Nabung Emas atau Bayar Utang Dulu? Ini Pertimbangannya

Oleh Pegadaian dalam Keuangan

16 September 2026
Bagikan :
image detail artikel

Ketika dana terbatas, menentukan nabung emas atau bayar utang dulu bisa menjadi dilema karena keduanya sama-sama penting.

Namun, menabung emas tetap dapat dipertimbangkan jika kebutuhan utama dan cicilan sudah terbayar. Yuk, simak pertimbangannya agar kamu bisa menentukan pilihan dengan lebih bijak!

Menabung Emas atau Membayar Utang Dahulu?

Menentukan prioritas keuangan perlu disesuaikan dengan banyak hal sehingga keputusan tidak harus selalu memilih salah satunya. Berikut beberapa pertimbangannya:

1. Kondisi Keuangan Pribadi

Pastikan kebutuhan pokok, seperti makan, tempat tinggal, listrik, transportasi, dan internet, sudah terpenuhi. Setelah itu, hitung sisa uang yang tersedia setiap bulan.

Jika masih memiliki uang dingin setelah kebutuhan dan cicilan terpenuhi, sebagiannya bisa digunakan untuk menabung emas.

Hindari menggunakan dana yang dibutuhkan untuk membayar kewajiban utang atau memenuhi kebutuhan mendesak.

2. Jenis Utang yang Dimiliki

Setiap utang memiliki beban berbeda. Utang berbunga tinggi, seperti kartu kredit, perlu diperhatikan karena bunganya dapat membuat jumlah kewajiban semakin besar.

Namun, jika cicilan masih terkendali dan selalu dibayar tepat waktu, kamu dapat menyisihkan sebagian dana untuk membeli emas. Dengan begitu, kewajiban tetap berjalan sekaligus aset mulai terbentuk.

3. Bandingkan Bunga dan Potensi Hasil

Pertimbangkan manfaat dari setiap pilihan berdasarkan kondisi keuanganmu. Misalnya, kamu memiliki utang Rp10 juta dengan bunga 3% per tahun dan uang saku ekstra Rp200 ribu.

Jika digunakan untuk membayar utang, uang tersebut dapat mengurangi jumlah pokok utang sehingga beban bunga berikutnya menjadi lebih kecil.

Sementara itu, jika digunakan untuk membeli emas, uang tersebut akan menambah aset yang berpotensi mengalami kenaikan nilai dalam jangka panjang.

4. Perhatikan Dana Darurat

Dana darurat diperlukan untuk menghadapi kebutuhan yang tidak terduga. Jika belum memilikinya, bangun cadangan sambil tetap membayar cicilan sesuai kewajiban.

Setelah kondisi lebih stabil, sebagian uang dingin dapat dialihkan untuk ditabung dalam bentuk emas. Cara ini membantu kamu memiliki cadangan sekaligus mulai membangun aset.

5. Pertimbangkan Tujuan Keuangan

Kebutuhan jangka pendek biasanya membutuhkan dana yang mudah digunakan, sedangkan emas lebih sesuai untuk tujuan jangka menengah dan panjang.

Jadi, nabung emas atau membayar utang dulu tidak selalu harus menjadi pertimbangan mutlak. Jika kondisi memungkinkan, kamu dapat membayar cicilan tepat waktu sambil menabung emas dengan nominal kecil.

6. Jaga Skor Kredit

Jangan mengabaikan pembayaran utang demi investasi. Keterlambatan pembayaran dapat memengaruhi riwayat kredit dan berpotensi menyulitkan pengajuan pembiayaan di masa depan.

Pastikan cicilan wajib dibayar terlebih dahulu. Setelah itu, uang yang tersisa dapat dialokasikan untuk menabung emas secara konsisten agar nilainya sebagai aset berharga terus berkembang.

Baca juga: Pinjaman untuk Melunasi Utang: Ini Pilihan dan Risikonya

Kelebihan dan Kekurangan Menabung Emas Terlebih Dahulu

Menabung emas dapat membantu kamu mulai membangun aset meski dana kamu belum besar. Namun, strategi ini tetap memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu dipahami.

1. Kelebihan

Berikut beberapa manfaat yang membuat menabung emas layak dipertimbangkan dalam perencanaan keuangan.

Berpotensi Menjaga Nilai Aset

Emas banyak digunakan sebagai aset jangka menengah dan panjang. Meski harganya berfluktuasi, emas memiliki permintaan yang luas sehingga dapat menjadi pilihan untuk diversifikasi aset.

Relatif Mudah Dicairkan

Emas dapat dijual kembali ketika membutuhkan dana, sesuai dengan harga dan ketentuan yang berlaku. Hal ini membuatnya menjadi salah satu aset yang cukup fleksibel.

Bisa Dimulai dengan Nominal Kecil

Menabung emas dapat dilakukan sedikit demi sedikit. Dengan mengumpulkan gramasi secara rutin, kamu bisa menyesuaikannya dengan kemampuan finansial.

Menjadi Aset Cadangan

Emas dapat menjadi aset tambahan untuk tujuan jangka panjang. Kebiasaan menambah saldo secara rutin juga membantu membangun disiplin dalam mengelola keuangan.

2. Kekurangan

Menabung emas saat masih memiliki utang juga perlu dilakukan dengan hati-hati. Perhatikan dulu beberapa hal berikut:

Beban Bunga Tetap Berjalan

Jika memiliki utang berbunga tinggi, kewajiban dapat semakin besar. Karena itu, pembayaran cicilan tetap harus menjadi prioritas.

Harga Emas Dapat Berfluktuasi

Nilai emas tidak selalu naik. Jika dijual saat harga turun, hasil yang diterima bisa lebih rendah dibandingkan saat pembelian.

Bukan Pengganti Dana Tunai

Saldo emas perlu dijual atau dicairkan terlebih dahulu ketika ingin digunakan. Oleh karena itu, tetap siapkan dana tunai untuk kebutuhan darurat.

Baca juga: Bingung Cara Cairkan Tabungan Emas Pegadaian? Simak di Sini!

Kelebihan dan Kekurangan Membayar Utang Terlebih Dahulu

Melunasi utang lebih cepat dapat mengurangi kewajiban dan membuat anggaran bulanan lebih longgar. Meski begitu, strategi ini juga perlu diimbangi dengan kebiasaan menyimpan dana.

1. Kelebihan

Mendahulukan pembayaran utang dapat memberikan beberapa manfaat bagi kondisi finansialmu, seperti berikut:

Membantu Menjaga Riwayat Kredit

Pembayaran utang secara disiplin membantu menjaga riwayat kredit. Hal ini penting jika kamu membutuhkan pembiayaan seperti kredit kendaraan atau KPR.

Membuat Arus Kas Lebih Longgar

Ketika utang lunas, dana yang sebelumnya digunakan untuk cicilan dapat dialihkan ke tabungan, dana darurat, atau investasi emas.

Mengurangi Beban Pikiran

Utang yang semakin kecil dapat membuat pengelolaan keuangan terasa lebih mudah. Kamu pun bisa lebih fokus pada tujuan finansial berikutnya.

2. Kekurangan

Terlalu fokus melunasi utang juga dapat membuat kebutuhan finansial lain terabaikan. Berikut ini beberapa kekurangannya:

Tidak Memiliki Dana Darurat

Jika seluruh uang digunakan untuk membayar utang, kamu bisa tidak memiliki cadangan ketika menghadapi kebutuhan mendadak. Kondisi ini bahkan dapat mendorong munculnya utang baru.

Menunda Pembentukan Aset

Menunda investasi terlalu lama dapat membuat kebiasaan membangun aset tidak segera terbentuk. Padahal, nominal kecil yang disisihkan secara rutin dapat menjadi langkah awal yang berarti.

Jadi, itulah pertimbangan untuk menentukan apakah nabung emas atau bayar utang dulu. Utang tetap wajib dibayar, tetapi membangun aset juga tidak harus selalu ditunda.

Melalui Emas Pegadaian, kamu bisa menyisihkan sebagian uang secara digital untuk mengumpulkan emas sesuai kemampuanmu.

Layanan ini memungkinkan kamu membeli, menyimpan, dan menambah saldo emas digital dengan mudah, mulai dari Rp10 ribuan.

Dana yang disetorkan ini akan dikonversi menjadi gramasi emas berdasarkan harga pada saat transaksi. Untuk mengetahui gramasi emas yang kamu tabung, hitung menggunakan fitur Simulasi Emas Pegadaian.

Beberapa keunggulannya antara lain emas diasuransikan, bebas biaya pembukaan rekening melalui pendaftaran di aplikasi, cara pembayaran fleksibel, serta saldo emas dapat ditransfer melalui Tring! by Pegadaian.

Untuk mendaftar Emas Pegadaian, gunakan aplikasi Tring! by Pegadaian dengan mengunduhnya dan melakukan registrasi. Setelah itu, lakukan top up sesuai nominal yang ingin kamu gunakan untuk membeli emas.

Jika ingin bertransaksi langsung, kamu juga dapat membuka rekening di kantor cabang Pegadaian terdekat. Isi formulir, lampirkan fotokopi identitas, dan bayar biaya sesuai ketentuan.

Pembelian emas dilakukan sesuai ketentuan dan kamu akan memperoleh buku tabungan berisi saldo emas. Saldo tersebut bisa terus ditambah sesuai dengan kemampuan finansial.

Kamu juga dapat mengajukan cetak fisik melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau di outlet terdekat. Tersedia kepingan 1 gram, 2 gram, hingga 100 gram dari Galeri 24, Antam, UBS, dan Lotus Archi.

Mulai membangun aset berharga tanpa mengabaikan kewajibanmu. Buka rekening Emas Pegadaian sekarang dan sisihkan uang dingin secara konsisten sesuai kemampuan.

Baca juga: Apakah Tabungan Emas Pegadaian Bisa Diambil Semua? Simak!

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved