Apa Itu Investasi Emas dan Cara Memulainya di Pegadaian

Menjaga nilai uang menjadi salah satu tantangan tersendiri dalam mengelola keuangan di era modern.
Kenaikan harga kebutuhan pokok dari waktu ke waktu membuat banyak orang mulai mencari instrumen yang dapat menyimpan aset sekaligus berpotensi mempertahankan nilainya dalam jangka panjang.
Salah satu pilihan yang masih banyak diminati adalah investasi emas. Bukan tanpa alasan, emas telah lama dikenal sebagai aset yang cenderung stabil dan mudah dicairkan saat dibutuhkan.
Terlebih, saat ini tersedia berbagai platform investasi yang bisa diakses secara digital dan tidak memerlukan dana besar. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut keunggulan, tata cara, hingga risiko investasi emas, simak terus artikel ini!
Apa Itu Investasi Emas?
Investasi emas adalah aktivitas penanaman modal menggunakan emas sebagai aset dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan di masa mendatang.
Keuntungan tersebut umumnya berasal dari kenaikan nilai emas seiring berjalannya waktu, meskipun besarannya dapat berbeda tergantung kondisi pasar dan jangka waktu investasi.
Dari segi periode investasi, emas dapat dipilih untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. Namun, banyak investor memanfaatkannya sebagai instrumen investasi jangka panjang karena nilainya cenderung lebih stabil dibandingkan jenis investasi lainnya.
Selain itu, investasi emas juga dikenal memiliki tingkat risiko yang relatif rendah dan terukur. Meskipun harga emas dapat mengalami fluktuasi, pergerakannya umumnya tidak terlalu ekstrem dan dalam jangka panjang cenderung menunjukkan tren positif.
Mengapa Investasi Emas Masih Menarik?
Ada beberapa alasan mengapa investasi emas tetap menjadi pilihan banyak masyarakat dari berbagai kalangan. Berikut beberapa keunggulan yang perlu kamu ketahui:
1. Nilainya Cenderung Stabil
Saat kondisi ekonomi sedang tidak menentu, emas sering dianggap sebagai aset yang lebih tahan terhadap gejolak pasar. Inilah yang membuat emas dikenal sebagai salah satu instrumen untuk menjaga nilai kekayaan atau safe haven.
2. Cocok untuk Pemula
Perlu dipahami bahwa tidak semua investasi membutuhkan modal besar atau pengetahuan yang rumit. Saat ini, investasi emas sudah semakin terjangkau aksesnya sehingga siapa saja bisa mulai berinvestasi sesuai kemampuan finansial masing-masing.
3. Mudah Dicairkan
Ketika membutuhkan dana, emas termasuk aset yang memiliki tingkat likuiditas yang tinggi sehingga relatif mudah dijual kembali. Likuiditas inilah yang menjadi salah satu keunggulan emas daripada beberapa instrumen investasi yang lain.
4. Membantu Melawan Inflasi
Dalam jangka panjang, harga emas cenderung mengikuti kenaikan inflasi. Karena itu, banyak orang memilih emas sebagai salah satu cara menjaga aset agar tidak tergerus oleh kenaikan harga barang dan jasa akibat inflasi.
Baca juga: 6+ Investasi Online untuk Pemula yang Mudah, Aman, dan Menguntungkan
Risiko Investasi Emas
Meski dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang rendah risiko, investasi emas tetap memiliki sejumlah risiko yang perlu dipahami. Beberapa di antaranya:
- Risiko kehilangan, terutama jika menyimpan emas fisik sendiri tanpa menggunakan tempat penyimpanan yang aman.
- Risiko membeli emas palsu, apabila transaksi dilakukan melalui penjual yang tidak tepercaya atau tidak memiliki jaminan keaslian produk.
- Tidak menghasilkan pendapatan pasif, karena emas tidak memberikan imbal hasil rutin seperti dividen pada saham atau bunga pada beberapa instrumen investasi yang lain.
- Harga emas berfluktuasi, terutama dalam jangka pendek, sehingga dapat menyebabkan nilainya turun dalam kondisi ekonomi tertentu dan dapat memengaruhi potensi keuntungan.
- Risiko capital loss, yaitu kerugian akibat emas dijual pada saat harga pasar lebih rendah daripada harga saat pembelian.
Jenis-Jenis Investasi Emas
Saat ini, investasi emas tidak hanya terbatas pada pembelian emas batangan. Kamu bisa memilih jenis investasi emas yang paling sesuai dengan kebutuhan, mulai dari memiliki emas secara langsung hingga bertransaksi secara digital. Berikut ini penjelasannya.
1. Emas Fisik
Bagi yang ingin memiliki aset secara langsung, emas fisik masih menjadi pilihan yang menarik. Jenis investasi ini tersedia dalam beberapa bentuk, di antaranya:
- Emas batangan: memiliki tingkat kemurnian tinggi hingga 99,99% (24 karat) dan banyak dipilih untuk investasi jangka panjang.
- Perhiasan emas: umumnya memiliki harga jual kembali yang relatif rendah dibandingkan harga belinya karena ada biaya yang tidak terhitung.
- Koin emas: sering kali digunakan sebagai koleksi sekaligus aset investasi.
- Dinar: kepingan emas yang dikenal sebagai alat transaksi di beberapa negara dan juga dimanfaatkan sebagai instrumen investasi.
- Emas kuno: memiliki nilai tambah karena faktor sejarah atau kelangkaannya sehingga sering diburu oleh kolektor.
- Emas granul: butiran emas yang umumnya digunakan sebagai bahan baku industri atau perhiasan sehingga lebih banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha.
2. Emas Digital
Bagi yang mengutamakan kemudahan dan kepraktisan, emas digital menawarkan pengalaman investasi yang lebih praktis.
Kepemilikan emas tercatat secara elektronik melalui penyedia layanan resmi sehingga kamu tidak perlu menyimpan emas secara langsung. Sementara seluruh proses transaksi, mulai dari membeli hingga menjual emas, dapat dilakukan secara online.
Selain itu, investasi emas digital juga memungkinkan kamu mulai berinvestasi dengan nominal yang lebih ringan dan fleksibel, sehingga cocok bagi pemula yang ingin membangun kebiasaan investasi secara bertahap.
Baca juga: 10 Cara Memulai Investasi yang Mudah & Cepat Potensi Cuan!
Cara Investasi Emas di Pegadaian
Salah satu cara praktis untuk memulai investasi emas di Pegadaian adalah melalui Tabungan Emas. Layanan ini memungkinkan kamu memiliki emas secara digital tanpa perlu menyimpan emas fisik sendiri.
Selain lebih praktis, pembelian emas juga dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan finansial masing-masing. Untuk mulai berinvestasi, kamu dapat menggunakan aplikasi Tring! by Pegadaian. Berikut langkah-langkahnya:
1. Mendaftarkan Akun di Aplikasi Tring! by Pegadaian
Sebelum mulai melakukan transaksi, pastikan kamu sudah memiliki akun di aplikasi Tring! by Pegadaian. Jika belum, kamu bisa mengikuti langkah-langkah pendaftarannya berikut:
- Unduh aplikasi Tring! by Pegadaian di Play Store atau App Store.
- Pilih menu “Daftar” untuk memulai proses pendaftaran akun baru, lalu baca dan setujui syarat dan ketentuan yang berlaku kemudian klik “Selanjutnya”.
- Lakukan pendaftaran akun menggunakan nomor ponsel aktif untuk menerima kode verifikasi (OTP).
- Masukkan alamat email aktif, kemudian lakukan verifikasi melalui tautan yang dikirim ke email tersebut dan klik “Verifikasi Email Saya”.
- Lengkapi proses verifikasi identitas dengan mengunggah foto KTP, mengisi data diri, dan melakukan verifikasi wajah, lalu pilih “Lanjutkan”.
- Tentukan password yang berisi kombinasi angka, huruf, dan karakter, serta PIN.
- Pilih layanan Pegadaian atau Pegadaian Syariah beserta kantor cabang pengelola.
- Jika seluruh proses selesai, rekening Tabungan Emas akan aktif secara otomatis.
2. Membeli Emas Melalui Tabungan Emas
Setelah rekening aktif, kamu bisa mulai melakukan pembelian (top up) Tabungan Emas sesuai tujuan dan kemampuan finansialmu. Berikut ini caranya:
- Masuk ke aplikasi Tring! by Pegadaian dan pilih menu “Beli”.
- Tentukan rekening Tabungan Emas yang akan digunakan, lalu masukkan nominal pembelian sesuai kebutuhan.
- Pilih metode pembayaran yang diinginkan.
- Periksa kembali detail transaksi, kemudian selesaikan pembayaran dengan pilih “Bayar”.
- Jika transaksi selesai, sistem akan memberikan notifikasi “Beli Tabungan Emas Berhasil”.
Demikian penjelasan tentang investasi emas beserta berbagai keunggulan dan risiko yang perlu dipahami sebelum memulainya.
Kini, memulai investasi emas juga tidak serumit dulu. Melalui Emas Pegadaian di Pegadaian, kamu dapat melakukan pembelian secara bertahap mulai dari Rp10 ribuan di aplikasi Tring! by Pegadaian.
Namun, jika kamu lebih suka transaksi secara tatap muka, kamu masih bisa berkunjung ke kantor cabang Pegadaian terdekat.
Jangan khawatir, saldo emas yang kamu miliki akan tersimpan dan dikelola dengan baik oleh Pegadaian. Kamu juga bisa mencairkannya saat butuh melalui prosedur buyback maupun gadai. Menarik, bukan?
Yuk, mulai sisihkan dana dari sekarang untuk membangun investasi secara konsisten demi masa depan finansial yang lebih matang.
Baca juga: Awas Keliru! Ini Strategi Investasi yang Wajib Kamu Tahu
Berita dan Artikel Lainnya

Emas
Sejarah dan Fakta Unik Perhiasan Emas
Emas sejak lama dikenal sebagai simbol kekayaan dan kemewahan. Biasanya, mereka yang memiliki atau menggunakan perhiasan emas adalah orang-orang yang memiliki kemampuan finansial yang baik atau status sosial yang tinggi. Nah, buat para penggemar emas, ternyata logam mulia ini memiliki sejarah dan sejumlah fakta yang unik, lho. Apa saja sih? Yuk, kita simak ulasannya berikut […]

Emas
Beli Emas Antam Dimana? Ini Cara Aman Membelinya di Pegadaian
Bingung beli emas Antam dimana? Ketahui cara beli emas Antam di Pegadaian, mulai dari tabungan, cicilan, hingga pembelian langsung yang aman dan resmi.

Emas
Emas 16 Karat Berapa Persen? Begini Penjelasan Lengkapnya
Emas 16 karat berapa persen? Dengan menggunakan rumus tertentu, kamu bisa mengetahui jawabannya. Yuk, simak informasi selengkapnya di sini!

