Psikotes Kerja Apa Saja yang Sering Digunakan? Ini Jenisnya!

Oleh Pegadaian dalam Inspirasi

02 July 2026
Bagikan :
image detail artikel

Proses rekrutmen di perusahaan swasta maupun BUMN umumnya tidak hanya menilai pengalaman dan kemampuan teknis kandidat.

Banyak perusahaan juga menggunakan psikotes untuk memahami cara berpikir, karakter, hingga potensi seseorang dalam menjalankan pekerjaan.

Oleh karena itu, tidak sedikit pencari kerja yang penasaran, kira-kira psikotes kerja apa saja yang biasanya muncul saat seleksi karyawan.

Pasalnya, setiap perusahaan memiliki ketentuan tes yang berbeda-beda sehingga kandidat perlu mempersiapkannya dengan matang. Yuk, cari tahu berbagai jenis psikotes yang sering digunakan agar peluang lolos seleksi menjadi lebih besar!

Jenis Psikotes Kerja yang Sering Digunakan

Jika Anda penasaran psikotes kerja apa saja yang biasanya muncul dalam proses rekrutmen, jawabannya cukup beragam.

Perusahaan dapat menggunakan kombinasi beberapa jenis tes untuk menilai kemampuan kognitif, kepribadian, hingga kesiapan kandidat dalam menghadapi tantangan pekerjaan. Berikut beberapa jenis psikotes yang paling sering digunakan saat seleksi kerja.

1. Tes Kemampuan Verbal

Saat mencari informasi mengenai psikotes kerja apa saja, tes kemampuan verbal juga termasuk yang cukup umum ditemukan.

Tes ini bertujuan mengukur kemampuan seseorang dalam memahami dan mengolah informasi berbasis bahasa. Soal yang diberikan biasanya berupa sinonim, antonim, hubungan kata, hingga pemahaman makna suatu kalimat.

Melalui tes ini, perusahaan dapat menilai kemampuan komunikasi, penguasaan kosakata, serta kemampuan kandidat dalam menganalisis hubungan sebab akibat dari suatu permasalahan.

2. Tes Logika Aritmatika

Tes logika aritmatika digunakan untuk mengukur kemampuan berhitung dan berpikir logis. Peserta akan dihadapkan pada deretan angka dengan pola tertentu yang harus dianalisis untuk menemukan jawaban yang tepat.

Selain kemampuan numerik, tes ini juga menilai kecermatan, ketelitian, dan kemampuan memecahkan masalah dalam waktu yang terbatas.

3. Tes Logika Penalaran

Jenis tes ini biasanya menggunakan pola gambar atau simbol yang harus dilengkapi sesuai urutan tertentu. Kandidat dituntut untuk memahami hubungan antar gambar dan menemukan pola yang tersembunyi.

Tes logika penalaran sering digunakan untuk mengukur kemampuan analisis, konsentrasi, dan cara seseorang mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.

Baca juga: 12 Cara Mengatasi Stres Kerja Agar Produktivitas Terjaga

4. Tes Wartegg

Tes Wartegg merupakan salah satu psikotes yang cukup populer dalam proses seleksi kerja. Pada tes ini, peserta diminta melengkapi beberapa kotak yang berisi garis, titik, atau bentuk sederhana menjadi gambar yang lebih utuh.

Hasil gambar kemudian digunakan untuk membantu menggambarkan karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta cara seseorang menyelesaikan masalah.

5. Tes Hafalan Kata

Tes hafalan kata dirancang untuk mengukur daya ingat dan konsentrasi peserta. Dalam pelaksanaannya, kandidat biasanya diminta mengingat sejumlah huruf atau kata dalam waktu tertentu, lalu mencocokkannya dengan kategori yang telah ditentukan.

Melalui tes ini, perusahaan dapat menilai kemampuan fokus dan kecepatan seseorang dalam memproses informasi.

6. Tes Pauli atau Kraepelin

Bagi yang ingin mengetahui psikotes kerja apa saja yang sering dianggap menantang dan paling menguras fokus, tes Pauli atau Kraepelin menjadi salah satu jawabannya. Tes ini berisi deretan angka yang harus dijumlahkan secara berurutan dalam batas waktu tertentu.

Tujuannya adalah untuk mengukur konsentrasi, ketelitian, kecepatan kerja, konsistensi, serta kemampuan kandidat dalam bekerja di bawah tekanan.

7. Tes Gambar Pohon

Tes gambar pohon merupakan psikotes proyektif yang meminta peserta menggambar sebuah pohon secara utuh, mulai dari akar hingga daun.

Melalui gambar yang dibuat, perusahaan dapat menerjemahkan makna dan memperoleh informasi mengenai kestabilan emosi, pola berpikir, dan karakter individu. Detail gambar, ukuran, dan penempatannya di kertas juga menjadi bagian dari aspek yang diamati.

Baca juga: 8 Tips Melamar Kerja di BUMN agar Peluang Lolos Makin Besar

8. Tes Gambar Manusia (Draw A Man Test)

Dalam tes ini, peserta diminta menggambar sosok manusia secara lengkap. Namun, penilaian tidak akan berfokus pada keindahan gambar, melainkan pada detail dan karakteristik gambar yang dibuat.

Psikolog biasanya menggunakan hasil tes ini untuk memperoleh gambaran mengenai kepercayaan diri, perhatian terhadap detail, tanggung jawab, serta aspek kepribadian lainnya.

9. Tes EPPS (Edwards Personal Preference Schedule)

Dalam pembahasan mengenai psikotes kerja apa saja, tes EPPS juga cukup sering digunakan oleh perusahaan. Tes ini berisi serangkaian pilihan jawaban mengenai preferensi dan kecenderungan perilaku seseorang sehingga tidak ada jawaban benar atau salah dalam tes ini.

Perusahaan menggunakan hasil EPPS untuk memahami motivasi, kebutuhan psikologis, pola perilaku, dan kesesuaian kandidat dengan budaya kerja dan posisi yang dilamar.

10. Tes HTP (House, Tree, Person)

Tes House, Tree, Person atau HTP mengharuskan peserta menggambar rumah, pohon, dan manusia dalam satu lembar kertas.

Tes ini digunakan untuk membantu memahami bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri, lingkungan sekitar, serta hubungan sosial yang dimilikinya. Oleh karena itu, HTP sering digunakan sebagai bagian dari penilaian kepribadian dalam proses rekrutmen.

11. Tes Army Alpha Intelegence

Tes Army Alpha Intelegence mengombinasikan soal angka, simbol, dan bentuk visual yang harus dikerjakan berdasarkan instruksi penguji.

Jenis tes ini bertujuan mengukur daya tangkap, kemampuan memahami instruksi, kecepatan berpikir, serta tingkat konsentrasi kandidat saat menghadapi berbagai tugas secara bersamaan.

Itulah penjelasan mengenai psikotes kerja apa saja yang umum digunakan dalam proses seleksi karyawan. Dengan memahami jenis dan tujuan masing-masing tes, Anda dapat mempersiapkan diri lebih baik saat menghadapi tahapan rekrutmen.

Ingin mengembangkan karier bersama Pegadaian? Kunjungi halaman karier Pegadaian untuk melihat informasi lowongan kerja, program pengembangan talenta, serta berbagai kesempatan berkarier yang tersedia.

Siapkan diri Anda sebaik mungkin dan temukan peluang untuk bertumbuh bersama Pegadaian.

Baca juga: 10+ Contoh Soft Skill Dunia Kerja yang Wajib Dimiliki!

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved