Cara Investasi Emas Jangka Panjang, Masih Menguntungkan?

Salah satu instrumen investasi yang masih diminati hingga sekarang adalah investasi emas jangka panjang. Selain mudah dipahami, emas juga dikenal memiliki daya tahan terhadap inflasi dan sering dianggap sebagai aset pelindung nilai.
Tidak heran jika investasi emas masih menjadi pilihan menarik untuk mempersiapkan kebutuhan masa depan, mulai dari dana pendidikan, membeli rumah, hingga persiapan pensiun.
Namun, agar hasil investasi lebih optimal, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui lebih lanjut sebelum mulai berinvestasi emas. Mari simak informasi lengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Investasi Jangka Panjang?
Investasi jangka panjang adalah aktivitas menempatkan dana pada suatu instrumen dalam periode waktu yang relatif lama, biasanya lebih dari lima tahun, dengan tujuan memperoleh pertumbuhan nilai aset di masa depan.
Dalam praktiknya, investasi jangka panjang tidak hanya berfokus pada keuntungan cepat, tetapi juga pada kestabilan nilai dan potensi kenaikan harga dalam jangka waktu tertentu.
Karena itu, instrumen yang dipilih umumnya memiliki risiko yang lebih terukur dan mampu bertahan menghadapi perubahan kondisi ekonomi.
Salah satu instrumen yang cukup populer untuk investasi jangka panjang adalah emas. Harga emas memang dapat mengalami fluktuasi dalam jangka pendek, tetapi dalam periode panjang nilainya cenderung meningkat.
Pergerakan Harga Emas 5 Tahun Terakhir
Salah satu alasan investasi emas jangka panjang masih diminati adalah karena nilainya cenderung mengalami kenaikan dalam periode waktu tertentu.
Meski harga emas dapat mengalami fluktuasi dalam jangka pendek, pergerakannya dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang cukup positif.
Berdasarkan data historis harga emas, harga emas di Indonesia terus mengalami kenaikan dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2022, harga emas masih berada di kisaran Rp800 ribuan per gram.
Namun, memasuki tahun 2024–2025, harga emas mulai menembus lebih dari Rp1 jutaan per gram dan bahkan terus meningkat hingga lebih dari Rp2 jutaan per gram di awal tahun 2026.
Data tersebut menunjukkan bahwa emas lebih cocok dijadikan instrumen investasi jangka panjang dibandingkan investasi jangka pendek. Semakin panjang periode investasi, peluang memperoleh kenaikan nilai aset juga dapat semakin terbuka.
Baca juga: Korelasi Emas dan Dolar AS serta Dampaknya pada Investasi
Cara Investasi Emas untuk Jangka Panjang
Agar investasi emas memberikan hasil yang optimal, diperlukan strategi yang tepat sejak awal. Berikut beberapa cara memulai investasi emas untuk jangka panjang yang dapat diterapkan.
1. Pantau Harga Emas Sebelum Beli
Sebelum membeli emas, penting untuk memantau pergerakan harga terlebih dahulu. Harga emas dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi global, inflasi, nilai tukar mata uang, hingga kebijakan suku bunga AS.
Dengan memantau harga secara berkala, Anda bisa menentukan waktu pembelian yang lebih tepat, umumnya saat harga cenderung menurun stabil. Cara ini juga membantu mengurangi risiko membeli emas saat harga sedang terlalu tinggi.
Namun, dalam investasi jangka panjang, fokus utamanya bukan hanya mencari harga termurah, melainkan konsistensi dalam berinvestasi.
2. Pilih Jenis Emas
Setelah memantau harganya, Anda bisa mulai memilih jenis emas yang sesuai. Beberapa pilihan jenis emas untuk investasi antara lain emas batangan, koin emas, hingga emas digital.
Untuk tujuan investasi jangka panjang, emas batangan biasanya lebih sering dipilih karena memiliki kadar kemurnian yang jelas dan nilai jual kembali (buyback) yang relatif stabil.
Sementara itu, emas perhiasan umumnya kurang ideal dijadikan instrumen investasi utama karena terdapat biaya pembuatan yang dapat memengaruhi nilai jual kembali.
3. Tentukan Metode Investasi
Selain memilih jenis emas, tentukan juga metode investasi emas yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial. Emas fisik biasanya berbentuk emas batangan atau koin yang dapat disimpan secara langsung.
Keunggulannya adalah investor memiliki aset secara nyata dan dapat disimpan sendiri. Namun, hal ini memunculkan risiko kehilangan atau kerusakan sehingga memerlukan tempat penyimpanan yang tepat.
Jika ingin investasi yang lebih praktis, emas digital juga bisa menjadi alternatif. Pembelian emas dapat dilakukan secara online dengan nominal terjangkau sehingga cocok untuk pemula.
Selain praktis, investasi emas digital juga memberikan kemudahan bagi investor untuk memantau perkembangan aset secara real time.
4. Pilih Lembaga Keuangan yang Diawasi OJK
Keamanan menjadi faktor penting dalam investasi emas. Oleh karena itu, pastikan kamu memilih lembaga keuangan yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar transaksi lebih jelas dan transparan.
Lembaga resmi biasanya memiliki sistem transaksi yang transparan, layanan pelanggan yang dapat dihubungi, serta prosedur penyimpanan aset yang jelas. Hal ini penting untuk mengurangi risiko penipuan maupun investasi ilegal.
Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan untuk investasi emas jangka panjang adalah layanan Tabungan Emas dari Pegadaian.
5. Gunakan Teknik DCA
Dollar cost averaging (DCA) adalah strategi investasi dengan membeli emas secara rutin dalam jumlah tertentu, tanpa terlalu terpengaruh kondisi harga pasar.
Metode ini membantu investor lebih disiplin karena pembelian dilakukan secara berkala, misalnya mingguan atau bulanan. Selain itu, teknik DCA juga dapat membuat rata-rata harga beli emas lebih stabil dalam jangka panjang.
Strategi ini cocok bagi investor yang ingin membangun aset secara konsisten tanpa harus menunggu waktu terbaik untuk membeli emas.
6. Siapkan Kas Khusus untuk Dana Darurat
Meskipun emas termasuk instrumen yang relatif stabil, sebaiknya investasi tetap dilakukan menggunakan dana khusus, bukan dana untuk kebutuhan harian maupun dana darurat.
Sebelum mulai investasi emas jangka panjang, pastikan kebutuhan dana darurat sudah dipersiapkan secara terpisah. Dengan begitu, investasi dapat berjalan lebih tenang tanpa harus menjual emas saat kondisi tak terduga atau mendesak.
Pemisahan dana investasi dan dana untuk kebutuhan sehari-hari juga membantu menjaga konsistensi investasi dalam jangka panjang.
Baca juga: Investasi Emas vs Saham, Lebih Untung Mana untuk Pemula?
Berapa Lama Investasi Emas Bisa Untung?
Setelah memahami pergerakan harga emas dalam lima tahun terakhir serta cara untuk memulai investasi emas jangka panjang, kamu mungkin bertanya-tanya, berapa lama investasi emas bisa memberikan keuntungan?
Jawabannya bergantung pada tujuan investasi, kondisi pasar, dan strategi yang digunakan. Untuk investasi jangka panjang, emas umumnya menunjukkan tren kenaikan.
Oleh karena itu, investasi emas dalam periode minimal lima tahun atau lebih dapat memberikan peluang kenaikan nilai yang lebih optimal. Semakin konsisten dan semakin panjang periode investasi, peluang memperoleh keuntungan juga dapat semakin besar.
Selain potensi keuntungan, emas juga dapat menjadi aset pelindung nilai saat kondisi ekonomi tidak stabil. Inilah alasan investasi emas jangka panjang masih menjadi pilihan banyak orang hingga sekarang.
Tertarik untuk memulai investasi emas? Pegadaian menawarkan layanan bank emas untuk kemudahan investasi bagi semua kalangan masyarakat.
Melalui layanan Tabungan Emas, pembelian emas dapat dilakukan mulai dari nominal yang terjangkau, yaitu mulai dari Rp10 ribuan.
Transaksi dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau datang langsung ke kantor cabang Pegadaian terdekat.
Nantinya, saldo emas yang terkumpul dapat ditransaksikan untuk berbagai keperluan, mulai dari transfer ke sesama pemilik rekening Tabungan Emas, dicairkan melalui buyback dan gadai, atau bahkan dicetak fisik menjadi emas batangan 24 karat bersertifikat di Pegadaian.
Dengan fleksibilitas ini, investasi emas dapat dilakukan secara lebih mudah dan menyesuaikan kondisi finansial masing-masing. Anda pun bisa mulai membangun aset secara bertahap tanpa harus menunggu memiliki dana besar terlebih dahulu.
Mari mulai rencanakan investasi emas dari sekarang untuk membantu menjaga nilai aset dan mempersiapkan kebutuhan finansial di masa depan.
Baca juga: 6 Strategi Cerdas Investasi Emas untuk Dana Pensiun
Berita dan Artikel Lainnya

Investasi
Mengenal Sertifikat Deposito, Karakteristik, & Contohnya
Sertifikat deposito adalah instrumen investasi berbentuk surat berharga yang dirilis oleh lembaga keuangan. Untuk selengkapnya, simak informasi di artikel ini!

Investasi
Bisakah Beli Perak di Pegadaian? Inilah Penjelasannya!
Perak merupakan salah satu logam berharga. Namun, apakah bisa beli perak di Pegadaian? Mari cari tahu jawabannya melalui informasi di artikel ini.

Investasi
Efek Beragun Aset: Kelebihan, Risiko, Jenis, dan Cara Kerjanya
Efek Beragun Aset adalah sekuritas yang mengubah aset berarus kas menjadi produk investasi. Pelajari informasi lengkapnya di artikel ini!

Mau nabung emas gimana ya kak caranya?

Hai Anisa Bayu Ajeng, Sahabat Pegadaian. Berikut cara pendaftaran aplikasi Tring! by Pegadaian : 1. Silakan masuk di halaman utama, pilih Daftar 2. Baca dan centang ketentuan 3. Masukkan Nomor Handphone 4. Masukkan Kode OTP yang dikirimkan ke nomor handphone 5. Masukkan Email aktif 6. Cek dan Verifikasi Email yang dikirimkan ke email 7. Ambil Foto KTP (Pastikan perangkat mendapatkan cahaya yang cukup, dan KTP tidak rusak) 8. Isi Data Diri (Pastikan cek kembali data yang diisi sesuai dengan KTP) 9.Verifikasi Wajah (Pastikan wajah kamu terlihat jelas di kamera, tanpa masker atau aksesoris yang menutupi, langkah ini membantu kami menjaga keamanan akunmu.) 10. Buat User ID (Buatlah User ID yang unik dan mudah diingat, karena User ID tidak dapat diubah.) 11. Buat dan Konfirmasi Password 12. Buat dan Konfirmasi PIN (PIN akan digunakan untuk menjaga keamanan setiap transaksi) 13. Pilih Jenis Layanan (Syariah atau Konvensional) 14. Pilih Kantor Cabang terdekat dengan domisili 15. Pembukaan Rekening Tabungan Emas Berhasil dan silakan dapat login menggunakan user id dan password yang sudah digunakan. Setelah sudah daftar akun maka dapat top up Tabungan Emas dengan langkah berikut : 1. Pilih Menu Emas di Halaman Utama. Silakan klik “Beli” untuk masuk ke halaman Beli Tabungan Emas. 2. Pilih Rekening Penerima. Silakan pilih salah satu rekening yang sudah terdaftar atau rekening orang lain. 3. Masukkan Nominal Pembelian. Masukkan nominal pembelian dalam bentuk rupiah atau jumlah gram emas sesuai keinginan. 4. Pilih Metode Pembayaran. Jika ingin menukarkan poin untuk melakukan pembayaran silakan gulir pada menu “tukar poin” 5. Periksa Ulang Detail Transaksi. Pastikan semua informasi sudah sesuai, mulai dari jumlah gram emas, hingga nominal pembelian yang dipilih, lalu klik “Lanjutkan”. 6. Transaksi Berhasil. -Mita

