Emas 23 Berapa Karat? Begini Cara Cek Kadar dan Keasliannya

Oleh Pegadaian dalam Emas

28 July 2026
Bagikan :
image detail artikel

Pernah melihat penjual menawarkan emas 23, tetapi saat ditanya kadar emasnya justru jawabannya berbeda-beda? Ada yang menyebut 23 karat, ada juga yang mengatakan kadarnya lebih rendah.

Perbedaan penyebutan seperti ini cukup sering ditemui, terutama pada transaksi perhiasan di berbagai daerah di Indonesia. Jika tidak memahami maksudnya, pembeli bisa salah mengira kadar emas yang sebenarnya.

Lalu, emas 23 berapa karat? Apakah selalu berarti 23 karat atau justru memiliki arti lain? Simak penjelasannya berikut agar sahabat bisa lebih yakin sebelum membeli emas di pasaran.

Emas 23 Berapa Karat?

Secara umum, emas 23 berarti emas dengan kadar 23 karat (23K). Dalam sistem karat sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), angka tertinggi adalah 24 karat yang menandakan emas dengan tingkat kemurnian paling tinggi.

Artinya, emas 23 karat memiliki kandungan emas yang hampir murni, yaitu sebesar 95,83%, di mana sisanya adalah tambahan logam lain agar lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.

Namun, ada satu hal yang perlu dipahami juga. Di beberapa daerah di Indonesia, istilah “emas 23” tidak selalu merujuk pada emas 23 karat.

Sebutan tersebut terkadang digunakan sebagai istilah dagang atau penyebutan lokal untuk emas dengan kadar tertentu.

Misalnya, ada daerah yang menyebut “emas 23” untuk perhiasan dengan kadar sekitar 70–75%. Sementara di tempat lain pun kadarnya bisa berbeda juga atau bahkan lebih rendah.

Oleh karena itu, saat membeli emas, sebaiknya jangan hanya melihat nama atau istilah yang digunakan. Pastikan kamu juga mengetahui kadar emas yang sebenarnya melalui cap kadar, sertifikat, atau informasi resmi dari penjual yang tepercaya.

Baca juga: Kenali Apa Itu Karat Emas, Kunci Menilai Harga dan Kualitas

Emas 23 Karat Berapa Persen?

Apabila kamu ingin mengetahui persentase emas 23 karat, maka dapat melakukan perhitungan menggunakan rumus berikut:

Persentase emas = (Jumlah karat / 24) x 100%

Jadi, persentase emas 23 karat = (23 / 24) x 100% = 95,83%.

Berdasarkan perhitungan di atas, emas 23 karat mengandung sekitar 95,83% emas murni, sedangkan sekitar 4,17% sisanya merupakan campuran logam lain, seperti tembaga, perak, atau logam lain yang berfungsi meningkatkan kekuatan emas.

Pada kondisi tertentu, kadar emas 23K bisa mendekati 98,89%. Hal ini dipengaruhi oleh proses pembuatan, komposisi logam campuran, hingga toleransi dalam pengujian kadar emas saat proses produksi.

Sebagai perbandingan, berikut beberapa kadar emas yang banyak tersedia di pasaran, mulai dari emas murni hingga emas perhiasan:

Apakah Emas 23 Karat Bagus untuk Investasi?

Kini kamu sudah lebih memahami emas 23 berapa karat, bukan? Emas 23 karat memang memiliki kandungan emas yang sangat tinggi sehingga nilainya cukup baik.

Namun, jika tujuan kamu adalah investasi jangka panjang, banyak orang lebih memilih emas batangan 24 karat karena tingkat kemurniannya mencapai sekitar 99,9%.

Sementara itu, emas 23 karat lebih sering digunakan sebagai bahan perhiasan. Adanya kandungan logam campuran membuat emas ini tidak mudah penyok atau berubah bentuk ketika dipakai sehari-hari.

Meski demikian, apabila kamu ingin membeli emas perhiasan sebagai aset investasi, maka emas 23 karat masih layak dipertimbangkan.

Dalam hal ini, kamu juga perlu mempertimbangkan beberapa hal lain, seperti kemudahan saat menjual kembali, sertifikat keaslian produk, dan reputasi tempat pembelian emas.

Baca juga: Harga Emas 16K: Arti, Persentase Kemurnian, dan Nilai Jualnya

Cara Mengetahui Emas 23 Karat Asli

Sebelum membeli emas 23 karat, sebaiknya lakukan beberapa pemeriksaan agar kamu lebih yakin dengan keaslian dan kadar emasnya.

Langkah ini penting, terutama jika kamu membeli dari toko perhiasan untuk pertama kalinya atau melakukan transaksi dengan penjual perorangan. Berikut beberapa caranya:

1. Periksa Cap atau Kode Kadar Emas

Emas asli umumnya memiliki cap kecil yang menunjukkan kadar emasnya. Untuk emas 23 karat, kamu dapat menemukan kode seperti 23K atau 958, yang menandakan kandungan emas sekitar 95,8%.

Namun, kode emas yang digunakan bisa saja berbeda tergantung standar produsen atau negara asal pembuatannya.

2. Pastikan Ada Sertifikat atau Bukti Pembelian yang Sah

Selain melihat cap pada emas, periksa juga apakah produk dilengkapi sertifikat atau bukti pembelian resmi.

Dokumen ini biasanya membuat informasi mengenai berat, kadar emas, hingga identitas produk sehingga dapat membantu memastikan keasliannya.

Sertifikat juga dapat menjadi nilai tambah apabila suatu saat kamu ingin menjual kembali emas tersebut. Sebab, emas tanpa sertifikat atau bukti pembelian biasanya memiliki harga jual yang lebih rendah.

3. Gunakan Alat Penguji Kadar Emas

Jika masih ragu, kamu dapat memanfaatkan gold tester atau alat penguji kadar emas. Alat ini mampu mengukur kadar emas dengan cepat tanpa merusak fisik emas sehingga hasilnya lebih akurat dibandingkan hanya mengandalkan pemeriksaan visual saja.

4. Lakukan Pengujian di Tempat Tepercaya

Apabila kamu melakukan pembelian emas dari penjual perorangan atau belum yakin dengan keasliannya, pertimbangkan untuk memeriksakannya di toko emas atau lembaga yang menyediakan layanan uji kadar emas.

Dengan begitu, kamu bisa memperoleh hasil pengujian yang lebih dapat dipercaya sebelum memutuskan untuk menyimpan atau menjual emas tersebut.

Itulah penjelasan mengenai emas 23 berapa karat beserta kadar emasnya sesuai SNI, cara menghitung persentasenya, hingga tips memastikan keaslian produknya.

Bagi yang ingin mulai membangun investasi emas secara bertahap, Emas Pegadaian dapat menjadi pilihan yang menarik.

Emas Pegadaian merupakan produk tabungan emas yang memberikan kemudahan bagi masyarakat di semua kalangan untuk berinvestasi emas dengan modal terjangkau, mulai dari Rp10 ribuan.

Layanan ini bisa kamu akses dengan cara yang praktis melalui aplikasi Tring! by Pegadaian maupun langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat untuk mendapatkan bimbingan dari petugas.

Setelah rekening berhasil aktif, kamu bisa langsung mulai membeli emas dengan jumlah sesuai kemampuan dan tujuan finansialmu.

Meski emas tersimpan dalam bentuk saldo digital, kamu tetap bisa mendapatkan emas batangan melalui layanan cetak fisik emas sesuai ketentuan. Selain itu, pencairan saldo juga bisa dilakukan dengan menjual kembali maupun gadai.

Masih ragu untuk memulainya? Kamu bisa mencoba fitur Simulasi Tabungan Emas yang tersedia di website Pegadaian. Di sana, kamu bisa memperkirakan berapa total gramasi dari pembelian emas yang bisa kamu lakukan.

Yuk, jangan tunda lagi, segera persiapkan keuangan kamu secara lebih terstruktur dengan menabung emas rutin di Pegadaian. Pegadaian Selalu Hadir Melayani Sepenuh Hati.

Baca juga: Cara Mengetahui Kadar Emas yang Bagus untuk Perhiasan

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved