Perbedaan Emas Antam RM dan Non-RM: Mana yang Lebih Untung?

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Emas

27 May 2026
Bagikan :
image detail artikel

Emas Antam RM dan non-RM merupakan dua jenis emas Antam yang paling sering dibandingkan oleh investor.

Walaupun sama-sama memiliki kadar kemurnian 99,99%, keduanya ternyata punya sejumlah perbedaan yang cukup penting.

Setiap jenis emas memiliki keunggulan tersendiri dari sisi keamanan, harga, hingga kemudahan jual kembali.

Bagi kamu yang ingin mulai investasi emas, memahami perbedaan Antam RM dan non-RM bisa membantu menentukan pilihan yang paling sesuai.

Selain itu, pemahaman ini juga membantumu agar tidak bingung saat membeli emas di butik resmi maupun toko emas tradisional. Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Perbedaan Emas Antam RM dan Non-RM

Emas Antam RM dan non-RM memiliki perbedaan pada proses produksi, desain, sertifikat, hingga distribusinya di pasar.

Meski sama-sama resmi dari PT Antam, keduanya dibuat dengan sistem dan teknologi yang berbeda. Berikut beberapa perbedaan utama yang perlu kamu pahami sebelum membeli emas Antam:

1. Standar Produksi dan Teknologi

Perbedaan paling utama terletak pada standar produksinya. Antam RM diproduksi menggunakan teknologi yang telah memenuhi standar London Bullion Market Association (LBMA).

Standar LBMA membuat emas RM diakui secara internasional sebagai produk logam mulia berkualitas tinggi. Karena itu, emas RM juga lebih mudah diterima di pasar global.

Sementara itu, emas non-RM diproduksi menggunakan fasilitas lama Antam yang lebih berfokus pada kebutuhan pasar domestik. Walaupun begitu, kadar emasnya tetap sama, murni 99,99%.

2. Sertifikat Keaslian

Antam RM menggunakan sertifikat CertiCard yang menyatu langsung dengan kemasan emas. Sertifikat ini dilengkapi dengan QR code untuk mempermudah pengecekan keaslian produk.

Dengan sistem ini, keamanan emas RM menjadi lebih baik dan lebih mudah diverifikasi. Investor juga lebih mudah melakukan verifikasi saat ingin menjual kembali emasnya.

Sementara itu, emas non-RM masih memakai sertifikat kertas terpisah. Apabila tidak menyatu dengan kemasan, sertifikat jenis ini lebih rentan hilang atau rusak.

3. Lokasi Fasilitas Produksi

Antam RM diproduksi di fasilitas modern Pulo Gadung, Jakarta. Fasilitas ini sudah menggunakan teknologi terbaru yang mendukung standar internasional.

Di sisi lain, emas non-RM diproduksi di fasilitas sebelumnya di Antam di Pongkor, Jawa Barat. Produknya lebih banyak beredar di pasar lokal dan toko emas tradisional.

Baca juga: 8 Perbedaan Emas Antam dan Galeri 24, Mau Pilih yang Mana?

4. Desain dan Tampilan Fisik

Jika diperhatikan, tampilan emas RM terlihat lebih modern dan elegan. Logo Antam, nomor seri, dan kadar emas dicetak dengan desain baru yang lebih rapi.

Kemasan emas RM juga menggunakan pelindung khusus lengkap dengan hologram keamanan. Desain ini membuat tampilannya lebih premium dibandingkan dengan versi lama.

Di sisi lain, emas non-RM memiliki desain klasik yang sudah lama dikenal masyarakat. Banyak orang justru menyukai desain ini karena terlihat lebih tradisional.

Kemasan non-RM masih memakai plastik mika tebal yang bisa dibuka dan ditutup kembali. Jadi, emas dapat dipegang langsung tanpa harus merusak kemasan.

5. Keamanan dan Anti-Pemalsuan

Menggunakan teknologi QR code dan CertiCard, emas RM memiliki sistem keamanan yang lebih modern. Risiko pemalsuan produk juga relatif lebih kecil.

Verifikasi emas RM bisa dilakukan secara digital sehingga proses pengecekan menjadi lebih praktis dan cepat.

Sementara itu, pengecekan emas non-RM masih dilakukan secara manual melalui sertifikat dan pemeriksaan fisik produk.

6. Harga Beli dan Jual

Emas Antam RM biasanya dijual dengan harga sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan emas non-RM. Hal ini karena proses produksinya sudah menggunakan standar internasional dan teknologi modern.

Selain harga beli yang lebih tinggi, harga buyback emas RM juga cenderung lebih baik. Banyak investor memilih emas RM karena lebih mudah dijual kembali di pasar.

Sebaliknya, emas non-RM umumnya memiliki harga lebih terjangkau. Produk ini cocok bagi kamu yang ingin mulai investasi emas dengan biaya terjangkau.

7. Distribusi dan Ketersediaan

Emas RM lebih sering ditemukan di butik emas resmi Antam, marketplace investasi emas, hingga aplikasi digital. Produk ini biasanya menjadi pilihan investor jangka panjang.

Berbekal sertifikasi internasional, emas RM juga lebih mudah diperjualbelikan di berbagai tempat.

Sementara itu, emas non-RM lebih banyak tersedia di toko emas daerah dan pasar tradisional. Distribusi emas non-RM cukup luas sehingga lebih mudah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga: 6 Perbedaan Emas Antam dan UBS yang Patut Dipahami, Catat!

Emas Antam RM dan Non-RM, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Emas Antam RM dan non-RM sebenarnya sama-sama menguntungkan karena memiliki kadar kemurnian tinggi. Namun, pilihan terbaik tetap tergantung pada kebutuhan dan tujuan investasi masing-masing.

Jika kamu ingin emas dengan standar internasional, keamanan modern, dan likuiditas tinggi, maka Antam RM bisa menjadi pilihan utama. Produk ini cocok untuk investasi jangka panjang.

Namun, jika ingin harga lebih ekonomis dan mudah ditemukan di toko emas lokal, emas non-RM juga tetap menarik untuk dimiliki.

Itulah penjelasan terkait perbedaan emas Antam RM dan non-RM yang perlu kamu ketahui. Kini beragam pilihan metode investasi emas menawarkan proses transaksi yang praktis dengan biaya terjangkau.

Nah, bagi kamu yang ingin mulai investasi emas tanpa harus membayar penuh di awal, layanan Cicil Emas Pegadaian bisa menjadi solusi yang praktis.

Melalui Cicil Emas, kamu dapat membeli emas secara bertahap dengan cicilan tetap. Menariknya lagi, cicilan tidak berubah meskipun harga emas naik di kemudian hari. Keuntungan lainnya adalah:

  • Emas 24 karat bersertifikat resmi.
  • Cicilan tetap hingga lunas.
  • Bebas biaya penalti.
  • Bisa dijual kembali di Galeri 24.
  • Mudah dicairkan melalui gadai atau jual.
  • Tenor fleksibel mulai dari 3 hingga 36 bulan.


Kamu bisa melakukan pengajuan Cicil Emas melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat.

Pembayaran cicilan juga praktis karena bisa dilakukan melalui outlet Pegadaian, ATM, mobile banking, maupun aplikasi digital.

Agar mendapatkan gambaran keuntungannya, berikut simulasi Cicil Emas Pegadaian berdasarkan harga emas per 12 Mei 2026 sebesar Rp2.757.000 per gram.

  • Denom emas: 10 gram.
  • Harga emas: Rp27.570.000.
  • Brand emas: Galeri 24.
  • Sewa modal: 0,92% × taksiran emas / bulan
  • Uang muka 15%: Rp4.135.500
  • Biaya admin: Rp50.000


Sisa pembiayaan:
= Harga emas - uang muka
= Rp27.570.000 - Rp4.135.500
= Rp23.434.500

Pokok angsuran per bulan:
= Rp23.434.500 ÷ 12 bulan
= Rp1.952.875 per bulan

Sewa modal per bulan:
= Rp27.570.000 × 0,92%
= Rp253.644 per bulan

Total angsuran per bulan:
= Rp1.952.875 + Rp253.644
= Rp2.206.519 per bulan

Masih bingung? Untuk mempermudah hitungan cicilan yang perlu kamu bayarkan, gunakan fitur Simulasi Cicil Emas dari Pegadaian.

Dengan proses yang mudah dan cicilan tetap, Cicil Emas Pegadaian dapat membantu kamu memiliki emas secara bertahap untuk investasi masa depan. Yuk, ajukan sekarang!

Baca juga: Waspada! Ini Fakta Kasus Sertifikat Emas Antam Palsu dan Cara Cek Keasliannya

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved