Jenis Emas yang Bagus untuk Investasi & Tips Memilihnya

Oleh Pegadaian dalam Berita

03 June 2026
Bagikan :
image detail artikel

Di saat harga kebutuhan hidup terus meningkat sementara nilai uang tidak selalu stabil, menyimpan dana dalam bentuk tabungan saja sering kali terasa belum cukup aman.
Banyak orang mulai mencari alternatif yang lebih tahan terhadap inflasi, salah satunya adalah emas. Emas dikenal sebagai instrumen investasi yang mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Meski begitu, tidak semua jenis emas cocok untuk investasi. Anda perlu memahami apa saja emas yang bagus untuk investasi agar mendapatkan keuntungan yang optimal. Mari simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.

Jenis Emas yang Bagus untuk Investasi

Memahami jenis-jenis emas adalah langkah awal sebelum mulai berinvestasi. Dengan mengetahui setiap jenisnya, Anda dapat menentukan pilihan yang paling sesuai dengan tujuan investasi. Berikut ini jenis-jenisnya:

1. Emas Batangan

Emas batangan merupakan pilihan utama bagi investor yang ingin berinvestasi secara aman dalam jangka panjang. Jenis ini memiliki kadar kemurnian tinggi, yaitu sekitar 99,99% atau 24 karat, sehingga nilainya mengikuti harga emas global.

Emas batangan tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari pecahan kecil hingga kilogram. Selain itu, emas batangan juga dilengkapi sertifikat resmi yang memudahkan proses jual kembali (buyback).

Karakteristik tersebut membuat emas batangan menjadi salah satu bentuk emas yang paling stabil dan likuid.

2. Emas Koin

Emas koin juga termasuk jenis emas yang bagus untuk investasi. Umumnya, emas koin memiliki kadar kemurnian tinggi dan dicetak dalam bentuk koin dengan berat tertentu.
Selain nilai emasnya, koin ini juga dapat memiliki nilai tambah sebagai barang koleksi, terutama jika berasal dari edisi khusus.
Meski nilainya cenderung meningkat dari waktu ke waktu, pasar jual beli emas koin tidak sebesar emas batangan sehingga perlu pertimbangan sebelum memilih jenis ini.

3. Emas Digital

Emas digital menawarkan cara investasi yang lebih praktis karena seluruh transaksi dilakukan secara online tanpa perlu menyimpan emas fisik. Kepemilikan emas dicatat dalam bentuk saldo, tetapi tetap didukung oleh emas murni 24 karat.

Selain itu, beberapa layanan juga memungkinkan konversi saldo menjadi emas fisik sesuai kebutuhan.
Anda bisa mencobanya melalui layanan Tabungan Emas dari Pegadaian yang bisa diakses di aplikasi Tring! by Pegadaian. Layanan ini cocok bagi pemula karena dapat dimulai dari nominal kecil dan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan finansial.
Baca juga: Cara Menabung Emas Lewat Aplikasi Tring! by Pegadaian

4. Emas Perhiasan

Emas perhiasan banyak dipilih sebagai emas yang bagus untuk investasi karena mudah didapatkan dan dapat digunakan sebagai aksesoris sehari-hari. Bentuknya beragam, mulai dari cincin hingga kalung, dengan tambahan batu mulia untuk mempercantik tampilannya.
Namun, emas perhiasan memiliki kadar emas yang tidak murni karena dicampur dengan logam lainnya serta terdapat biaya pembuatan yang cukup besar. Nilai jual kembali (buy back) pun cenderung lebih rendah dibandingkan harga beli.

5. Emas ETF (Exchange Traded Fund)

Emas ETF adalah instrumen investasi yang diperdagangkan di pasar modal dan nilainya mengikuti harga emas dunia. Investor tidak memegang emas secara fisik, melainkan unit investasi yang mewakili kepemilikan emas tersebut.

Jenis ini memiliki likuiditas tinggi dan dapat dibeli atau dijual dengan mudah melalui rekening sekuritas sehingga termasuk emas yang bagus untuk investasi. Namun, investasi ini memerlukan pemahaman tentang pasar saham dan adanya biaya pengelolaan yang perlu diperhatikan.

Faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Jenis Emas untuk Investasi

Sebelum memutuskan untuk membeli emas sebagai instrumen investasi, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami agar hasilnya lebih optimal. Beberapa di antaranya adalah:

1. Kadar atau Kemurnian Emas

Pertama, perhatikan kadar emas yang dinyatakan dalam satuan karat. Emas 24 karat dengan kemurnian 99,99% umumnya lebih ideal untuk investasi karena nilainya mengikuti harga pasar.
Sementara itu, emas dengan kadar lebih rendah, seperti 22K atau 18K, biasanya digunakan untuk perhiasan karena lebih kuat, tetapi nilai emasnya tidak setinggi emas murni.

2. Selisih Harga Beli dan Jual

Dalam transaksi emas, terdapat perbedaan antara harga beli dan harga jual kembali. Selisih ini dipengaruhi oleh biaya produksi, distribusi, dan keuntungan penjual. Semakin kecil selisihnya, semakin baik bagi investor karena dapat menekan potensi kerugian.

Baca juga: Harga Emas Putih per Gram, Kelebihan dan Kekurangannya

3. Aspek Penyimpanan

Jika memilih emas fisik, pastikan Anda memiliki tempat penyimpanan yang aman. Penggunaan brankas pribadi atau layanan penitipan dari lembaga resmi bisa menjadi solusi untuk menjaga keamanan aset dari risiko kehilangan.

4. Kemudahan Pencairan (Likuiditas)

Likuiditas menjadi faktor penting karena berkaitan dengan seberapa cepat emas bisa dijual saat dibutuhkan.

Emas batangan biasanya lebih mudah dijual dengan harga mengikuti pasar, sementara perhiasan sering dikenakan potongan. Di sisi lain, emas digital menawarkan kemudahan transaksi tanpa proses pengecekan fisik.

5. Kesesuaian dengan Tujuan Investasi

Setiap jenis emas memiliki keunggulan masing-masing. Untuk tujuan jangka panjang, emas murni seperti emas batangan atau digital lebih direkomendasikan. Jika ingin sekaligus digunakan sehari-hari, Anda bisa memilih emas perhiasan.
Sementara itu, jika Anda terbiasa dengan instrumen pasar modal, emas berbasis ETF bisa menjadi alternatif.

Itulah jenis-jenis emas beserta karakteristik dan keunggulannya yang bisa dipertimbangkan untuk investasi. Dengan memahami perbedaannya, Anda dapat menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan Anda.
Bagi Anda yang ingin mulai investasi emas secara bertahap, layanan Tabungan Emas dari Pegadaian dapat menjadi solusi. Anda bisa membeli emas 24 karat dengan berat mulai dari 0,01 gram dan melakukan transaksi secara digital di aplikasi Tring! by Pegadaian.

Menariknya, saldo emas yang dimiliki bisa dijual kembali atau dicetak fisik kapan saja sesuai ketentuan. Jangan ragu lagi, mari mulai investasi emas Anda sekarang bersama Pegadaian!
Baca juga: 6 Tips Investasi Emas di Harga Puncak Agar Tetap Untung

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved