Financial Wellness: Manfaat, Tahapan, dan Tips Mencapainya

Setiap orang tentu ingin merasa tenang saat berbicara soal keuangan. Tidak perlu khawatir saat ada kebutuhan mendadak, memiliki tabungan untuk mencapai tujuan tertentu, dan tetap bisa menikmati hasil kerja keras tanpa merasa terbebani masalah finansial.
Sayangnya, kondisi tersebut tidak terjadi begitu saja. Apalagi, kenaikan biaya hidup dan berbagai kebutuhan pokok yang terjadi belakangan ini membuat banyak orang perlu lebih cermat dalam mengelola keuangannya.
Karena itu, memiliki penghasilan saja tidak cukup. Kamu perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik agar kondisi finansial tetap sehat dan tujuan keuangan dapat tercapai. Konsep inilah yang dikenal dengan istilah financial wellness.
Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai pentingnya kesehatan finansial, manfaatnya, serta berbagai level yang dapat menjadi gambaran kondisi keuangan kamu saat ini.
Apa Itu Financial Wellness?
Secara umum, financial wellness adalah kondisi di mana seseorang merasa aman dan memiliki kendali terhadap keuangannya, baik untuk memenuhi kebutuhan saat ini maupun mempersiapkan kebutuhan di masa depan.
Kondisi ini mencerminkan kesejahteraan finansial yang memungkinkan seseorang menjalani kehidupan dengan lebih tenang tanpa dibayangi masalah keuangan secara terus-menerus.
Perlu dipahami, financial wellness tidak hanya ditentukan oleh besarnya penghasilan. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan mengelola keuangan secara bijak, mulai dari mengatur pengeluaran, menabung, berinvestasi, hingga mengelola utang dengan baik.
Dengan pengelolaan yang tepat, seseorang dapat membangun kondisi keuangan yang lebih sehat dan stabil.
Baca juga: 6 Cara Mencapai Tujuan Keuangan dengan Mudah dan Terarah
Mengapa Financial Wellness Penting?
Masalah keuangan sering kali tidak berhenti pada urusan uang saja. Ketika kondisi finansial sedang tidak baik-baik saja, dampaknya bisa terasa ke berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, hubungan dengan keluarga, hingga performa di tempat kerja.
Kesejahteraan finansial menjadi penting karena berkaitan dengan rasa aman dalam mengelola keuangan.
Ketika kondisi finansial lebih teratur, seseorang tidak hanya lebih mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga lebih siap menghadapi berbagai rencana dan tantangan di masa depan.
Sebaliknya, masalah keuangan yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai tekanan. Mulai dari sulit berkonsentrasi saat bekerja, meningkatnya tingkat stres, hingga terganggunya kualitas hidup secara keseluruhan.
Artinya, kesehatan finansial memiliki pengaruh yang jauh lebih luas daripada sekadar urusan pemasukan dan pengeluaran.
Selain itu, memiliki financial wellness juga membantu seseorang mengambil keputusan dengan lebih tenang.
Baik saat menghadapi kebutuhan mendadak, merencanakan pendidikan anak, membeli rumah, maupun mempersiapkan masa pensiun, semuanya dapat dilakukan dengan lebih terarah karena didukung kondisi keuangan yang lebih sehat.
Tahapan dalam Financial Wellness
Kesejahteraan finansial tidak dapat tercapai dalam satu langkah. Seiring dengan meningkatnya kemampuan mengelola keuangan, kamu biasanya akan melalui beberapa tahapan yang menunjukkan kondisi finansialmu.
Dengan memahami setiap level ini, kamu bisa mengetahui posisimu saat ini sekaligus menentukan langkah yang perlu dilakukan untuk mencapai kondisi keuangan yang lebih baik. Berikut ini tahapannya:
1. Survival
Survival merupakan tahap ketika sebagian besar pendapatan masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada level ini, kondisi keuangan cenderung rentan karena pengeluaran sering kali menghabiskan hampir seluruh pemasukan.
Bahkan, sebagian orang masih mengandalkan utang untuk menutup kebutuhan tertentu. Fokus utama pada tahap ini adalah menata kembali pengeluaran dan mulai menyisihkan dana untuk kebutuhan darurat.
2. Stability
Selanjutnya, memasuki level stability, kondisi keuangan mulai lebih terkendali. Pendapatan umumnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan rutin dan terdapat sisa dana yang dapat ditabung.
Meski demikian, kamu masih perlu memperkuat fondasi keuangan, terutama untuk membangun dana darurat dan mengelola kewajiban finansial agar tidak menjadi beban di kemudian hari.
3. Security
Pada tahap ini, kamu telah memiliki tingkat keamanan finansial yang lebih baik. Dana darurat sudah tersedia dan kebutuhan tak terduga dan dapat dihadapi tanpa terlalu mengganggu kondisi keuangan.
Selain itu, mulai ada upaya untuk mengembangkan aset melalui investasi serta menyusun rencana keuangan jangka panjang.
4. Independence
Level independence ditandai dengan kondisi keuangan yang semakin stabil dan fleksibel. Aset yang kamu miliki mulai berkembang dan sebagian dapat menghasilkan pendapatan tambahan.
Pada tahap ini, kamu memiliki ruang yang lebih besar untuk mengejar berbagai tujuan finansial, seperti mempersiapkan masa pensiun, mengembangkan usaha, atau mewujudkan target keuangan lainnya.
5. Abundance
Abundance merupakan tahap ketika kondisi finansial telah berada pada level yang sangat kuat. Aset dan sumber pendapatan yang kamu miliki mampu mendukung kebutuhan hidup secara berkelanjutan, bahkan melebihi kebutuhan sehari-hari.
Dengan kondisi tersebut, kamu dapat lebih fokus pada tujuan yang lebih luas, seperti berbagi dengan sesama, mendukung keuangan keluarga, atau membangun warisan finansial untuk generasi berikutnya.
Baca juga: 7 Tanda Keuangan Sehat dan Tipsnya, Yuk Cek Sekarang!
Tips Mencapai Financial Wellness
Setelah memahami pentingnya kesejahteraan finansial dan tahapannya, kamu mungkin telah menyadari bahwa membangun financial wellness bukan soal mengubah kondisi keuangan dalam waktu singkat.
Kondisi ini dapat terbentuk dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Berikut tips yang bisa kamu terapkan:
1. Tentukan Tujuan Keuangan yang Ingin Dicapai
Langkah pertama adalah mengetahui tujuan yang ingin dicapai, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan target yang jelas, kamu akan lebih mudah mengatur prioritas dan menyusun rencana keuangan.
2. Susun Anggaran dan Kelola Pengeluaran
Rencana anggaran yang tepat bisa membantu kamu mengetahui ke mana uang digunakan setiap bulannya. Dengan begitu, kamu bisa mengendalikan pengeluaran tanpa mengganggu kebutuhan penting maupun tujuan keuangan.
3. Biasakan Menabung dan Menyiapkan Dana Darurat
Selanjutnya, sisihkan sebagian pendapatan secara rutin untuk tabungan dan dana darurat. Langkah ini penting untuk membantu kamu menghadapi kebutuhan tak terduga tanpa mengganggu kondisi keuangan secara menyeluruh.
4. Kelola Utang dengan Bijak
Jika memiliki utang, usahakan untuk melunasinya sesuai rencana dan hindari menambah utang konsumtif yang tidak diperlukan. Pengelolaan utang yang baik dapat membantu menjaga kesehatan finansial dalam jangka panjang.
5. Mulai Berinvestasi dan Tingkatkan Literasi Keuangan
Selain menabung, pertimbangkan untuk mulai berinvestasi sesuai tujuan dan profil risiko. Di saat yang sama, terus tingkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan agar dapat mengambil keputusan finansial dengan lebih bijak.
Itulah penjelasan mengenai financial wellness dan alasan mengapa kondisi ini penting dibangun sejak dini. Semakin baik kamu dalam mengelola keuangan, semakin besar pula peluang untuk mencapai berbagai tujuan finansial tanpa harus khawatir berlebihan.
Sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, kamu juga bisa mulai membangun aset secara bertahap. Salah satu pilihan yang banyak dimanfaatkan adalah emas karena nilainya cenderung terjaga dalam jangka panjang.
Melalui layanan Emas Pegadaian di Pegadaian, kamu dapat mulai menabung emas dengan nominal mulai dari Rp10 ribuan.
Prosesnya pun cukup mudah karena kamu bisa membuka rekening Tabungan Emas lewat aplikasi Tring! by Pegadaian maupun kantor cabang Pegadaian terdekat. Setelah rekening berhasil aktif, kamu bisa langsung membeli emas sesuai kondisi keuanganmu.
Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, kondisi keuangan yang lebih stabil bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.
Mari mulai rencanakan keuanganmu dengan lebih baik bersama Pegadaian. Pegadaian Selalu Hadir Melayani Sepenuh Hati.
Baca juga: Pentingnya Perencanaan Keuangan Jangka Panjang dan Strateginya
Berita dan Artikel Lainnya

Keuangan
Inklusi Keuangan untuk Pertumbuhan Ekonomi Bangsa
Sahabat Pegadaian, sudahkah Anda dan kerabat ikut serta dalam Inklusi Keuangan? Kebijakan keuangan inklusif adalah suatu bentuk pendalaman layanan keuangan (financial service deepening) yang ditujukan kepada masyarakat pada “bottom pyramid” untuk memanfaatkan produk dan jasa keuangan formal seperti sarana menyimpan uang yang aman, transfer, menabung maupun pinjaman dan asuransi. Maka dari itu, inklusi keuangan dapat […]

Keuangan
Berapa Denda Telat Bayar Pajak Motor? Ini Cara Hitungnya!
Sering telat bayar denda pajak motor karena lupa atau sibuk? Jangan bingung lagi, simak penjelasan lengkap, mulai dari cara hitung hingga simulasinya di sini!

Keuangan
8 Cara Hidup Hemat dan Manfaat Potensialnya, Yuk Coba!
Cara hidup hemat dapat dimulai dengan membuat rincian kebutuhan untuk menentukan skala prioritas. Yuk, cari tahu cara lain beserta manfaatnya di artikel ini!

