NASDAQ: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, dan Strategi Trading

Oleh Pegadaian dalam Investasi

22 July 2026
Bagikan :
image detail artikel

NASDAQ adalah salah satu bursa saham terbesar di dunia dan menjadi rumah bagi banyak perusahaan teknologi ternama.

Pergerakan indeks ini sering dijadikan acuan untuk melihat kondisi sektor teknologi global sekaligus menjadi pilihan bagi investor yang ingin berinvestasi pada perusahaan dengan potensi pertumbuhan tinggi.

Agar lebih memahami cara kerjanya, mari pahami pengertian, fungsi, keunggulan, hingga strategi trading di NASDAQ dalam artikel ini.

Apa Itu NASDAQ?

NASDAQ adalah singkatan dari National Association of Securities Dealers Automated Quotations. Bursa saham ini berdiri pada 8 Februari 1971 dan dikenal sebagai sistem kuotasi elektronik pertama di dunia, kemudian berkembang menjadi bursa saham elektronik.

Meskipun identik dengan perusahaan teknologi, NASDAQ juga menaungi emiten dari berbagai sektor, seperti ritel, kesehatan, restoran, hingga pariwisata.

Indeksnya menggunakan metode kapitalisasi pasar sehingga nilai perusahaan yang lebih besar memiliki pengaruh lebih besar terhadap pergerakan indeks.

Awalnya, NASDAQ berfungsi sebagai sistem kuotasi elektronik untuk pasar over-the-counter (OTC). Namun, seiring perkembangan teknologi, NASDAQ tumbuh menjadi salah satu bursa saham terbesar di dunia dengan ribuan perusahaan yang tercatat di dalamnya.

Karena didominasi oleh perusahaan teknologi, pergerakannya juga sangat dipengaruhi oleh perkembangan industri tersebut.

Cara Kerja NASDAQ

NASDAQ adalah bursa yang mengandalkan sistem elektronik sehingga transaksi dapat berlangsung dengan cepat dan efisien. Berikut alur sederhananya:

  • Investor Mengirimkan Perintah: Investor memasukkan perintah beli atau jual saham melalui perusahaan sekuritas atau broker. Seluruh pesanan kemudian dikirim secara digital ke sistem NASDAQ.
  • Sistem Mencocokkan Transaksi: Sistem akan secara otomatis mencocokkan pesanan beli dan jual berdasarkan harga terbaik serta jumlah saham yang tersedia.
  • Transaksi Dieksekusi: Jika terjadi kecocokan, transaksi akan langsung diproses. Setelah itu, harga saham diperbarui secara otomatis sehingga seluruh pelaku pasar memperoleh informasi secara real time.

Baca juga: Portofolio Saham: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, & Contoh

Fungsi NASDAQ

Berikut adalah beberapa fungsi utama dari NASDAQ yang perlu kamu ketahui:

  • Platform perdagangan saham, yaitu tempat perusahaan menghimpun modal melalui penawaran saham kepada publik.
  • Penyedia pasar likuid yang memungkinkan investor melakukan transaksi dengan cepat dan efisien.
  • Barometer sektor teknologi karena banyak perusahaan teknologi terbesar di dunia tercatat di dalamnya.
  • Pengelola indeks pasar, seperti Nasdaq Composite dan Nasdaq-100, yang menjadi acuan investor global.


NASDAQ berperan besar dalam mendukung pertumbuhan perusahaan berbasis teknologi melalui pendanaan dari pasar modal.

Bursa ini juga menjadi salah satu indikator kesehatan industri teknologi dunia karena pergerakan indeksnya sering mencerminkan sentimen investor terhadap sektor tersebut.

Berbeda dengan NYSE yang masih memiliki aktivitas perdagangan di lantai bursa, seluruh transaksi di NASDAQ dilakukan secara elektronik sehingga proses perdagangan menjadi lebih cepat dan efisien.

Memiliki sistem modern menjadi salah satu alasan mengapa NASDAQ diminati oleh investor dari berbagai negara. Beberapa keunggulan NASDAQ antara lain:

  • Likuiditas Tinggi: Volume perdagangan yang besar membuat saham lebih mudah diperjualbelikan tanpa memberikan pengaruh signifikan terhadap harganya.
  • Inovasi Teknologi: NASDAQ terus mengembangkan teknologi perdagangan untuk meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan keamanan transaksi.
  • Akses Global: NASDAQ dapat diakses oleh investor dari berbagai negara selama jam perdagangan NASDAQ melalui broker yang menyediakan akses internasional.


Perbedaan NASDAQ dan Pasar Saham Lainnya

Meskipun sama-sama berasal dari Amerika Serikat, NASDAQ memiliki karakteristik yang berbeda dari NYSE, Dow Jones, dan S&P 500. Berikut penjelasannya:

1. S&P 500

S&P 500 berisi sekitar 500 perusahaan besar dari berbagai sektor sehingga komposisinya lebih beragam dibandingkan dengan NASDAQ yang didominasi perusahaan teknologi.

2. NYSE

NYSE masih menggabungkan sistem elektronik dengan aktivitas perdagangan di lantai bursa. Sebaliknya, seluruh transaksi di NASDAQ berlangsung secara digital.

3. Dow Jones

Dow Jones hanya terdiri dari 30 perusahaan besar dan menggunakan metode pembobotan berdasarkan harga saham. Sementara itu, NASDAQ memiliki ribuan emiten dengan metode kapitalisasi pasar.

Baca juga: 1 Lot Berapa Lembar Saham? Ini Perhitungan dan Tujuannya

Sesi Perdagangan NASDAQ

NASDAQ memiliki tiga sesi perdagangan utama berdasarkan waktu New York (Eastern Time), yaitu:

1. Regular Market (09.30–16.00 ET)

Sesi ini merupakan jam perdagangan utama di NASDAQ dengan volume transaksi terbesar dan likuiditas paling tinggi.

Pada periode ini, harga saham cenderung lebih stabil karena jumlah pembeli dan penjual lebih banyak sehingga investor lebih mudah mengeksekusi order dengan harga mendekati pasar.

2. Pre-Market (04.00–09.30 ET)

Sesi ini berlangsung sebelum pasar reguler dibuka dan biasanya dipengaruhi oleh rilis berita penting, laporan keuangan perusahaan, atau data ekonomi terbaru.

Mengingat volume transaksi masih relatif rendah pada sesi ini, pergerakan harga bisa lebih cepat dan volatilitas cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan sesi reguler.

3. After-Hours (16.00–20.00 ET)

Sesi ini terjadi setelah pasar reguler ditutup dan memberi kesempatan bagi investor untuk merespons berita yang muncul di luar jam perdagangan utama.

Namun, karena partisipan pasar lebih sedikit, spread harga bisa lebih lebar dan risiko pergerakan harga yang tajam juga lebih besar.

Mengetahui jam perdagangan akan membantu kamu menentukan waktu transaksi yang lebih sesuai dengan strategi investasi.

Strategi Trading NASDAQ

Mengingat volatilitasnya yang cukup tinggi, trader menggunakan beberapa strategi saat bertransaksi di NASDAQ. Berikut beberapa di antaranya:

1. Day Trading

Strategi ini dilakukan dengan membuka dan menutup posisi pada hari yang sama untuk memanfaatkan pergerakan harga jangka pendek.

2. Swing Trading

Swing trading bertujuan memperoleh keuntungan dari tren harga yang berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu dengan bantuan analisis teknikal dan fundamental.

3. Trading Berita

Trader memanfaatkan momentum dari laporan keuangan, data ekonomi, atau berita perusahaan yang dapat memengaruhi harga saham dalam waktu singkat.

4. Diversifikasi Portofolio

Selain berinvestasi pada saham teknologi, sebaiknya kamu juga memiliki aset lain agar risiko investasi tetap terkendali.

Itulah hal-hal penting yang perlu kamu ketahui tentang NASDAQ. Memahami NASDAQ adalah langkah awal untuk mengenal peluang investasi di pasar saham global.

Namun, prinsip penting dalam berinvestasi adalah tidak menempatkan seluruh dana pada satu instrumen saja. Diversifikasi dapat membantu mengurangi risiko ketika pasar saham mengalami fluktuasi.

Salah satu instrumen yang bisa dipertimbangkan untuk melengkapi portofolio kamu adalah emas. Investasi emas kini dapat direalisasikan secara bertahap dan konsisten melalui produk Emas Pegadaian, mulai dari Rp10 ribuan saja.

Selain menawarkan proses yang praktis, terdapat keunggulan lain dari layanan tersebut, meliputi:

  • Saldo emas yang diasuransikan.
  • Bebas biaya pembukaan rekening.
  • Biaya pengelolaan hanya Rp30.000 per tahun.
  • Pilihan pembayaran yang fleksibel.


Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat.

Dengan diversifikasi investasi melalui Emas Pegadaian, kamu dapat membangun portofolio kekayaan yang lebih seimbang sesuai dengan tujuan keuangan jangka panjang.

Baca juga: Saham Suspend: Definisi, Penyebab, Dampak, & Cara Mengatasi

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved