Berapa Persen Keuntungan Investasi Emas Per Tahun?

Oleh Pegadaian dalam Emas

04 September 2026
Bagikan :
image detail artikel

Jika ada yang mengatakan investasi emas selalu untung, pernyataan itu belum tentu sepenuhnya tepat. Pasalnya, keuntungan emas tidak muncul begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh banyak faktor.

Itulah sebabnya, sebagian calon investor penasaran sebenarnya berapa persen keuntungan investasi emas per tahun.

Nah, untuk menjawabnya pun tidak cukup hanya melihat harga emas hari ini. Kamu juga perlu membandingkan data historis, memahami cara menghitung keuntungannya, dan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kenaikan nilainya.

Yuk, cari tahu lebih lanjut informasi lengkapnya melalui artikel berikut ini!

Berapa Persen Keuntungan Investasi Emas Per Tahun?

Keuntungan investasi emas per tahun tidak memiliki persentase yang tetap karena mengikuti perubahan harga emas di pasar.

Semakin besar kenaikan harga emas dibandingkan saat kamu membelinya, semakin besar pula potensi keuntungan yang bisa diperoleh.

Sebagai gambaran, berikut perkembangan harga emas per gram pada pertengahan Agustus selama lima tahun terakhir menurut data dari Bullion Rates yang dikutip pada 20 Agustus 2026:

Berdasarkan data tersebut, harga emas menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Jika dihitung secara tahunan, keuntungan investasi emas berada pada kisaran 11,20% hingga 44,14%, tergantung periode pembelian dan penjualannya.

Ini menunjukkan bahwa emas berpotensi memberikan imbal hasil yang cukup menarik apabila dimiliki dalam jangka panjang.

Meski demikian, perlu dipahami bahwa data historis ini tidak menjamin keuntungan pada masa mendatang.

Harga emas tetap dapat berfluktuasi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi global, inflasi, kebijakan suku bunga, nilai tukar mata uang, hingga tingkat permintaan pasar.

Baca juga: Prediksi Harga Emas 2026: Apakah Cocok untuk Investasi?

Cara Menghitung Keuntungan Investasi Emas

Untuk mengetahui berapa persentase keuntungan investasi emas, kamu dapat menggunakan rumus berikut ini.

Persentase keuntungan = (harga jual - harga beli) / harga beli x 100%

Misalnya, kamu membeli emas seharga Rp2.000.000 per gram hari ini. Setahun kemudian, harga emas naik menjadi Rp2.180.000 per gram. Maka perhitungannya adalah:

Keuntungan = (Rp2.180.000 - Rp2.000.000) / Rp2.000.000 x 100%
= Rp180.000 / Rp2.000.000 x 100%
= 9%

Artinya, investasi emas tersebut menghasilkan keuntungan sebenar 9% dalam satu tahun atau senilai Rp180.000.

Faktor yang Memengaruhi Keuntungan Investasi Emas

Besarnya keuntungan investasi emas tidak hanya dipengaruhi oleh kenaikan harganya saja. Ada beberapa faktor lain yang juga berperan, di antaranya adalah:

1. Pergerakan Harga Emas

Harga emas terus berubah setiap hari mengikuti kondisi pasar global. Ketika harga emas meningkat dibandingkan saat kamu melakukan pembelian, nilai investasi juga akan ikut bertambah.

2. Jangka Waktu Investasi

Pada dasarnya, emas lebih cocok digunakan untuk investasi jangka menengah hingga jangka panjang. Pasalnya, semakin lama disimpan, peluang memperoleh kenaikan nilai cenderung semakin besar.

3. Kondisi Ekonomi Global

Inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah, hingga kondisi geopolitik juga dapat memengaruhi harga emas. Kondisi ekonomi yang tidak menentu bisa membuat permintaan terhadap emas cenderung meningkat sehingga harga emas pun ikut terdorong naik.

4. Waktu Pembelian Emas

Membeli emas saat harga relatif rendah dapat memberikan peluang keuntungan yang lebih besar ketika harga kembali meningkat di hari berikutnya. Karena itu, memantau pergerakan harga emas dapat membantu menentukan waktu pembelian yang lebih cepat.

Baca juga: 11 Investasi Terbaik 2026, Cocok Menjadi Opsi Bagi Investor!

Cara Mengoptimalkan Keuntungan Investasi Emas

Meskipun harga emas cenderung meningkat dalam jangka panjang, besarnya keuntungan juga ditentukan oleh strategi investasi yang kamu terapkan. Supaya potensi imbal hasilnya lebih optimal, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Investasi Secara Rutin

Menabung emas secara bertahap membuat kamu tidak perlu menunggu memiliki dana besar sekaligus. Strategi ini juga membantu membantu memperoleh harga beli rata-rata yang lebih stabil sehingga bisa mengurangi risiko membeli saat harga sedang tinggi.

2. Pilih Emas Batangan 24 Karat

Jika tujuanmu adalah investasi jangka panjang, emas batangan 24 karat umumnya lebih direkomendasikan daripada emas perhiasan.

Ini karena emas 24 karat memiliki kadar emas yang lebih tinggi dan tidak dibebani oleh biaya pembuatan seperti emas perhiasan, sehingga nilai investasinya pun lebih optimal.

Selain itu, produk emas batangan bersertifikat juga cenderung lebih mudah dijual kembali ketika dibutuhkan.

3. Fokus pada Tujuan jangka Panjang

Untuk investasi emas dengan tujuan jangka panjang, seperti persiapan dana pendidikan, dana pensiun, atau kebutuhan masa depan lainnya, sebaiknya kamu merencanakannya secara matang dan terstruktur.

Hindari terlalu sering menjual emas hanya karena kenaikan harga dalam jangka pendek. Sebaliknya, semakin lama kamu menyimpan emas tersebut, peluang memperoleh keuntungan umumnya akan semakin besar.

4. Pantau Harga Emas Secara Berkala

Dengan mengikuti perkembangan harga emas, kamu dapat menentukan waktu yang tepat untuk membeli maupun menjual emas. Cara ini bisa membantu kamu mengambil keputusan investasi berdasarkan kondisi pasar.

5. Gunakan Layanan Investasi yang Resmi

Pastikan investasi emas dilakukan melalui lembaga yang kredibel dan memiliki legalitas yang jelas. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap transaksi berjalan dengan lancar, terdapat transparansi harga emas, dan kepemilikan emas tercatat dengan baik.

Dengan begitu, kamu dapat berinvestasi secara rutin dengan lebih nyaman dan mudah memantau perkembangan asetmu.

Mulai Investasi Emas dengan Lebih Terjangkau di Pegadaian

Jadi, berapa persen keuntungan investasi emas per tahun? Tidak ada angka pasti yang bisa menentukannya karena keuntungan bergantung pada pergerakan harga emas selama periode investasi.

Kenaikan harga emas dalam satu tahun bisa mencapai sekitar 11,20%, tetapi pada periode lain angkanya bisa berbeda, atau bahkan lebih tinggi.

Yang terpenting untuk dipahami adalah emas memiliki kecenderungan mengalami kenaikan nilai dalam jangka panjang sehingga layak dijadikan salah satu pilihan instrumen investasi untuk membangun aset.

Kalau kamu ingin memiliki emas tanpa harus menyiapkan dana besar di awal, Cicil Emas Pegadaian bisa menjadi solusinya.

Melalui layanan ini, kamu dapat memiliki emas batangan 24 karat bersertifikat SNI/LBMA dengan denominasi mulai dari 1 gram. Pembayarannya memakai sistem angsuran dengan pilihan tenor mulai dari 3, 6, 12, 18, 24, hingga 36 bulan.

Menariknya, nilai angsuran tetap meski harga emas mengalami kenaikan selama periode cicilan. Dengan begitu, kamu bisa menentukan jangka waktu cicilan yang paling sesuai dengan kemampuan finansialmu.

Pengajuannya juga praktis karena dapat dilakukan melalui outlet Pegadaian maupun aplikasi Tring! by Pegadaian.

Dengan mulai berinvestasi dari sekarang, kamu memiliki kesempatan untuk menikmati potensi kenaikan nilai emas di masa depan. Jadi, jangan ragu lagi. Yuk, mulai rencanakan investasi emas bersama Pegadaian!

Baca juga: Apa Itu Instrumen Investasi? Ini 8 Jenisnya yang Populer

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved