Proyeksi Investasi Emas di Tahun 2020

Harga emas yang terus meningkat, membuat instrumen ini menjadi pilihan investasi yang paling diburu sepanjang tahun 2019. Apalagi, para analis dunia memperkirakan kalau proyeksi investasi emas di tahun 2020 tidak kalah menguntungkannya. Tidak tanggung-tanggung, Presiden sekaligus Global Strategist dari Independent Strategy, David Roche seperti dilansir dari CNBC mengungkapkan kalau harga emas di tahun 2020 bisa mencapai angka US$2.000 per ounce.
Per 5 Desember 2019, harga emas dunia menginjak pada titik US$1.475,32 per ounce (1 ounce sama dengan 28,34 gram). Roche memperkirakan kalau harga emas akan terus mengalami peningkatan menuju pada titik US$1.600 per ounce pada akhir tahun 2019. Pergerakan harga emas tersebut bakal terus berlanjut ketika terjadi pergantian tahun dan mencapai titik tertingginya pada harga US$2.000 per ounce.
Proyeksi mengenai terus meningkatnya prospek investasi emas di tahun 2020 itu bukan tanpa alasan. Ada 3 faktor utama yang melandasi perkiraan tersebut, yaitu:
1.Perang dagang Amerika-China yang masih akan terus berlangsung
Perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan China menjadi faktor utama melambatnya perekonomian global. Perseteruan antara kedua negara negara ekonomi terkuat dunia tersebut sudah terjadi sejak awal tahun 2018. Meski telah mencapai penghujung tahun 2019, situasi antara kedua negara itu tidak kunjung reda, bahkan cenderung memanas.
Para analis memperkirakan kalau perang dagang yang melibatkan kedua negara besar ini bakal terus berlanjut di tahun 2020. Kedua negara memang telah berusaha untuk melakukan negosiasi guna meredakan ketegangan. Namun, sejauh ini upaya negosiasi yang telah dilakukan masih belum berhasil.
2.Suku bunga yang rendah
Prospek menguntungkan dari investasi emas di tahun 2020 juga didukung oleh rendahnya nilai suku bunga yang ditetapkan oleh bank sentral di berbagai negara. Upaya ini merupakan langkah dari bank sentral menghindari terjadinya inflasi. Bank Sentral Amerika Federal Reserve telah mengeluarkan kebijakan pemangkasan suku bunga mencapai 1,75% hingga 2%. Sementara itu, bank sentral Eropa, yakni European Central Bank memotong tingkat suku bunganya pada titik terendah -0,5%.
3.Kepercayaan terhadap mata uang dolar yang rendah
Tingkat kepercayaan publik terhadap mata uang dolar Amerika Serikat saat ini berada pada titik rendah. Dolar bukan lagi komoditas safe haven. Apalagi, di tengah memburuknya kondisi perekonomian Amerika Serikat.
Dengan latar belakang seperti itu, tak salah kalau analis memperkirakan bahwa tingkat keuntungan investasi emas di tahun 2020 bakal tinggi, kan?
Berita dan Artikel Lainnya

Emas
Inilah Tips dan Cara Gadai Emas
Gadai emas menjadi salah satu solusi cepat dan aman dalam mengatasi masalah keuangan Anda. Bukan hanya sebagai instrumen investasi, emas dapat Anda gadaikan untuk mendapatkan modal bisnis serta modal investasi lainnya. Gadai emas juga populer digunakan sebagai solusi ketika membutuhkan dana mendadak. Anda tiba-tiba membutuhkan uang untuk keperluan mendesak? Setiap orang pernah mengalami situasi darurat […]

Emas
Investasi Emas? Bisa Dilakukan Sedini Mungkin!
Sang investor legendaris Warren Buffet pernah berkata, Jika Anda tidak mencari cara untuk mendapatkan uang ketika Anda tidur, maka Anda akan bekerja sampai Anda mati. Maka mereka yang cerdas mencari cara untuk memiliki pendapatan pasif dengan berinvestasi. Salah satunya dengan melakukan investasi emas. Cara Investasi Emas Bagi Pemula Jika Anda masih baru akan memulai, berikut […]

Emas
Investasi Emas: Emas Kuning VS Emas Putih, Mana yang Terbaik?
Selain lazim digunakan sebagai perhiasan, emas pun merupakan salah satu produk investasi yang populer. Apabila dijual kembali, harga logam mulia ini cenderung stabil bahkan naik dari tahun ke tahun. Sehingga investasi emas kerap menarik banyak pihak. Berdasarkan wujudnya, emas terdiri atas 2 jenis, yaitu emas kuning dan emas putih. Meskipun berbahan dasar sama, ada beberapa […]

