Franchise: Pengertian, Sistem Kerja, dan Keuntungannya

Oleh Pegadaian dalam Wirausaha

25 October 2026
Bagikan :
image detail artikel

Memahami bahwa franchise adalah model bisnis yang memungkinkanmu menjalankan usaha dengan merek dan sistem yang sudah ada bisa membantu menyusun strategi lebih matang.

Apabila kamu berencana memanfaatkan peluang usaha franchise, pahami sistem kerja, keuntungan, contoh, hingga solusi modalnya dalam artikel ini.

Apa Itu Bisnis Franchise?

Secara sederhana, franchise merupakan pola pengembangan usaha yang memungkinkan seseorang membuka bisnis dengan mengikuti identitas, konsep, dan tata kelola dari brand yang sudah berjalan.

Pihak yang menjalankan usaha disebut franchisee, sedangkan pemilik konsep dan merek disebut franchisor.

Hak untuk menggunakan konsep sekaligus identitas bisnis tersebut tidak diberikan secara cuma-cuma.

Mitra biasanya perlu memenuhi biaya yang telah ditetapkan, baik berupa pembayaran awal maupun kewajiban berkala selama masa kerja sama.

Dalam praktiknya, franchise sebenarnya dapat dibedakan berdasarkan seberapa luas sistem bisnis yang diberikan.

Ada yang menyediakan paket usaha secara menyeluruh, tetapi ada juga yang lebih menitikberatkan pada hak untuk memasarkan produk tertentu, seperti ini:

  • Business Format Franchise: Mitra mengikuti paket bisnis yang lebih lengkap, termasuk identitas merek, tata cara operasional, standar pelayanan, dan konsep pemasaran.
  • Product Distribution Franchise: Kerja sama lebih berfokus pada hak mitra untuk memasarkan produk dari pemilik merek melalui jaringan distribusi yang telah ditentukan.


Sistem Kerja Bisnis Franchise

Cara model bisnis ini berjalan pada dasarnya adalah franchisor yang menyediakan cetak biru bisnis, sedangkan franchisee menjadi pihak yang menjalankan operasional cabang sesuai standar yang telah ditetapkan.

Secara umum, alurnya dimulai dari perjanjian kerja sama, transfer pengetahuan, persiapan lokasi, pembukaan usaha, hingga pengawasan operasional secara berkala.

Dalam kerja sama ini terdapat dua pihak utama, yaitu franchisor dan franchisee. Franchisor berperan sebagai pemegang merek sekaligus pengembang konsep usaha.

Sedangkan, franchisee merupakan mitra yang menginvestasikan modal serta mengelola unit bisnis berdasarkan ketentuan yang telah disepakati.

Di samping itu, aspek kekayaan intelektual juga menjadi salah satu fondasi penting dalam bisnis waralaba.

Bentuknya dapat berupa nama dan logo merek, desain, resep atau formula tertentu, materi pelatihan, hingga elemen lain yang menjadi identitas dan keunggulan bisnis.

Kemudian, komponen lain yang harus diketahui adalah franchise fee (biaya awal yang dibayarkan untuk memperoleh hak menjalankan bisnis franchise) serta royalty fee (pembayaran berkala kepada franchisor sesuai ketentuan perjanjian).

Dari penjelasan berbagai komponen tersebut, kamu bisa melihat bahwa pengelola franchise tidak hanya membeli nama merek, tetapi juga memperoleh sistem dan dukungan untuk menjalankannya.

Baca juga: Mengenal Franchise atau Waralaba. Kenali Strateginya Agar Tetap Cuan!

Keuntungan Bisnis Franchise

Menjalankan franchise memberikan manfaat bagi kedua pihak. Franchisor dapat memperluas jaringan bisnis, sedangkan franchisee memperoleh kesempatan untuk menjalankan usaha dengan konsep yang telah dikembangkan sebelumnya. Berikut penjelasannya:

Keuntungan bagi Franchisor (Pemberi Waralaba)

Bagi pemilik merek, waralaba dapat menjadi cara untuk memperluas jangkauan bisnis melalui kerja sama dengan mitra di berbagai daerah. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain:

  • Jaringan Usaha Bertambah: Brand dapat hadir di lebih banyak lokasi tanpa seluruh unit harus dikelola langsung oleh kantor pusat.
  • Sumber Pemasukan Tambahan: Franchisor memperoleh pendapatan berdasarkan biaya dan skema imbalan yang tercantum dalam perjanjian.
  • Merek Semakin Dikenal: Keberadaan unit di berbagai wilayah dapat memperluas jangkauan konsumen.
  • Operasional Lebih Berskala: Pertumbuhan jaringan dapat meningkatkan volume kebutuhan produk dan memperkuat posisi bisnis dalam rantai pasok.


Keuntungan bagi Franchisee (Penerima Waralaba)

Dari sisi mitra, franchise dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin memulai usaha tanpa harus membangun fondasinya sendiri. Beberapa manfaat yang bisa diperoleh yaitu:

  • Lebih Mudah Memulai Operasional: Berbagai prosedur dan kebutuhan bisnis biasanya sudah memiliki panduan.
  • Memanfaatkan Reputasi Brand: Nama yang sudah memiliki pelanggan dapat membantu usaha baru lebih cepat dikenali.
  • Ada Arahan dari Pusat: Mitra dapat memperoleh pembekalan dan pendampingan sesuai kebijakan franchisor.
  • Pengadaan Lebih Terarah: Kebutuhan produk, bahan, atau perlengkapan dapat mengikuti mekanisme yang telah ditentukan dalam jaringan franchise.


Baca juga: Untung Rugi Berbisnis Franchise yang Perlu Kamu Perhatikan!

Contoh Bisnis Franchise

Contoh franchise dapat ditemukan di berbagai bidang usaha. Pilihannya tidak hanya terbatas pada kuliner, tetapi juga mencakup layanan otomotif, perdagangan ritel, hingga jasa pengiriman. Berikut beberapa contohnya:

  • Kuliner: KFC, McDonald's, Pizza Hut, Kebab Turki Baba Rafi, Geprek Bensu, Sabana Fried Chicken, dan Bakso Benhil.
  • Minuman: Kopi Janji Jiwa, Kopi Kulo, Kopi Lain Hati, Tomoro Coffee, Mixue Ice Cream & Tea, Es Teh Indonesia, dan Es Teh Solo.
  • Otomotif: Shop & Drive, Planet Ban, Dokter Mobil, Bengkel BOS, Scuto Nano Ceramic, dan SCT Motodetailing.
  • Ritel: Indomaret dan Alfamart.
  • Kurir dan Logistik: JNE Express, J&T Express, Lion Parcel, dan SiCepat.


Itulah pembahasan mengenai franchise, mulai dari pengertian, sistem kerja, keuntungan, hingga contoh bisnisnya.

Apabila kamu tertarik memulai usaha franchise, kesiapan modal menjadi salah satu hal penting yang perlu dipertimbangkan sejak awal.

Memahami bahwa franchise adalah model bisnis dengan sistem yang sudah disiapkan dapat membuat langkah usaha lebih terarah.

Namun, kebutuhan modal untuk memperoleh lisensi, menyiapkan lokasi, membeli perlengkapan, dan memenuhi kebutuhan operasional tetap perlu dipersiapkan dengan baik.

Jika membutuhkan tambahan modal, Gadai BPKB Pegadaian dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendukung kebutuhan usaha.

Melalui Gadai BPKB Pegadaian, kamu bisa memperoleh fasilitas pendanaan dengan jaminan BPKB kendaraan.

Selama masa kredit, kendaraan dengan BPKB yang digadaikan tetap dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk mendukung aktivitas bisnis.

Layanan ini juga cocok sebagai modal usaha, termasuk untuk membantu memenuhi kebutuhan modal franchise.

Skema pembayaran yang tersedia fleksibel, mulai dari pembayaran bulanan, sekali bayar di akhir periode kredit, hingga skema berjangka sesuai periode yang ditentukan.

Selain itu, tersedia pilihan jangka waktu yang beragam sehingga kamu dapat menyesuaikan pembiayaan dengan kemampuan dan kebutuhan usaha.

Persyaratannya secara umum, yaitu WNI, memiliki e-KTP, NPWP, usia minimal 21 tahun atau sudah menikah dan maksimal 75 tahun, domisili tetap, dan menjalankan usaha yang legal.

Calon nasabah juga perlu memenuhi proses screening yang berlaku, seperti usaha sudah berjalan minimal 1 tahun, memiliki NIB sebagai dokumen perizinan usaha, dan lokasi usaha maksimal sekitar 15 km atau 1 jam perjalanan darat dari outlet.

Pengajuan bisa dilakukan melalui aplikasi Tring! by Pegadaian dengan mengikuti tahapan dan proses verifikasi atau langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat sesuai arahan petugas.

Jadi, penuhi kebutuhan modal untuk memulai atau mengembangkan bisnis franchise dengan Gadai BPKB Pegadaian!

Baca juga: 6 Tips Sukses Memulai Usaha Franchise Bagi Pemula

Komentar (2)
image comment user
Mitra Bisnis Indonesia
460 hari yang lalu

Artikelnya sangat membantu, apalagi untuk pemula yang ingin mulai bisnis tapi masih bingung memilih model usaha yang aman. Saya juga pernah mengulas daftar franchise terpercaya dan cara konsultasi gratis di mitrabisnisindonesia.com — semoga bisa jadi referensi tambahan bagi pembaca lainnya.

Balas
image comment user
Customercare
448 hari yang lalu

Hai Mitra Bisnis Indonesia, Sahabat Pegadaian. Terima kasih atas respon positifnya. Nantikan artikel menarik kami selanjutnya, semoga sehat selalu Sahabat. -Sera

Balas

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved