Syarat Umrah untuk Wanita Tanpa Mahram Terbaru dan Hukumnya

Oleh Pegadaian dalam Inspirasi

09 September 2026
Bagikan :
image detail artikel

Pertanyaan tentang syarat umrah untuk wanita tanpa mahram sering menjadi perbincangan para calon jemaah yang merencanakan keberangkatan ke Tanah Suci.

Dalam hal ini, perbedaan pandangan ulama dan kebijakan perjalanan membuat calon jemaah perlu memahami ketentuan umrah bagi wanita agar ibadah dapat dipersiapkan dengan tenang.

Agar tidak keliru dalam mempersiapkan keberangkatan umrah, simak penjelasan syarat umrah untuk wanita tanpa mahram berikut ini.

Hukum Umrah untuk Wanita Tanpa Mahram Berdasarkan Empat Mazhab

Para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai wanita yang melakukan perjalanan ibadah tanpa didampingi mahram. Perbedaan ini berkaitan dengan cara memahami hadis tentang larangan wanita bepergian tanpa mahram.

Menurut artikel dalam Jurnal Keilmuan dan Keislaman (2024), perbedaan pendapat mengenai mahram bagi perempuan dalam perjalanan ibadah di Tanah Suci dapat dilihat dari pandangan empat mazhab.

Berikut ringkasan pandangan empat mazhab yang dapat menjadi gambaran bagi sahabat:

Di Indonesia, mazhab Syafi'i banyak dianut sehingga terdapat pandangan yang memberikan kelonggaran bagi muslimah untuk melakukan perjalanan ibadah ketika keamanan terjamin dan ada pendampingan yang dapat dipercaya.

Meski demikian, membawa mahram tetap dapat menjadi pilihan utama apabila kondisinya memungkinkan.

Sementara itu, bagi jemaah wanita yang tidak memiliki mahram untuk mendampingi, keberangkatan bersama rombongan resmi dapat menjadi alternatif yang perlu dipertimbangkan.

Baca juga: 10+ Perlengkapan Umrah Wanita yang Penting untuk Dicatat

Aturan Pemerintah Arab Saudi Mengenai Syarat Mahram

Dari sisi kebijakan perjalanan, aturan Arab Saudi telah mengalami perubahan dan proses penyelenggaraan umrah kini semakin diarahkan agar lebih mudah diakses oleh jemaah dari berbagai negara.

Perubahan tersebut juga ditegaskan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al-Rabiah, yang pada Oktober 2022 menyatakan bahwa mahram tidak lagi diwajibkan untuk mendampingi perempuan yang hendak melakukan haji atau umrah dari berbagai negara.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga menyediakan berbagai layanan digital dan bekerja sama dengan penyedia layanan perjalanan yang telah terakreditasi.

Dalam pernyataannya, Al-Rabiah juga menjelaskan bahwa pemerintah Saudi terus mengembangkan layanan digital bagi jemaah, termasuk penggunaan platform Nusuk untuk mempermudah layanan dan pemesanan izin umrah.

Secara umum, mahram tidak lagi menjadi persyaratan universal bagi setiap wanita yang hendak melakukan perjalanan umrah.

Menurut ketentuan visa kunjungan Arab Saudi, perempuan muslim dapat melakukan umrah tanpa pendamping laki-laki (mahram). Maka dari itu, keberadaan mahram tidak lagi diposisikan sebagai persyaratan universal bagi seluruh calon jemaah umrah perempuan.

Namun, calon jemaah tetap perlu mengikuti ketentuan visa, perjalanan, serta aturan penyelenggara yang berlaku pada saat keberangkatan sebagai berikut:

Jadi, perubahan kebijakan bukan berarti muslimah dianjurkan bepergian tanpa persiapan atau mengabaikan aspek keamanan.

Jemaah umrah wanita tetap perlu memastikan dokumen, visa, transportasi, akomodasi, serta pendampingan perjalanan telah disiapkan dengan baik.

Syarat Umrah untuk Wanita Tanpa Mahram

Secara praktis, syarat umrah untuk wanita tanpa mahram dapat dipahami melalui dua aspek, yaitu kelengkapan administratif dan kesiapan adab serta keamanan selama perjalanan. Berikut penjelasannya:

Syarat Administratif

Adapun beberapa persyaratan administratif yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut.

  • Terdaftar dalam rombongan atau layanan perjalanan umrah yang berizin resmi.
  • Mempunyai paspor aktif dengan masa berlaku yang sesuai dengan ketentuan perjalanan ke luar negeri.
  • Menyiapkan visa umrah atau visa lain yang dapat digunakan untuk umrah sesuai dengan aturan terbaru.
  • Melengkapi dokumen kesehatan dan vaksinasi yang diwajibkan.


Syarat Adab dan Keamanan

Terdapat beberapa persyaratan terkait adab dan keamanan yang patut ditaati, di antaranya:

  • Memahami tata cara ibadah, termasuk ketentuan ketika mengalami haid.
  • Mematuhi arahan pembimbing atau muthawwif selama perjalanan.
  • Menjaga aurat, adab, dan sikap selama berada di Tanah Suci.
  • Memilih rombongan yang aman dan terpercaya agar perjalanan lebih nyaman.


Baca juga: 5 Rukun Umrah: Syarat dan Keutamaan Pelaksanaannya

Cara Praktis Berangkat Umrah untuk Wanita Tanpa Mahram

Proses keberangkatannya pada dasarnya tidak jauh berbeda dari perjalanan umrah pada umumnya. Perbedaannya terletak pada pentingnya memastikan sejak awal bahwa travel memahami kondisi keberangkatan tanpa mahram.

Berikut langkah-langkah persiapan keberangkatan umrah untuk wanita yang dapat dilakukan:

  • Pilih travel atau PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) resmi dan pastikan legalitasnya dapat diverifikasi.
  • Tanyakan komposisi rombongan, khususnya jumlah jemaah wanita dan ketersediaan pembimbing.
  • Siapkan paspor, foto, dokumen kesehatan, serta data pribadi yang diperlukan.
  • Ikuti manasik agar memahami rukun, wajib, tata cara, dan adab umrah.
  • Serahkan proses administrasi perjalanan kepada pihak travel sesuai prosedur yang berlaku.
  • Berangkat bersama rombongan dan ikuti arahan tim pendamping selama berada di Tanah Suci.


Tips Umrah Tanpa Mahram Bagi Muslimah

Selain dokumen, kenyamanan dan keamanan selama perjalanan umrah juga perlu diperhatikan. Untuk itu, jemaah umrah wanita dapat menerapkan beberapa tips berikut sebelum berangkat:

  • Simpan nomor darurat pembimbing dan kantor travel di ponsel serta catatan pribadi.
  • Kenali teman sekamar dan anggota rombongan sejak sebelum keberangkatan.
  • Pilih rombongan dengan banyak jamaah wanita agar lebih mudah saling menjaga.
  • Pastikan tersedia pembimbing wanita atau pendamping yang responsif terhadap kebutuhan muslimah.
  • Lengkapi perlengkapan pribadi sehingga tidak selalu bergantung kepada orang lain.
  • Simpan paspor, uang, dan barang berharga dengan baik, serta hindari berpisah dari rombongan di area yang ramai.


Dengan persiapan yang matang, keinginan untuk menunaikan umrah tanpa mahram tetap dapat direncanakan dengan lebih aman dan terarah. Hal lain yang perlu disiapkan tentu saja adalah dana perjalanan agar rencana ibadah tidak terus tertunda.

Jika tabungan belum mencukupi, pertimbangkan Pembiayaan Wisata Pegadaian sebagai salah satu alternatif pinjaman syariah untuk kebutuhan perjalanan wisata dan rohani, termasuk umrah.

Pembiayaan Wisata dari Pegadaian menyediakan pilihan paket dan destinasi yang beragam serta bekerja sama dengan berbagai mitra travel.

Layanan pembiayaan ini berprinsip syariah sesuai fatwa DSN-MUI, proses pengajuannya mudah, serta menawarkan pilihan perjalanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk mengajukan pembiayaan, siapkan fotokopi KTP dan KK, marhun berupa emas, perhiasan, atau saldo Emas Pegadaian, serta penuhi ketentuan kemampuan bayar dan rating kredit yang telah ditetapkan.

Proses pengajuan Pembiayaan Wisata dimulai dengan memilih paket perjalanan dan membawa barang jaminan ke outlet Pegadaian.

Setelah itu, petugas melakukan verifikasi, nasabah menandatangani akad, Pegadaian melakukan booking seat, kemudian travel menghubungi nasabah untuk persiapan keberangkatan.

Besaran pembiayaan dan tenor akan disesuaikan dengan hasil penaksiran jaminan serta paket perjalanan yang dipilih.

Pengajuan Pembiayaan Wisata Pegadaian dilakukan secara langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat. Jadi, jika tertarik mengajukannya untuk membantu mewujudkan rencana umrah, kamu bisa mengunjungi outlet Pegadaian di wilayahmu.

Jangan biarkan keterbatasan dana membuat niat baik terus tertunda. Segera konsultasikan kebutuhan perjalanan umrahmu melalui Pembiayaan Wisata Pegadaian!

Baca juga: 11 Rekomendasi Oleh-Oleh Umrah dari Makkah yang Bermanfaat

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved