akan di bangun ukuran 3.5 x 9.5 m sebanyak 6 ruang....lokasi sudah ramai...toko akan di kontrakan semuanya dg besaran Rp 13.500.000 / tahun / ruang...tenor waktu 2 tahun

Hai Taufiq Aof, Sahabat Pegadaian. Apabila ingin melakukan pengajuan pinjaman di Pegadaian dapat dilakukan, salah satunya dengan menggunakan agunan BPKB kendaraan. Jika saat ini sebagai pemilik usaha, bisa pengajuan Kupedes melalui kantor cabang terdekat. Berikut syarat dan ketentuan pengajuan Kupedes: 1. Warga Negara Indonesia (WNI) 2. Memiliki e-KTP 3. Usia nasabah 21 – 75 tahun 4. Memiliki NPWP 5. Domisili tetap 6. Memiliki usaha yang tidak dilarang pemerintah 7. Lolos screening SID dan DHN 8. Jarak lokasi usaha nasabah dengan outlet Pegadaian maksimal 15 km atau 1 jam perjalanan darat 9. Memiliki SIUP, TDP, NIB, SKU 10. Memiliki usaha yang layak dan sudah berjalan minimal 2 tahun 11. Tarif sewa modal 0,90% – 1,33% 12. Uang pinjaman mulai dari Rp20.100.000 hingga Rp500.000.000 13. Jangka waktu pinjaman 12 – 60 bulan 14. Taksiran Kupedes maksimal 75% 15. Pembayaran Kupedes bisa melalui outlet Pegadaian atau secara online melalui aplikasi Tring! by Pegadaian, transfer bank dll 16. Agunan kendaraan roda 2 usia maksimal kendaraan 10 tahun dari berakhirnya kredit 17. Agunan kendaraan roda 4/6/8/10 pelat hitam/putih/hijau maksimal 25 tahun. Pelat kuning 15 tahun dengan tambahan dokumen izin trayek. 18. Agunan SHPTU harus berakhir 12 bulan sebelum masa berlaku berakhir 19. Agunan alat produksi maksimal 10 tahun 20. Agunan persediaan dihitung nilai ekonomisnya 21. Proses kredit 3-7 hari kerja 22. Denda maksimal 4% per 30 hari Perihal informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami melalui WhatsApp PEVITA di nomor 0811-1150-0569 atau email [email protected]. Sebagai informasi jika menghubungi WhatsApp PEVITA silakan tekan "Menu Utama" dan pilih "Aduan (Live Agent)" agar langsung terhubung dengan agent WhatsApp. -Nuha

Apakah bisa menggadaikan bpkb motor hanya pinjam 10 juta motor vario 150 tahun 2019

Hai Budianto, Sahabat Pegadaian. Apabila ingin melakukan pengajuan gadai BPKB kendaraan dengan nominal pinjaman Rp10.000.000 dapat diajukan namun dipastikan memiliki usaha yang telah berjalan minimal 2 tahun. Kami informasikan untuk pengajuan gadai BPKB Kendaraan dapat menggunakan produk Kreasi Ultra Mikro dengan persyaratan sebagai berikut : 1. Memiliki e-KTP 2. Memiliki usaha utama yang sudah berjalan 2 tahun dan tidak dilarang pemerintah/perusahaan 3. Usia minimal 18 tahun atau telah menikah dan usia maksimal 75 tahun 4. Domisili tetap 5. Memiliki usaha yang telah berjalan minimal 2 tahun dilengkapi dengan Surat Perizinan Usaha (SIUP/TDP/NIB/SKU). -Uang pinjaman di bawah Rp10.000.000 cukup melampirkan SKU dari kelurahan/setingkat. -Uang pinjaman di atas Rp10.000.000 diharuskan memiliki perizinan usaha atau SKU dari kelurahan/setingkat 6. Agunan kendaraan roda 2 usia maksimal kendaraan 15 tahun dari berakhirnya kredit. Agunan kendaraan roda 4/6/8/10 plat hitam/putih/hijau maksimal 25 tahun. Plat kuning 15 tahun dengan tambahan dokumen izin trayek. 7. Agunan SHPTU harus berakhir 12 bulan sebelum masa berlaku berakhir 8. Agunan alat produksi maksimal 10 tahun 9. Agunan persediaan dihitung nilai ekonomisnya 10. Jarak maksimal tempat usaha ke kantor Cabang Pegadaian adalah 15 KM atau 1 jam perjalanan 11. Menyerahkan dokumen, meliputi: -Foto nasabah -Foto KTP nasabah dan pasangan/keluarga dalam satu Kartu Keluarga -Foto Kartu Keluarga -Foto jaminan -Foto usaha -Foto tempat tinggal. -Mita

Apakah bisa pinjam 20 juta untuk modal usaha dikampung gadaikan BPKB motor beat tahun 2019

Hai Rozila, Sahabat Pegadaian. Bisa ya. Kami informasikan terkait pengajuan gadai BPKB kendaraan untuk keperluan usaha silakan ke cabang Pegadaian terdekat maksimal 15 km atau 1 jam perjalanan dari tempat tinggal dan tempat usaha. Untuk syarat dan ketentuan sebagai berikut: 1. Agunan kendaraan roda 2 usia maksimal kendaraan 15 tahun dari berakhirnya kredit 2. Memiliki usaha utama yang sudah berjalan 2 tahun dan tidak dilarang pemerintah/perusahaan. 3. Usia minimal 18 tahun atau telah menikah dan usia maksimal 75 tahun 4. Domisili tetap 5. Memiliki usaha yang telah berjalan minimal 2 tahun dilengkapi dengan Surat Perizinan Usaha (SIUP/TDP/NIB/SKU). a. Uang pinjaman di bawah Rp10.000.000 cukup melampirkan SKU dari RT/RW setingkat b. Uang pinjaman di atas Rp10.000.000 diharuskan memiliki perizinan usaha atau SKU dari kelurahan/setingkat 6. Menyerahkan dokumen, meliputi: a. Foto nasabah b. Foto KTP nasabah dan pasangan/keluarga dalam satu Kartu Keluarga c. Foto Kartu Keluarga d. Foto jaminan e. Foto usaha f. Foto tempat tinggal. -Esmi

Bisa kah pinjamkan uang sebesar 15 juta untuk membangun bisnis tanpa menggunakan agunan

Hai Iqbal Farabi, Sahabat Pegadaian. Kami informasikan apabila Sahabat ingin pengajuan pinjaman untuk keperluan usaha tanpa agunan maka tersedia pembiayaan KUR Syariah. Saat ini terdapat KUR Super Mikro dengan pinjaman mulai dari Rp1.000.000 hingga Rp10.000.000 dan KUR Mikro dengan pinjaman di atas Rp10.000.000 hingga Rp50.000.000. Jika belum pernah melakukan pengajuan KUR Syariah di Pegadaian silakan pengajuan KUR Super Mikro ya. Untuk pengajuan KUR Super Mikro silakan dapat mengunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat dengan persyaratan sebagai berikut : 1. KUR Super Mikro diberikan kepada Rahin dengan jumlah pembiayaan paling banyak Rp10.000.000 2. Jangka waktu pembiayaan KUR Super Mikro adalah 12, 18, 24 dan 36 bulan untuk pembiayaan modal kerja atau investasi 3. Mu’nah per bulan = 0.098 % perbulan (setara dengan 0.14 % dari Marhun Bih) 4. Calon Rahin belum pernah menerima Pembiayaan KUR atau pembiayaan Program Pemerintah lainnya 5. Memiliki usaha telah berjalan minimal 6 bulan 6. Lokasi usaha berada dalam radius jarak maksimal 5 KM dari lokasi outlet penyelenggara Mikro. Berikut untuk persyaratan dokumen yang diperlukan untuk pengajuan KUR Super Mikro : 1. Fotokopi KTP 2. Kartu Keluarga 3. Surat nikah bagi calon rahin yang telah menikah 4. Surat Keterangan Domisili apabila berbeda dengan KTP 5. Memiliki rumah tinggal tetap yang di buktikan dengan PBB, SHM atau SHGB 6. Fotokopi nomor induk usaha atau surat keterangan izin usaha 7. Surat Keterangan Usaha mikro yang di terbitkan RT/RW, Kelurahan atau desa 8. Fotokopi rekening listrik/air/telepon 9. Rencana anggaran dan biaya pengajuan pembiayaan 10. Nomor NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan Nomor NITKU (Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha). -Esmi

Halo apakah bisa pinjam 250jt dengan agunan surat tanah yang ada diluar kota?

Hai Etik, Sahabat Pegadaian. Bisa ya apabila masih dalam satu area kantor wilayah Pegadaian. Silakan dapat melakukan konfirmasi atau pengajuan ke cabang Pegadaian maksimal 15 km dari lokasi tanah/usaha ya Sahabat. Perihal tersebut karena dalam proses pengajuan perlu dilakukan survei ke lokasi tanah dan lokasi usaha Sahabat. Kami informasikan untuk gadai sertifikat rumah atau tanah produktif seperti pertanian, perkebunan, kontrakan, kost-kostan dan peternakan pengajuannya bisa di seluruh kantor cabang Pegadaian. Namun yang bisa mengajukan gadai ini hanya petani dan pengusaha. Berikut persyaratannya: 1. Fotokopi identitas diri (KTP). 2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan buku nikah. 3. Fotokopi Pembayaran PBB Terakhir. 4. Fotokopi Surat Keterangan Usaha (SKU). 5. Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) (Jika pinjaman dibawah atau kurang dari Rp100.000.000 (tidak masalah tidak ada IMB)). 6. Sertifikat Asli : SHM (Surat Hak Milik) / SHGB (Surat Hak Guna Bangunan). 7. Pencairan Maksimal 70%. 8. Biaya sebelum akad : Biaya Pengecekan Keaslian Sertifikat di BPN (Rp50.000 - Rp300.000). 9.Biaya setelah akad : 1) Administrasi (Rp70.000). 2) Imbal Jasa Kafalah (Asuransi) : Diganti uang tanggungan jika meninggal alami / Kecelakaan. 3) Biaya pengurusan SKMHT/Notaris (Rp350.000 - Rp700.000). 4) Biaya Pengurusan APHT dan SHT (bila diperlukan). 10. Lebar Jalan Rumah Minimal Dapat Dimasuki Oleh Kendaraan Roda Dua. 11. Jarak Minimal 20 meter dari Sutet. 12. Tanah produktif atau tanah beserta bangunan (tidak bisa tanah kosong). 13. Prosesnya membutuhkan minimal 7 hari kerja untuk pencairan. 14. Pinjaman Rp5.000.000 - Rp200.000.000. 15. Mu’nah 0,70% dikali taksiran. 16. Tersedia jangka waktu 12, 18, 24, 36, 48 dan 60 Bulan. -Puji

Bagus

Hai Wahyudi Romadona, Sahabat Pegadaian. Terima kasih sudah membaca artikel kami dan terima kasih atas apresiasinya. Nantikan artikel menarik kami selanjutnya, semoga sehat selalu Sahabat. -Esmi

Sya butuh pinjaman buat modal usaha perdagangan

Hai Zulkifli T Goi, Sahabat Pegadaian. Apabila ingin melakukan pengajuan pinjaman untuk modal usaha bisa pengajuan KUR Syariah yaitu produk pinjaman kepada Rahin (nasabah) yang memiliki usaha produktif untuk pengembangan usahanya dalam jangka waktu tertentu. Perihal pengajuan KUR Syariah Pegadaian silakan untuk mengunjungi kantor cabang Pegadaian konvensional atau syariah terdekat dengan persyaratan sebagai berikut: 1. KUR Super Mikro diberikan kepada rahin dengan jumlah pembiayaan paling banyak Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) 2. Jangka waktu pembiayaan KUR Super Mikro adalah 12, 18, 24 dan 36 bulan untuk pembiayaan modal kerja atau investasi 3. Mu'nah 0,098% per bulan (setara dengan 0.14% dari marhun bih) 4. Calon rahin belum pernah menerima pembiayaan KUR atau pembiayaan program Pemerintah lainnya 5. Memiliki usaha telah berjalan minimal 6 bulan 6. Memiliki usaha yang sah menurut syariat Islam dan Undang-Undang yang berlaku 7. Calon rahin adalah pengusaha super mikro/pengusaha mikro/pengusaha kecil 8. Wajib dilakukan pengecekan SLIK/SID dan SIKP 9. Lokasi usaha berada dalam radius jarak maksimal 5 km dari lokasi outlet penyelenggara Mikro. Berikut untuk persyaratan dokumen yang diperlukan untuk pengajuan KUR Syariah di Pegadaian: 1. Fotokopi KTP 2. Kartu Keluarga 3. Surat nikah bagi calon rahin yang telah menikah 4. Keterangan domisili apabila berbeda dengan KTP 5. Memiliki rumah tinggal tetap yang di buktikan dengan PBB, SHM/SHGB 6. Fotokopi Nomor Induk Berusaha atau Surat Keterangan Izin Usaha 7. Surat Keterangan Usaha mikro yang di terbitkan RT/RW, Kelurahan atau Desa 8. Fotokopi rekening listrik/air/telepon 9. Rencana anggaran dan biaya pengajuan pembiayaan 10. Melampirkan nomor NPWP dan Nomor NITKU (Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha). -Puji

Apakah saya bisa pinjam 3 juta untuk biaya RS saya sangat butuh karna mendesak

Hai Olivia, Sahabat Pegadaian. Bisa ya. Jika Sahabat berprofesi sebagai pemilik usaha maka bisa melakukan pengajuan KUR Syariah di Pegadaian. Saat ini terdapat KUR Super Mikro dengan pinjaman mulai dari Rp1.000.000 hingga Rp10.000.000 dan KUR Mikro dengan pinjaman di atas Rp10.000.000 hingga Rp50.000.000. Jika belum pernah melakukan pengajuan KUR Syariah di Pegadaian silakan pengajuan KUR Super Mikro. Perihal pengajuan KUR Super Mikro Pegadaian silakan untuk mengunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat dengan persyaratan sebagai berikut : 1. KUR Super Mikro diberikan kepada Rahin dengan jumlah pembiayaan paling banyak Rp10.000.000 2. Jangka waktu pembiayaan KUR Super Mikro adalah 12, 18, 24 dan 36 bulan untuk pembiayaan modal kerja atau investasi 3. Mu’nah per bulan = 0.098 % perbulan (setara dengan 0.14 % dari Marhun Bih) 4. Calon Rahin belum pernah menerima Pembiayaan KUR atau pembiayaan Program Pemerintah lainnya 5. Memiliki usaha telah berjalan minimal 6 bulan 6. Lokasi usaha berada dalam radius jarak maksimal 5 KM dari lokasi outlet penyelenggara Mikro. Berikut untuk persyaratan dokumen yang diperlukan untuk pengajuan KUR Super Mikro : 1. Fotokopi KTP 2. Kartu Keluarga 3. Surat nikah bagi calon rahin yang telah menikah 4. Surat Keterangan Domisili apabila berbeda dengan KTP 5. Memiliki rumah tinggal tetap yang di buktikan dengan PBB, SHM atau SHGB 6. Fotokopi nomor induk usaha atau surat keterangan izin usaha 7. Surat Keterangan Usaha mikro yang di terbitkan RT/RW, Kelurahan atau desa 8. Fotokopi rekening listrik/air/telepon 9. Rencana anggaran dan biaya pengajuan pembiayaan 10. Nomor NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan Nomor NITKU (Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha). -Esmi

Saya butuh dana 10 juta,Saya punya usaha,namum belum memiliki SKU,apakah bisa meminjam ?

Hai Firmansayah, Sahabat Pegadaian. Mohon maaf belum bisa ya. Jika saat ini Sahabat sedang membutuhkan dana sebagai modal usaha, saat ini tersedia produk Pegadaian KUR Syariah dipastikan apabila ingin melakukan pengajuan memiliki Surat Keterangan Usaha yang diterbitkan RT/RW, Kelurahan atau desa ya. Silakan dapat melakukan pengajuan pembuatan SKU terlebih dahulu. Untuk syarat dan ketentuan lain terkait pengajuan KUR Syariah sebagai berikut : 1. KUR Super Mikro diberikan kepada Rahin dengan jumlah pembiayaan paling banyak Rp10.000.000 2. Jangka waktu pembiayaan KUR Super Mikro adalah 12, 18, 24 dan 36 bulan untuk pembiayaan modal kerja atau investasi 3. Mu’nah per bulan = 0.098 % perbulan (setara dengan 0.14 % dari Marhun Bih) 4. Calon Rahin belum pernah menerima Pembiayaan KUR atau pembiayaan Program Pemerintah lainnya 5. Memiliki usaha telah berjalan minimal 6 bulan 6. Lokasi usaha berada dalam radius jarak maksimal 5 KM dari lokasi outlet penyelenggara Mikro. Berikut untuk persyaratan dokumen yang diperlukan untuk pengajuan KUR Super Mikro : 1. Fotokopi KTP 2. Kartu Keluarga 3. Surat nikah bagi calon rahin yang telah menikah 4. Surat Keterangan Domisili apabila berbeda dengan KTP 5. Memiliki rumah tinggal tetap yang di buktikan dengan PBB, SHM atau SHGB 6. Fotokopi nomor induk usaha atau surat keterangan izin usaha 7. Surat Keterangan Usaha mikro yang di terbitkan RT/RW, Kelurahan atau desa 8. Fotokopi rekening listrik/air/telepon 9. Rencana anggaran dan biaya pengajuan pembiayaan 10. Nomor NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan Nomor NITKU (Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha). -Zelin

