10 Tips Membeli Motor Pertama agar Tidak Salah Pilih

Oleh Pegadaian dalam Keuangan

02 August 2026
Bagikan :
image detail artikel

Jika ingin membeli motor untuk pertama kalinya, sebaiknya jangan hanya memperhatikan model yang keren, tetapi juga memastikan kendaraan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Dengan persiapan yang tepat, kamu bisa mendapatkan motor yang nyaman digunakan, hemat biaya, sekaligus awet untuk jangka panjang.

Motor pertama sering menjadi kendaraan yang menemani berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, kuliah, hingga perjalanan sehari-hari.

Oleh karena itu, penting untuk memahami berbagai hal sebelum membeli agar keputusan yang diambil tidak membuatmu menyesal di kemudian hari.

Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga cara memilih motor pun tidak bisa disamakan. Simak artikel ini untuk mengetahui beberapa tips membeli motor pertama yang bisa kamu terapkan sebelum menentukan pilihan.

Tips Membeli Motor Pertama Kali

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli motor pertama. Mulai dari menentukan kebutuhan, membandingkan spesifikasi, hingga memperhitungkan biaya kepemilikan agar motor benar-benar sesuai dengan kebutuhanmu, berikut penjelasannya:

1. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Langkah pertama adalah menentukan tujuan penggunaan motor. Perkirakan rute dan jarak yang akan sering kamu tempuh karena kebutuhan motor untuk aktivitas harian tentu berbeda dengan kebutuhan motor untuk perjalanan jarak jauh.

Misalnya, jika motor digunakan untuk mobilitas di dalam kota, skuter matik yang irit bahan bakar bisa menjadi pilihan.

Sebaliknya, jika kamu sering bepergian antarkota, motor dengan kapasitas mesin lebih besar dan posisi berkendara yang nyaman akan lebih sesuai.

2. Pelajari Spesifikasi Kendaraan

Memilih motor pertama jangan sampai asal-asalan. Perhatikan detail teknis seperti kapasitas mesin, sistem pengereman, suspensi, serta fitur keamanan.

Selain itu, cari tahu juga teknologi yang digunakan, seperti sistem pengereman ABS, lampu LED, atau panel instrumen digital.

Setelah memahami spesifikasinya, pelajari cara perawatan motor tersebut agar performanya tetap optimal dan usia pakainya lebih panjang.

Baca juga: Over Kredit Mobil: Syarat, Cara Kerja, Keuntungan, & Risiko

3. Lakukan Perbandingan Harga dan Fitur

Setelah tahu apa yang kamu butuhkan, sekarang tentukan beberapa pilihan motor yang sesuai. Lakukan riset untuk mengetahui fitur yang ditawarkan masing-masing motor serta kesesuaian harganya.

Jangan hanya tergiur harga murah. Bandingkan juga konsumsi bahan bakar, biaya servis berkala, harga suku cadang, serta nilai jual kembali.

Dengan begitu, kamu bisa memperoleh motor yang tidak hanya sesuai dengan kebutuhan, tetapi juga menawarkan nilai terbaik sesuai dengan anggaran.

4. Kenali Kebutuhan Bahan Bakar

Saat memilih motor pertama, kamu harus ingat bahwa biaya transportasi kini akan beralih menjadi biaya bahan bakar.

Oleh karena itu, pilihlah motor yang terkenal hemat BBM agar pengeluaran harian tetap terkendali. Lalu, perhatikan juga jenis bensin yang direkomendasikan oleh pabrikan.

Motor yang menggunakan bahan bakar berkualitas akan memiliki performa yang lebih baik sekaligus membantu menjaga kondisi mesin dalam jangka panjang.

5. Pilih Dealer Resmi

Dealer motor resmi biasanya memberikan informasi lengkap mengenai spesifikasi, harga, garansi, hingga layanan purna jual.

Selain itu, dealer resmi juga menyediakan suku cadang asli, layanan servis sesuai standar pabrikan, serta program promo tertentu yang dapat menguntungkan pembeli. Jika sewaktu-waktu terjadi kendala, kamu akan lebih mudah mendapatkan bantuan.

6. Periksa Kondisi Kendaraan

Tips ini menjadi salah satu yang paling penting saat memilih motor pertama. Tidak sedikit orang yang memilih motor bekas karena harganya lebih terjangkau dan tetap layak digunakan.

Jika membeli motor bekas, periksa kondisi mesin, rangka, bodi, ban, sistem kelistrikan, serta kelengkapan surat-surat kendaraan.

Hitung juga estimasi biaya servis atau penggantian komponen agar kamu tidak mengeluarkan biaya besar setelah pembelian.

7. Ketahui Tempat Servis Terdekat

Sebelum membeli motor, cari tahu lokasi bengkel resmi maupun bengkel yang dekat dengan tempat tinggal atau tempat kerja. Hal ini akan memudahkanmu saat melakukan servis rutin maupun saat terjadi kerusakan mendadak.

Pastikan pula bengkel tersebut mudah mendapatkan suku cadang asli agar proses perawatan tidak memakan waktu lama. Servis berkala yang dilakukan secara rutin akan membantu menjaga performa dan keamanan motor.

8. Lakukan Test Ride

Kalau kamu sudah menentukan pilihan, jangan lupa melakukan test ride. Cobalah posisi duduk, kenyamanan jok, kemudahan mengoperasikan fitur, serta respons mesin saat dikendarai.

Perhatikan juga apakah tinggi jok sesuai dengan postur tubuhmu, posisi setang nyaman digenggam, dan kaki dapat menapak dengan baik saat berhenti. Test ride akan membantu memastikan motor benar-benar cocok sebelum dibeli.

Baca juga: Cara Bayar Pajak Motor di SAMSAT dan Secara Online

9. Perhatikan Proses Pembayaran

Meski sangat menyukai sebuah motor, kamu tetap harus menyesuaikannya dengan kondisi keuangan. Jangan sampai pembelian motor justru mengganggu kebutuhan utama atau menghabiskan seluruh tabungan.

Jika memilih sistem kredit, usahakan memberikan down payment (DP) yang lebih besar agar cicilan bulanan terasa lebih ringan.

Selain itu, pelajari juga besaran bunga, tenor, biaya administrasi, serta seluruh syarat dan ketentuan sebelum menandatangani perjanjian pembiayaan.

10. Asuransikan Motor

Setelah berhasil memiliki motor pertama, jangan lupa untuk memberikan perlindungan melalui asuransi. Perlindungan ini dapat membantu mengurangi risiko kerugian akibat kecelakaan, pencurian, maupun kerusakan akibat bencana.

Dengan asuransi, biaya tak terduga bisa lebih terkendali. Asuransi juga membantu menjaga nilai motor jika suatu hari nanti kamu berencana menjualnya kembali.

Membeli motor pertama memang membutuhkan pertimbangan matang, mulai dari spesifikasi hingga kesesuaian dengan anggaran.

Jika kamu sudah menemukan motor impian tetapi masih bingung terkait biayanya, maka #TenangSaja. Sebab, Pegadaian menghadirkan aplikasi Tring! by Pegadaian sebagai solusi yang efektif.

Melalui Tring! by Pegadaian, kamu bisa mengajukan Cicil Kendaraan dengan proses yang mudah, praktis, dan transparan.

Cicil Kendaraan merupakan pembiayaan kendaraan yang membantu kamu memiliki motor maupun mobil impian dengan cicilan ringan, tenor fleksibel, serta tetap sesuai dengan prinsip syariah.

Solusi pembiayaan dari Pegadaian ini cocok bagi kamu yang ingin segera memiliki kendaraan tanpa harus menunggu dana terkumpul dalam jumlah besar. Adapun beberapa keunggulan yang ditawarkan meliputi:

  • Sesuai prinsip syariah dan Fatwa DSN-MUI.
  • Proses pengajuan mudah dan fleksibel.
  • Mu'nah (tarif) pinjaman kompetitif.
  • Bebas memilih dealer sesuai kebutuhan.
  • Melayani pembiayaan kendaraan roda dua maupun roda empat.
  • Berlaku untuk kendaraan baru maupun bekas.


Kini, pengajuan Cicil Kendaraan dari Pegadaian dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Tring! by Pegadaian sehingga prosesnya menjadi lebih praktis dan efisien.

Namun, jika lebih nyaman mengajukan Cicil Kendaraan secara langsung, kamu juga bisa datang ke kantor cabang Pegadaian terdekat untuk mendapatkan informasi layanan sesuai kebutuhan.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, miliki motor pertama kamu melalui Cicil Kendaraan dari Pegadaian, dengan proses pengajuan yang mudah dan sesuai prinsip syariah!

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan: Ini Tarif & Cara Hitung Pajaknya

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved