Cara Menebus Gadai Tanpa Surat di Pegadaian, Apakah Bisa?

Hingga saat ini, gadai barang di Pegadaian masih menjadi pilihan masyarakat ketika membutuhkan dana tambahan dalam waktu relatif singkat tanpa harus menjual.
Ketika melakukan gadai, nasabah akan mendapatkan surat bukti gadai (SBG) sebagai bukti fisik dari transaksi gadai dan digunakan untuk mengambil kembali barang jaminan setelah lunas.
Sayangnya, surat bukti gadai ini sering kali terselip atau bahkan hilang sehingga membuat nasabah panik.
Jika terjadi hal demikian, apakah ada cara menebus gadai tanpa surat yang bisa dilakukan? Nah, untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan lengkap dalam artikel berikut ini.
Apakah Bisa Menebus Gadai Tanpa Surat di Pegadaian?
Pada dasarnya, surat bukti gadai berfungsi sebagai bukti kepemilikan transaksi sekaligus menjadi dokumen penting saat pengambilan barang.
Jika surat tersebut hilang, kamu masih bisa melakukan penebusan, tetapi perlu melakukan prosedur tambahan untuk memastikan identitas pemilik barang.
Dengan kata lain, barang tidak bisa langsung kamu tebus setelah pelunasan. Ada langkah tambahan yang perlu kamu ikuti untuk mendapatkan surat bukti gadai baru yang bisa digunakan untuk menebus barang jaminan.
Baca juga: Penyebab Barang Gadai Tidak Bisa Diambil & Cara Menghindari
Cara Menebus Gadai Tanpa Surat di Pegadaian
Apabila surat bukti gadai (SBG) hilang, kamu tetap dapat menebus barang jaminan dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh Pegadaian untuk mendapatkan surat bukti gadai pengganti. Berikut langkah-langkahnya:
1. Datangi Outlet Pegadaian Tempat Bertransaksi
Langkah pertama, kunjungi outlet Pegadaian di mana kamu melakukan transaksi gadai. Sampaikan kepada petugas bahwa surat bukti gadai tersebut hilang sehingga kamu ingin mengajukan proses penebusan tanpa dokumen tersebut.
Kemudian, petugas akan mengecek data transaksi dan menjelaskan tahapan yang perlu kamu lakukan agar tetap bisa menebus barangnya.
2. Urus Surat Keterangan Kehilangan
Setelah data awal diperiksa, petugas Pegadaian akan memberikan arahan dan surat pengantar untuk mengurus surat keterangan kehilangan di kantor kepolisian.
Dokumen inilah yang menjadi salah satu syarat administrasi yang menunjukkan bahwa surat bukti gadai benar-benar hilang.
3. Lakukan Verifikasi Identitas dan Data Gadai
Setelah mendapatkan surat keterangan kehilangan dari polisi, kamu bisa membawa surat tersebut beserta KTP asli yang sesuai dengan data nasabah ke outlet Pegadaian.
Selanjutnya, petugas akan mencocokkan identitas, data transaksi, dan informasi barang jaminan sebelum melanjutkan proses penebusan.
4. Terbitkan Surat Bukti Gadai Pengganti
Jika hasil verifikasi dinyatakan sesuai, Pegadaian akan menerbitkan surat bukti gadai yang baru sebagai pengganti. Dokumen ini akan digunakan sebagai dasar untuk melanjutkan proses penebusan barang gadai.
Sebagai catatan, pengurusan surat bukti gadai ini harus dilakukan oleh nasabah yang bersangkutan dan tidak dapat diwakilkan.
5. Lunasi Pinjaman dan Ambil Barang Jaminan
Setelah mendapatkan surat bukti gadai yang baru, kamu pun bisa menggunakannya untuk mengambil barang jaminan di outlet Pegadaian.
Namun, pastikan kamu sudah melunasi pinjaman beserta sewa modal atau biaya lainnya sesuai ketentuan terlebih dahulu. Setelah pembayaran lunas, barang jaminan akan diserahkan kembali ke kamu.
Untuk pengambilan barang gadai di kantor cabang Pegadaian, alangkah baiknya jika kamu melakukan konfirmasi H-1 sebelum pengambilan untuk memastikan barangnya siap. Namun, di beberapa layanan mungkin tidak memerlukan prosedur demikian.
Baca juga: Apakah Barang Gadai Bisa Diambil Kapan Saja? Ini Syaratnya
Cara Melunasi Gadai Secara Online di Tring! by Pegadaian
Bagi kamu yang ingin melakukan pembayaran atau pelunasan gadai tanpa harus datang ke kantor cabang Pegadaian, kini kamu bisa melakukannya secara online melalui aplikasi Tring! by Pegadaian dengan berbagai pilihan metode pembayaran.
Untuk melakukan pelunasannya, ikuti beberapa tahapan berikut ini:
- Buka aplikasi Tring! by Pegadaian di ponsel, kemudian lakukan login menggunakan akun yang telah terdaftar.
- Masuk ke menu “Pembiayaan” untuk melihat daftar transaksi gadai yang masih aktif.
- Pilih transaksi yang ingin diselesaikan, lalu tekan menu “Bayar”.
- Tentukan jenis pembayaran sesuai kebutuhan, baik cicilan, perpanjang masa gadai, maupun pelunasan.
- Sistem akan menampilkan total tagihan yang harus dibayarkan secara otomatis.
- Pilih metode pembayaran yang diinginkan, kemudian periksa kembali rincian transaksi.
- Ikuti petunjuk pembayaran hingga transaksi proses berhasil.
- Setelah pembayaran selesai, aplikasi akan menampilkan notifikasi atau bukti transaksi sebagai konfirmasi.
Setelah seluruh kewajiban pembayaran telah terkonfirmasi lunas, kamu bisa menyimpan buktinya untuk keperluan saat pengambilan barang jaminan.
Sebagai langkah kehati-hatian, pastikan semua bukti transaksi tersimpan dengan baik. Begitu pun dengan surat bukti gadai yang kamu miliki. Sebab, dokumen ini akan digunakan untuk penebusan barang jaminan saat pinjaman lunas.
Demikian penjelasan mengenai cara menebus gadai tanpa surat di Pegadaian. Dalam hal ini, proses penebusan yang terkendala karena surat bukti gadai hilang tetap dapat dilakukan dengan mengurus surat keterangan kehilangan di kantor kepolisian.
Jika seluruh prosesnya sudah selesai, kamu pun bisa melanjutkan transaksi gadai dengan melunasi angsuran melalui Tring! by Pegadaian dan mengambil barangnya langsung di kantor cabang tempat kamu menggadaikan barang tersebut.
#TenangSaja, selain untuk transaksi gadai, tersedia pula berbagai layanan Pegadaian yang dapat diakses di Tring!, mulai dari layanan bank emas, seperti Emas Pegadaian, Cicil Emas, dan Deposito Emas, hingga pembiayaan usaha.
Jadi, kamu bisa melakukan berbagai transaksi dengan mudah sesuai kebutuhan lewat satu aplikasi. Yuk, unduh Tring! by Pegadaian di Play Store maupun App Store sekarang!
Baca juga: Bisakah Tebus Gadai Saat Pegadaian Libur? Begini Caranya!
Berita dan Artikel Lainnya

Edukasi
Dukung Fatwa Bulion Syariah, Pegadaian Terapkan Rasio Emas 1:1
Peluncuran fatwa bulion syariah memperkuat investasi emas di Indonesia. Pegadaian menerapkan rasio emas 1:1 untuk menjaga transparansi. Simak informasinya!

Edukasi
Likuidasi: Definisi, Penyebab, Jenis, Proses, dan Dampaknya
Likuidasi adalah fase akhir penutupan bisnis, salah satunya karena krisis finansial. Yuk, pelajari penyebab, jenis, proses, hingga dampaknya di artikel ini!

Edukasi
Cara Mencairkan Tabungan Emas Pakai Tring! by Pegadaian
Cara mencairkan Tabungan Emas Pegadaian digital bisa melalui buyback, cetak emas fisik, atau gadai saldo Tabungan Emas. Pelajari selengkapnya di sini!

