Mengenal LQ45: Indeks Saham Unggulan di BEI dan Manfaatnya

Oleh Pegadaian dalam Investasi

28 August 2026
Bagikan :
image detail artikel

Memahami pasar saham akan lebih mudah jika kamu mengenal indeks yang menjadi acuan pergerakannya.

LQ45 adalah salah satu indeks saham unggulan di BEI yang dapat membantu investor melihat kinerja saham-saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar tinggi.

Sebelum mengetahui lebih jauh tentang LQ45, simak pengertian, kriteria, manfaat, hingga daftar saham LQ45 terbaru berikut ini.

Pengertian Indeks LQ45

Indeks saham LQ45 adalah indeks yang berisi 45 saham pilihan di Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan kriteria likuiditas, kapitalisasi pasar, dan faktor fundamental tertentu.

Konstituennya berasal dari berbagai sektor, seperti perbankan, energi, telekomunikasi, dan barang konsumsi. Karena itu, LQ45 dapat menjadi salah satu acuan untuk melihat kondisi pasar saham Indonesia.

Komposisi indeks tidak bersifat tetap. Secara berkala, BEI melakukan evaluasi untuk memastikan saham yang masuk tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.

Bagi investor, keberadaan LQ45 dapat membantu menyaring saham yang aktif diperdagangkan tanpa harus menilai seluruh saham di BEI satu per satu.

Sejarah Indeks Saham LQ45

Indeks LQ45 pertama kali diluncurkan pada 1 Februari 1997 dengan tanggal dasar 13 Juli 1994 dan nilai dasar 100.

Dalam perhitungannya, LQ45 menggunakan metode Capped Free Float Adjusted Market Capitalization Weighted.
Artinya, kapitalisasi pasar memperhitungkan saham yang tersedia untuk diperdagangkan kepada publik atau free float.

Selain itu, terdapat batas bobot maksimal saham dalam indeks. Pembatasan ini bertujuan agar kinerja satu saham tidak terlalu mendominasi pergerakan LQ45.

Pemeliharaan indeks dilakukan secara berkala melalui evaluasi mayor dan minor. Dengan mekanisme tersebut, komposisi LQ45 dapat disesuaikan dengan perkembangan likuiditas dan kondisi pasar.

Baca juga: Saham Suspend: Definisi, Penyebab, Dampak, & Cara Mengatasi

Kriteria Saham yang Masuk ke Indeks LQ45

Agar dapat masuk ke dalam LQ45, saham harus melewati proses seleksi berdasarkan sejumlah indikator. Berikut beberapa pertimbangan utamanya:

1. Kapitalisasi Pasar Besar

Kapitalisasi pasar menunjukkan nilai perusahaan berdasarkan harga saham dan jumlah saham yang beredar. Saham dengan kapitalisasi besar memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap pasar.

2. Likuiditas Tinggi

Likuiditas menggambarkan seberapa aktif suatu saham diperjualbelikan. Saham dengan nilai transaksi dan aktivitas perdagangan yang tinggi lebih mudah ditransaksikan oleh investor.

3. Free Float

Free float adalah saham yang tersedia untuk diperdagangkan oleh publik. Faktor ini diperhitungkan agar indeks lebih mencerminkan saham yang benar-benar tersedia di pasar.

4. Kinerja Fundamental

Kondisi keuangan dan kinerja perusahaan turut menjadi pertimbangan. Perusahaan dengan performa keuangan dan potensi pertumbuhan yang baik memiliki peluang yang lebih besar untuk memenuhi kriteria tersebut.

5. Aktivitas Perdagangan

Frekuensi serta jumlah hari perdagangan juga menjadi bagian dari proses seleksi. Dengan begitu, saham yang masuk indeks memiliki aktivitas transaksi yang relatif memadai.

Proses Seleksi dan Revisi Indeks LQ45

Setelah mengetahui kriterianya, kamu juga perlu memahami bagaimana BEI menentukan 45 saham yang menjadi konstituen indeks.

Secara umum, seleksi mempertimbangkan kinerja transaksi di pasar reguler, kapitalisasi pasar free float, kondisi keuangan, kepatuhan, serta sejumlah kriteria lainnya.

Saham yang akan dipertimbangkan harus telah tercatat di BEI dalam jangka waktu tertentu dan memenuhi persyaratan nilai transaksi serta kapitalisasi pasar.

Dalam proses pemilihan, BEI terlebih dahulu menyaring saham berdasarkan nilai transaksi, frekuensi transaksi, free-float market capitalization, kinerja keuangan, kepatuhan, dan lain-lain.

Selanjutnya, saham-saham tersebut diseleksi kembali berdasarkan kriteria likuiditas dan indikator lainnya hingga diperoleh 45 konstituen.

Komposisi dapat berubah ketika suatu saham tidak lagi memenuhi kriteria. Sebaliknya, saham lain dapat masuk apabila menunjukkan kinerja yang sesuai dengan ketentuan indeks.

Baca juga: Portofolio Saham: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, & Contoh

Manfaat Indeks LQ45

Keberadaan LQ45 bukan hanya berguna bagi BEI, tetapi juga dapat membantu kamu memahami pasar saham dengan lebih praktis. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Acuan Kinerja Pasar

LQ45 dapat digunakan sebagai salah satu tolok ukur untuk melihat pergerakan kelompok saham unggulan di pasar modal Indonesia.

2. Informasi Analisis

Sering diperhatikan investor dan analis, saham LQ45 sering menjadi bahan analisis untuk melihat perkembangan sektor maupun pasar.

3. Likuiditas

Saham yang masuk LQ45 umumnya memiliki aktivitas perdagangan yang tinggi. Kondisi tersebut dapat memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi investor saat melakukan transaksi.

4. Diversifikasi

LQ45 mencakup berbagai sektor sehingga dapat menjadi referensi ketika kamu ingin menyusun portofolio dengan eksposur pada beberapa bidang usaha.

Daftar Saham LQ45 Periode 2026

Berdasarkan daftar konstituen LQ45 periode 3 Agustus–30 Oktober 2026, terdapat 45 saham yang menjadi bagian dari indeks tersebut.

Periode tersebut merupakan hasil evaluasi terbaru BEI yang berlaku mulai 3 Agustus 2026. Berikut 15 saham dari daftar tersebut sebagai informasi umum:

  1. AADI – PT Adaro Andalan Indonesia Tbk
  2. ADMR – PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
  3. ADRO – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk
  4. AKRA – PT AKR Corporindo Tbk
  5. AMMN – PT Amman Mineral Internasional Tbk
  6. AMRT – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
  7. ANTM – PT Aneka Tambang Tbk
  8. ASII – PT Astra International Tbk
  9. BBCA – PT Bank Central Asia Tbk
  10. BBNI – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  11. BBRI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  12. BBTN – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
  13. BMRI – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  14. BRPT – PT Barito Pacific Tbk
  15. BREN – PT Barito Renewable Energy Tbk


Daftar lengkap dan informasi indeks ini dapat kamu lihat di halaman data indeks saham BEI. Perlu diperhatikan bahwa daftar ini hanya merupakan listing untuk informasi umum, bukan ajakan atau paksaan untuk melakukan transaksi saham.

Itulah hal-hal mendasar yang perlu kamu ketahui tentang LQ45 dalam dunia investasi saham. Memahami daftar saham LQ45 dapat membantu kamu mengenali aset yang termasuk dalam kelompok saham berlikuiditas tinggi.

Bagi pemilik saham atau obligasi yang membutuhkan dana tanpa ingin langsung menjual aset investasinya, terdapat alternatif pembiayaan yang dapat dipertimbangkan.

Salah satunya adalah Gadai Saham dan Obligasi dari Pegadaian, di mana saham atau obligasi yang memenuhi ketentuan dapat digunakan sebagai jaminan pinjaman.

Dengan Gadai Saham dan Obligasi, kepemilikan aset investasi tidak berpindah, melainkan hanya dijaminkan untuk memperoleh dana sesuai persetujuan.

Keunggulan lain yang ditawarkan Gadai Saham dan Obligasi antara lain pinjaman fleksibel, plafon hingga miliaran rupiah, serta saham dan obligasi dapat dijadikan jaminan.

Ketentuan efek yang diterima dan nilai pinjaman tetap mengikuti penilaian serta kebijakan Pegadaian yang berlaku.

Nantinya, petugas akan memverifikasi data dan melakukan proses pledge atau mutasi efek. Jika pinjaman disetujui dan konfirmasi telah dilakukan, dana akan ditransfer ke rekening yang telah ditentukan.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Unit Gadai Efek Pegadaian melalui 0813-8000-4200 atau 0819-4500-8000 (WhatsApp). Yuk, ajukan Gadai Saham dan Obligasi untuk memenuhi kebutuhan danamu!

Baca juga: Mengenal FCA Saham, Cara Kerja, Kriteria, Hingga Periodenya

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved