Zakat Perak Berapa Gram? Pahami Nisab dan Cara Menghitungnya

Memahami berapa gram zakat perak menjadi hal penting bagi setiap Muslim yang memiliki simpanan perak sebagai aset.
Banyak orang masih mengira bahwa yang berlaku hanya zakat emas atau penghasilan. Padahal, perak yang disimpan dalam jumlah tertentu dan telah memenuhi syarat juga wajib dizakatkan.
Dengan mengetahui ketentuan nisabnya, kamu bisa menentukan kapan zakat perak wajib dikeluarkan sesuai syariat.
Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang berapa gram zakat perak, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini sampai akhir.
Pengertian Zakat Perak
Zakat perak adalah zakat yang wajib dikeluarkan dari harta berupa logam perak yang dimiliki secara sah.
Selain itu, perak juga harus telah mencapai nisab dan disimpan selama 1 tahun atau lebih. Sementara itu, besaran zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5% dari total kepemilikan perak.
Kewajiban zakat tidak hanya bertujuan untuk membersihkan harta, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama.
Melalui zakat, harta dapat didistribusikan kepada pihak yang berhak menerimanya. Termasuk juga zakat perak.
Syarat Zakat Perak
Secara umum, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum seseorang diwajibkan mengeluarkan zakat perak. Ketentuan berikut menjadi dasar untuk menentukan apakah harta tersebut sudah wajib dizakatkan atau belum.
1. Kepemilikan Perak Harus Sah
Perak yang dimiliki harus menjadi hak milik pribadi dan diperoleh melalui cara yang sah. Perak yang masih menjadi milik orang lain tidak dapat dihitung sebagai harta yang wajib dizakatkan.
2. Mencapai Nisab
Syarat berikutnya adalah jumlah perak yang dimiliki telah mencapai batas minimal atau nisab. Dalam ketentuan syariat, nisab zakat perak ditetapkan sebesar 595 gram perak murni.
3. Telah Mencapai Haul
Selain mencapai nisab, perak juga harus disimpan selama satu tahun penuh. Jika belum mencapai masa kepemilikan 1 tahun, maka zakat belum wajib.
Baca juga: Keuntungan dan Risiko Investasi Perak yang Jarang Diketahui
Zakat Perak Berapa Gram?
Pertanyaan tentang gramasi zakat perak sering muncul karena banyak orang belum memahami dasar perhitungannya. Dalam Islam, nisab zakat perak ditetapkan sebesar 200 dirham.
Satu dirham setara dengan 2,975 gram perak. Jika dikalikan dengan 200 dirham, hasilnya adalah 595 gram perak murni.
Ketentuan ini juga menjadi dasar perhitungan zakat emas. Perbedaan nisab antara emas dan perak berasal dari standar mata uang yang digunakan pada masa Rasulullah saw., yaitu dinar dan dirham.
Nisab zakat emas ditetapkan sebesar 20 dinar, sedangkan satu dinar setara dengan 4,25 gram emas murni. Jika dihitung, nisab zakat emas adalah 85 gram emas murni.
Ketentuan tersebut dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib ra., serta dalam sabda Nabi Muhammad saw. Selain itu, Rasulullah saw. juga mengingatkan umat Islam agar tidak boleh mengabaikan kewajiban zakat.
Dalam hadis riwayat Muslim, dijelaskan juga bahwa orang yang enggan mengeluarkan zakat akan dimintai pertanggungjawaban atas hartanya pada hari kiamat.
Cara Menghitung Nisab Zakat Perak
Menghitung zakat perak sebenarnya cukup sederhana. Namun, sebelum menghitungnya, kamu perlu mengetahui jumlah perak yang kamu miliki.
Selain itu, pastikan bahwa harta perak yang kamu miliki telah mencapai nisab 595 gram. Adapun rumus untuk menghitung zakat perak adalah sebagai berikut:
2,5% × jumlah perak yang disimpan selama 1 tahun
Agar lebih mudah dipahami, berikut contohnya. Ibu Rina memiliki simpanan perak sebanyak 680 gram yang telah disimpan selama lebih dari 1 tahun. Berapa zakat yang harus dikeluarkan?
2,5% × 680 gram
= (2,5 ÷ 100) × 680
= 0,025 × 680
= 17 gram
Jika harga perak saat ini, 19 Agustus 2026, adalah Rp42.100 per gram, maka nilai zakat yang harus dibayarkan adalah:
17 × Rp42.100 = Rp715.700
Dengan cara tersebut, kamu dapat menghitung sendiri besaran zakat berdasarkan jumlah perak yang kamu miliki.
Baca juga: Bisakah Beli Perak di Pegadaian? Inilah Penjelasannya!
Hikmah Menunaikan Zakat Perak
Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi kehidupan pribadi maupun masyarakat. Berikut beberapa hikmah yang dapat diperoleh dari menunaikan zakat perak:
1. Mengurangi Kesenjangan Sosial
Zakat membantu mendistribusikan kekayaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan begitu, kesejahteraan sosial dapat meningkat dan kesenjangan ekonomi dapat berkurang.
2. Menumbuhkan Keberkahan Harta
Banyak orang menganggap zakat akan mengurangi harta yang dimiliki. Padahal, harta yang dizakatkan justru diyakini akan menjadi lebih berkah.
3. Melatih Kepedulian dan Keikhlasan
Membiasakan diri berzakat dapat menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Sikap peduli ini menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat.
4. Membersihkan Harta dan Menjauhkan Sifat Kikir
Zakat berfungsi untuk membersihkan harta dari hak orang lain yang masih melekat di dalamnya. Selain itu, kebiasaan berbagi juga dapat membantu seseorang mengendalikan sifat kikir.
Menunaikan zakat juga menjadi salah satu bentuk ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah Swt. Bahkan, zakat dipercaya dapat menjadi sebab dosa dihapus dan dijauhkan dari berbagai keburukan.
Itulah informasi penting yang perlu dicatat tentang penunaian zakat perak. Memahami berapa gram zakat perak bukan hanya membantu kamu memenuhi kewajiban agama, tetapi juga mengajarkan pentingnya mengelola aset dengan bijak.
Jika penyimpanan perak dalam jumlah besar terasa kurang praktis, kamu juga bisa mempertimbangkan diversifikasi investasi ke instrumen lain, seperti emas 24 karat.
Melalui Cicil Emas Pegadaian, kamu dapat memiliki emas batangan maupun emas digital secara bertahap tanpa harus menyiapkan dana besar sekaligus.
Cicil Emas menawarkan sistem angsuran tetap dengan pilihan tenor yang beragam. Tak hanya itu, layanan ini juga menawarkan beberapa keunggulan berikut:
- Cicilan tetap meskipun harga emas naik.
- Emas 24 karat telah bersertifikat SNI atau LBMA.
- Tersedia jaminan jual kembali melalui Galeri 24.
- Pelunasan dapat dilakukan kapan saja.
- Pilihan produk lebih beragam sesuai kebutuhan.
Pegadaian juga menyediakan tiga jenis fitur, yaitu Personal, Kolektif, dan Arisan. Produk Personal ditujukan untuk individu, sedangkan Kolektif bagi komunitas atau kelompok.
Sementara itu, fitur Arisan dirancang khusus untuk kelompok arisan dengan mekanisme yang disepakati bersama. Meskipun skemanya berbeda, ketiganya menggunakan prinsip pembiayaan yang sama.
Menariknya, pembelian emas dapat dimulai dari denominasi 1 gram. Persyaratannya pun cukup sederhana, yaitu fotokopi KTP yang masih berlaku dan membayar uang muka mulai dari 15%.
Untuk bertransaksi Cicil Emas, kamu bisa menggunakan aplikasi Tring! by Pegadaian. Namun, jika lebih nyaman melakukan transaksi secara langsung, kamu juga dapat mengunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat.
Jadi, yuk mulai membangun aset berhargamu bersama Cicil Emas di Pegadaian sekarang juga!
Baca juga: Penjelasan Lengkap Tentang Penerima Zakat Mal & Zakat Fitrah
Berita dan Artikel Lainnya

Inspirasi
Cash Flow: Pahami Pengertian, Jenis, dan Cara Mengaturnya
Kenali cara mengatur cash flow bisnis, mulai pengertian, jenis-jenis, dan panduan cara mengatur cash flow. Baca selengkapnya!

Inspirasi
Uang Deposit: Kenali Jenis, Kegunaan, Manfaat, dan Contohnya
Uang deposit adalah dana simpanan atau jaminan dalam transaksi bisnis dan perbankan. Pahami jenis, manfaat, hingga contohnya di sini.

Inspirasi
Bagaimana Cara Menggunakan Simulasi Cicil Emas Pegadaian?
Bingung dengan perhitungan Cicil Emas di Pegadaian? Coba Simulasi Cicil Emas Pegadaian untuk mengetahui rincian biayanya. Yuk, ketahui caranya di sini!

