Pangsa Pasar: Jenis, Cara Menghitung, dan Strateginya

Oleh Pegadaian dalam Wirausaha

13 July 2026
Bagikan :
image detail artikel

Pangsa pasar adalah indikator penting yang menunjukkan seberapa besar kontribusi penjualan sebuah perusahaan dibandingkan total penjualan dalam suatu industri.

Bagi pelaku usaha, memahami pangsa pasar dapat membantu menyusun strategi bisnis yang lebih efektif dan memenangkan persaingan.

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, mengetahui posisi perusahaan di pasar menjadi hal yang sangat penting.

Dengan memahami pangsa pasar, kamu bisa menilai kekuatan bisnis sekaligus menemukan peluang untuk berkembang lebih cepat. Untuk mempelajarinya lebih lanjut, mari simak pembahasan di bawah ini.

Pengertian Pangsa Pasar

Market share atau pangsa pasar adalah persentase penjualan suatu perusahaan dibandingkan dengan total penjualan seluruh perusahaan dalam industri yang sama pada periode tertentu.

Secara sederhana, pangsa pasar menggambarkan seberapa besar dominasi dalam suatu bisnis di pasar.

Semakin besar pangsa pasar yang dimiliki, semakin kuat posisi perusahaan dibandingkan para pesaingnya.

Selain pangsa pasar, terdapat pula saluran distribusi yang berperan menyalurkan produk hingga sampai ke tangan konsumen. Efektivitas distribusi ini turut memengaruhi besarnya penjualan dan market share perusahaan.

Sebagai contoh, jika toko pakaian A di suatu kota memiliki penjualan lebih tinggi dibanding toko lain, maka toko tersebut memiliki pangsa pasar yang lebih besar. Data ini dapat digunakan untuk mengukur dominasi bisnis baik secara regional maupun nasional.

Baca juga: Segmentasi Pasar: Arti, Jenis, Tujuan, Manfaat, & Caranya

Jenis Pangsa Pasar

Sebelum memahami manfaatnya, penting juga untuk mengetahui bahwa pangsa pasar terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda. Berikut penjelasannya:

1. Volume Market Share

Volume market share mengacu pada jumlah unit produk yang berhasil dijual perusahaan dibandingkan total unit produk yang terjual dalam industri tersebut.

Jenis pangsa pasar ini biasanya digunakan untuk mengukur seberapa besar penguasaan perusahaan berdasarkan volume penjualan produk, bukan berdasarkan nilai uang.

2. Value Market Share

Value market share merupakan persentase nilai penjualan perusahaan dibandingkan total nilai penjualan seluruh industri.

Jenis ini lebih menitikberatkan pada pendapatan yang diperoleh perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan dengan produk premium sering kali memiliki value market share tinggi meskipun volume penjualannya lebih kecil.

Manfaat Pangsa Pasar

Pangsa pasar juga membantu perusahaan mengambil keputusan strategis untuk pertumbuhan jangka panjang. Berikut beberapa manfaat penting dari mengetahui pangsa pasar:

1. Mengembangkan Segmentasi Pelanggan

Persentase pangsa pasar yang tinggi menunjukkan bahwa strategi pemasaran dan segmentasi pelanggan telah berjalan dengan baik.

Data ini membantu perusahaan memahami karakteristik konsumen sehingga lebih mudah memperluas pasar dan membangun loyalitas pelanggan baru.

2. Meningkatkan Reputasi Perusahaan

Perusahaan yang konsisten menjadi market leader biasanya memperoleh kepercayaan lebih besar dari masyarakat.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan citra perusahaan dan membuat calon pelanggan lebih yakin untuk menggunakan produk atau layanannya.

3. Identifikasi Kinerja Bisnis

Pangsa pasar merupakan indikator yang menunjukkan posisi perusahaan dibandingkan kompetitor dalam industri yang sama.

Jika persentase market share meningkat, hal itu menjadi sinyal bahwa strategi bisnis yang diterapkan berhasil dan perusahaan berkembang dengan baik.

4. Memaksimalkan Performa

Informasi pangsa pasar dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk maupun pelayanan.

Baik perusahaan besar maupun kecil dapat memanfaatkan data ini untuk memperkuat daya saing dan mempertahankan pelanggan.

Setelah memahami manfaatnya, kamu juga perlu mengetahui cara menghitung pangsa pasar agar dapat mengukur posisi bisnis secara akurat.

Cara Menghitung Pangsa Pasar

Untuk menghitung pangsa pasar, gunakan rumus sederhana berikut ini:

Rumus Pangsa Pasar = (Penjualan Perusahaan ÷ Total Penjualan Pasar) × 100%

Keterangan:

  • Penjualan perusahaan: Total pendapatan perusahaan dalam periode tertentu.
  • Total penjualan pasar: Total penjualan seluruh perusahaan dalam industri yang sama.


Sebagai contoh, perusahaan B mencatat penjualan sebesar Rp8 miliar dalam satu tahun. Sementara itu, total penjualan industri mencapai Rp40 miliar. Maka, perhitungannya adalah:

Pangsa Pasar = (Rp8 miliar ÷ Rp40 miliar) × 100% = 20%

Artinya, perusahaan B berhasil menguasai 20% dari total pasar industri tersebut. Dengan mengetahui hasil ini, perusahaan dapat merancang strategi untuk meningkatkan daya saingnya.

Baca juga: Market Cap: Definisi, Jenis, Cara Hitung, Hingga Contohnya

Dampak Pangsa Pasar pada Bisnis

Pangsa pasar dapat memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan perusahaan, terutama pada industri yang pertumbuhannya cenderung lambat.

Perusahaan dengan market share besar biasanya memiliki posisi tawar lebih kuat, efisiensi operasional lebih baik, dan kemampuan bertahan menghadapi persaingan.

Namun, pada industri yang berkembang cepat, pangsa pasar sering berubah karena banyak pemain baru yang masuk ke pasar.

Faktor ekonomi seperti daya beli masyarakat, inflasi, dan tren pasar juga memengaruhi besarnya pangsa pasar.

Semakin tinggi penjualan perusahaan, maka semakin besar pula peluang untuk memperluas pangsa pasar.

Strategi Efektif untuk Memperluas Pangsa Pasar

Berikut beberapa strategi yang dapat dilakukan perusahaan untuk memperbesar pangsa pasar dan memenangkan persaingan bisnis:

1. Menjaga Inovasi agar Bisnis Tetap Relevan

Dunia bisnis terus berubah sehingga perusahaan harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan konsumen.

Mengembangkan produk baru dan mengikuti tren pasar dapat membantu bisnis tetap relevan di tengah persaingan yang ketat.

2. Membangun Semangat dan Produktivitas Tim

Karyawan yang termotivasi cenderung menghasilkan produk berkualitas tinggi. Lingkungan kerja yang positif juga mendorong inovasi sehingga perusahaan mampu bersaing lebih efektif.

3. Fokus pada Pasar Niche

Menargetkan segmen pasar yang lebih spesifik memungkinkan perusahaan memahami kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam.

Strategi ini membantu meningkatkan loyalitas pelanggan dan memperkuat posisi bisnis dalam segmen tertentu.

4. Menciptakan Identitas Merek yang Berbeda

Brand yang unik lebih mudah dikenali dan diingat oleh konsumen. Ketika perusahaan memiliki keunggulan yang jelas dibanding kompetitor, peluang meningkatkan penjualan pun menjadi lebih besar.

5. Mengutamakan Kepuasan Pelanggan

Menjaga hubungan baik dengan pelanggan lama sama pentingnya dengan mendapatkan pelanggan baru.

Pelayanan yang cepat, komunikasi personal, dan pengalaman positif dapat meningkatkan retensi pelanggan serta menghasilkan promosi dari mulut ke mulut.

Pada akhirnya, mendominasi pangsa pasar bukan hanya soal memiliki produk unggulan. Modal usaha yang memadai juga menjadi faktor penting untuk memperluas bisnis dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

Bagi pelaku UMKM yang ingin memperluas bisnis tanpa mengorbankan prinsip syariah, KUR Syariah Pegadaian dapat menjadi solusi pembiayaan yang tepat.

KUR Syariah Pegadaian memiliki berbagai keunggulan, yaitu sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional MUI, proses pencairannya cepat, bisa diajukan langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat.

Selain itu, pengajuan tidak dikenakan biaya administrasi. Mu’nah atau biaya pemeliharaan juga terjangkau sehingga cocok bagi UMKM yang ingin berkembang lebih agresif. Terdapat dua skema pembiayaan yang tersedia, yaitu:

  • Skema Super Mikro: Menawarkan pinjaman Rp1 juta–Rp10 juta dengan tarif setara mulai 3% per tahun.
  • Skema Mikro: Menyediakan pinjaman Rp10 juta–Rp50 juta dengan tarif mulai 6% per tahun.


Dengan dukungan modal yang tepat dari KUR Syariah Pegadaian, pelaku usaha dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperbesar peluang meraih pangsa pasar yang lebih luas.

Baca juga: Mengenal Retensi: Pengertian, Contoh, dan Strateginya

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved