DP Cicil Emas Berapa Persen? Cek Ketentuan dan Simulasinya

Harga emas yang cenderung bergerak naik dari waktu ke waktu membuat sebagian orang merasa kesulitan untuk membeli emas sebagai investasi jangka panjang.
Namun, kamu masih memiliki kesempatan untuk memiliki emas secara bertahap melalui skema cicilan. Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah Cicil Emas di Pegadaian.
Akan tetapi, sebelum mengajukan cicilan, ada satu hal yang perlu kamu pahami sejak awal, yaitu adanya uang muka atau down payment (DP).
Lantas, DP Cicil Emas berapa persen? Besarannya bergantung pada jenis layanan dan ketentuan transaksi yang kamu pilih.
Nah, melalui artikel ini, kamu bisa mengetahui lebih detail besaran DP, cara menghitungnya, hingga contoh Cicil Emas agar lebih mudah memperkirakan dana yang disiapkan untuk pembelian emas ini. Mari simak!
Jenis Layanan Cicil Emas di Pegadaian
Sebelum mengetahui DP Cicil Emas berapa persen, pelajari terlebih dahulu apa saja jenis layanan Cicil Emas yang tersedia di Pegadaian.
Pasalnya, Pegadaian menawarkan sejumlah layanan dengan ketentuan yang berbeda, mulai dari jumlah peserta hingga pilihan tenor pembiayaan.
Berikut ini pilihannya yang bisa disesuaikan dengan tujuan dan rencana investasimu.
- Cicil Emas Personal: Layanan untuk nasabah perorangan dengan angsuran tetap dan pilihan tenor mulai dari 12, 18, 24, hingga 36 bulan.
- Cicil Emas Kolektif: Layanan Cicil Emas untuk kelompok dengan minimal tiga anggota, di mana setiap anggota dapat memilih jenis maupun berat emas sesuai kebutuhan masing-masing. Pilihan tenornya mulai dari 12, 18, 24, hingga 36 bulan.
- Cicil Emas Arisan: Layanan Cicil Emas yang ditujukan bagi kelompok arisan yang beranggotakan minimal enam orang. Seluruh anggota harus memilih jenis dan berat emas yang sama, sedangkan jangka waktu cicilan mengikuti jumlah anggota dalam kelompok tersebut.
- Cicil Emas Manfaat Asuransi: Layanan untuk nasabah perorangan dengan tenor tetap 12 bulan dan disertai manfaat perlindungan asuransi hingga Rp30.000.000 sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya beberapa pilihan layanan tersebut, kamu bisa menentukan skema Cicil Emas yang paling sesuai dengan tujuan dan kemampuan finansial.
Baca juga: Cicil Emas Pegadaian: Syarat, Tata Cara, & Keuntungannya
DP Cicil Emas Berapa Persen?
Berikut ini ketentuan uang muka pada layanan Cicil Emas Pegadaian yang perlu dipahami sebelum melakukan transaksi:
Adapun cara menghitung DP Cicil Emas cukup sederhana. Kamu bisa menggunakan rumus berikut:
DP (Uang Muka) = persentase DP x nilai emas
Misalnya, kamu ingin membeli emas senilai Rp10.000.000. Jika DP yang digunakan sebesar 15%, perhitungannya adalah:
15% x Rp10.000.000 = Rp1.500.000.
Semakin besar DP yang kamu bayarkan, semakin kecil sisa nilai emas yang perlu kamu lunasi. Selain DP atau uang muka, terdapat biaya administrasi yang dibayarkan pada awal transaksi.
Besaran biaya administrasi dan ketentuan Cicil Emas dapat mengikuti kebijakan Pegadaian yang berlaku saat pengajuan transaksi, yaitu Rp50.000 per transaksi untuk semua jenis layanan Cicil Emas.
Baca juga: Perbedaan Tabungan Emas dan Cicil Emas di Pegadaian
Simulasi Cicil Emas di Pegadaian
Setelah mengetahui besaran DP Cicil Emas berapa persen, kamu juga bisa melihat gambaran cicilannya melalui simulasi berikut.
Misalnya, kamu memilih emas dengan nilai taksiran Rp10.000.000 dengan DP 15% dan tenor 12 bulan.
Untuk Cicil Emas Personal, tarif sewa modal yang tercantum adalah 0,92% dari taksiran emas dikalikan jangka waktu, yaitu:
0,92% x Rp10.000.000 x 12 = Rp1.104.000
Dengan demikian, total sisa pembiayaan beserta tarif sewa modal menjadi:
Rp8.500.000 + Rp1.104.000 = Rp9.604.000
Jika dibayarkan dalam jangka waktu 12 bulan, estimasi angsuran per bulan sekitar:
Rp9.604.000 ÷ 12 = Rp800.333
Jadi, berdasarkan simulasi tersebut, kamu perlu menyiapkan uang muka sebesar Rp1.500.000, kemudian membayar angsuran sekitar Rp800.333 per bulan selama 12 bulan.
Namun, angka ini belum termasuk biaya administrasi yaitu sebesar Rp50.000. Perlu diperhatikan bahwa simulasi di atas hanya contoh untuk memudahkan perhitungan.
Nominal sebenarnya dapat berbeda sesuai harga emas, berat emas, tenor, uang muka, dan ketentuan yang berlaku ketika kamu melakukan transaksi Cicil Emas.
Mulai Cicil Emas di Pegadaian untuk Memiliki Emas Secara Bertahap
Dapat disimpulkan bahwa DP Cicil Emas berapa persen bergantung pada jenis layanan yang kamu pilih. Salah satu layanan yang paling umum dipilih nasabah adalah Cicil Emas Personal dengan DP minimal 15% dari nilai taksiran emas.
Agar lebih mudah untuk menghitung kemampuan membayar cicilan hingga tenor berakhir, kamu juga bisa memanfaatkan fitur Simulasi Cicil Emas dari Pegadaian sebelum mengajukan Cicil Emas.
Fitur ini sangat berguna untuk membantu dalam memperkirakan uang muka dan angsuran berdasarkan gram emas dan tenor yang kamu pilih.
Jika kamu ingin memiliki emas 24 karat bersertifikat SNI/LBMA dengan pembayaran secara bertahap dan fleksibel serta cicilan tetap meski harga emas naik, Cicil Emas Pegadaian adalah salah satu pilihan yang tepat.
Segera ajukan Cicil Emas secara praktis melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau kunjungi outlet Pegadaian terdekat untuk mendapatkan panduan pengajuan layanan secara lengkap.
Baca juga: Keuntungan Cicil Emas di Tring! by Pegadaian & Cara Mulainya
Berita dan Artikel Lainnya

Emas
Simulasi Kredit Emas Pegadaian dan Keuntungannya
Filosofi seorang yang kaya dan yang miskin adalah: Orang kaya menginventasikan uang dan menghabiskan sisanya. Orang miskin menghabiskan uang dan menginvestasikan sisanya. – Robert T. Kiyosaki Menabung kini tak hanya identik dengan menyimpan uang di bank. Banyak orang mulai melirik investasi sebagai tabungan yang menguntungkan. Dari sekian banyak instrumen investasi, emas tetap berada pada urutan […]

Emas
Inilah 6 Perbedaan Emas Putih dan Palladium, Kenali Yuk!
Perbedaan emas putih dan palladium dapat dilihat dari beberapa faktor, termasuk komposisi, ketahanan, dan harganya. Simak penjelasan selengkapnya di sini!

Emas
Kalau Dolar Naik, Harga Emas Naik atau Turun? Ini Jawabannya
Kalau dolar naik harga emas naik atau turun? Kedua aset berharga tersebut saling berkaitan. Yuk, simak pembahasan selengkapnya di artikel ini!

