Pekerjaan BUMN Apa Saja? Ini Jenis dan Pilihan Kariernya

Oleh Pegadaian dalam Inspirasi

07 June 2026
Bagikan :
image detail artikel

Bekerja di BUMN sering menjadi tujuan bagi banyak pencari kerja, termasuk fresh graduate, karena reputasi perusahaan yang stabil dan memiliki jenjang karier yang jelas.

Namun, tidak sedikit yang masih bingung menentukan arah karena belum tahu pekerjaan BUMN apa saja dan sektor mana yang paling sesuai dengan minatnya. Pasalnya, BUMN memiliki cakupan bisnis yang sangat luas, mulai dari energi, keuangan, hingga teknologi.

Jadi, mari simak artikel ini untuk memahami lebih jelas jenis BUMN berdasarkan status dan bidang usaha agar kamu bisa lebih mudah menemukan jalur karier yang tepat sejak awal.

Jenis BUMN Berdasarkan Statusnya

Secara umum, jenis pekerjaan BUMN apa saja terbagi menjadi dua kelompok perusahaan, yaitu Persero (PT) dan Perum. Namun, sebelumnya juga ada jenis Perjan (Perusahaan Jawatan).

Setiap jenis ini memiliki tujuan dan karakter kerja yang berbeda. Berikut ini penjelasan pekerjaan BUMN apa aja sesuai statusnya:

1. BUMN Persero (PT)

BUMN Persero merupakan perusahaan berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham, dengan kepemilikan negara minimal 51%.

Meski dimiliki oleh negara, perusahaan ini tetap beroperasi layaknya perusahaan swasta yang berorientasi pada keuntungan dan mengikuti aturan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas.

Dalam praktiknya, BUMN Persero tidak hanya fokus pada pelayanan, tetapi juga dituntut untuk menghasilkan profit agar bisa terus berkembang dan berkontribusi pada negara. Beberapa contoh perusahaannya antara lain:

  • PT PLN (Persero).
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
  • PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
  • PT KAI (Persero).
  • PT Jasa Raharja (Persero).
  • PT Produksi Film Negara (Persero).
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
  • PT Adhi Karya (Persero) Tbk


2. BUMN Perum (Perusahaan Umum)

BUMN Perum adalah perusahaan negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah dan tidak terbagi dalam saham sesuai dengan UU No.19 Tahun 2003 pasal 1.

Berbeda dengan Persero, fokus utama Perum adalah memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penyediaan barang dan jasa yang dibutuhkan secara luas.

Meski berorientasi pada pelayanan publik, Perum tetap diperbolehkan untuk memperoleh keuntungan selama tidak mengesampingkan tujuan utamanya. Prinsip pengelolaannya tetap profesional agar layanan yang diberikan tetap berkualitas.

Jenis BUMN ini biasanya bergerak di sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Beberapa contoh perusahaannya meliputi:

  • Perum Bulog.
  • Perum Damri.
  • Perum Peruri.
  • Perum Perhutani.
  • AirNav Indonesia.


3. BUMN Perjan (Perusahaan Jawatan)

Selain Persero dan Perum, sebelumnya juga dikenal bentuk Perjan atau Perusahaan Jawatan. Model ini seluruh pembiayaannya berasal dari negara dan lebih menitikberatkan pada pelayanan kepada masyarakat, bukan keuntungan.

Namun, saat ini bentuk Perjan sudah tidak lagi digunakan karena sebagian besar telah dialihkan menjadi Perum atau Persero agar pengelolaannya lebih efisien dan profesional. Contohnya yaitu TVRI dan RRI.

Baca juga: 13 Cara Memulai Karir Baru agar Tidak Salah Langkah

Jenis BUMN Berdasarkan Sektor Usahanya

Selain dibedakan berdasarkan statusnya, BUMN juga dikelompokkan berdasarkan bidang atau jenis usahanya. Secara umum, perusahaan BUMN bergerak di berbagai sektor strategis, seperti energi, keuangan, transportasi, kesehatan, hingga pertanian.

Untuk mempermudah pengelolaannya, pemerintah melalui Kementerian BUMN mengelompokkan perusahaan-perusahaan ini ke dalam 12 klaster usaha. Beberapa di antaranya:

1. Energi, Minyak, dan Gas

Klaster ini mencakup perusahaan yang bergerak di bidang energi, termasuk listrik, minyak, dan gas bumi. Perannya sangat penting dalam menjaga ketersediaan energi nasional.

Pekerjaan di sektor ini biasanya membutuhkan keahlian teknis dan kesiapan menghadapi kondisi kerja yang dinamis. Pekerjaan BUMN apa saja yang termasuk klaster ini, yaitu engineer, teknisi lapangan, ahli keselamatan kerja (HSE), dan analis energi.

2. Telekomunikasi dan Media

Klaster ini berfokus pada layanan komunikasi dan teknologi informasi. Lingkungan kerjanya cenderung inovatif dan berkembang cepat mengikuti tren teknologi. Contohnya, software developer, data analyst, atau network engineer.

3. Jasa Keuangan

Klaster ini meliputi layanan perbankan, pembiayaan, hingga asuransi dan dana pensiun. Cocok untuk kamu yang memiliki latar belakang ekonomi dan bisnis. Sektor ini juga menawarkan jalur karier yang jelas dengan banyak peluang pengembangan.

Beberapa contoh pekerjaan BUMN apa saja di sektor ini antara lain analis kredit, relationship manager, dan risk management.

4. Jasa Infrastruktur

Perusahaan dalam klaster ini bergerak di bidang pembangunan dan pengelolaan infrastruktur, seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara.

Jenis pekerjaannya banyak berkaitan dengan proyek besar dan perencanaan jangka panjang. Contohnya, civil engineer, project manager, site engineer, dan perencana proyek.

5. Jasa Logistik

Klaster ini berperan dalam distribusi barang dan pengelolaan rantai pasok. Pekerjaan di bidang ini cocok untuk kamu yang tertarik pada sistem distribusi dan operasional. Contoh pekerjaannya meliputi supply chain analyst, manajemen gudang, dan logistik operasional.

6. Jasa Pariwisata dan Pendukung

Klaster ini mengelola sektor pariwisata, termasuk hotel, destinasi wisata, dan layanan pendukung lainnya. Pekerjaan di sektor ini lebih banyak berhubungan dengan layanan dan pengalaman pelanggan.

Contoh pekerjaan BUMN apa saja di sektor ini mencakup manajemen hotel, marketing pariwisata, dan customer experience.

Baca juga: 14 Leadership Skill Wajib untuk Bangun Karier Freshgraduate

7. Klaster Industri Kesehatan

Klaster kesehatan mencakup perusahaan yang bergerak di bidang farmasi, alat kesehatan, dan layanan medis. Sektor ini sangat relevan bagi kamu yang memiliki latar belakang kesehatan atau sains. Contohnya, apoteker dan tenaga laboratorium.

8. Klaster Industri Manufaktur

Klaster ini berfokus pada produksi barang industri, mulai dari baja hingga produk kimia. Lingkungan kerjanya berkaitan erat dengan proses produksi dan efisiensi operasional. Misalnya, quality assurance dan Research and Development (R&D).

9. Industri Pangan dan Pupuk

Klaster ini berperan dalam menjaga ketahanan pangan dan penyediaan pupuk bagi sektor pertanian. Contoh pekerjaan di bidang ini antara lain analis pangan, quality control, atau penyuluh pertanian.

10. Industri Perkebunan dan Kehutanan

Klaster ini mengelola sumber daya alam seperti hutan dan perkebunan. Pekerjaannya banyak berkaitan dengan pengelolaan lahan dan keberlanjutan lingkungan.
Lalu, pekerjaan BUMN apa saja di klaster ini? Contohnya adalah agronomis, peneliti tanaman, dan pengawas lapangan.

11. Industri Mineral dan Batubara

Klaster ini mencakup industri pertambangan mineral dan batubara yang menjadi salah satu sumber daya penting negara. Pekerjaan di sektor ini umumnya membutuhkan keahlian teknik dan kesiapan bekerja di lapangan. Contohnya, teknisi tambang dan analis lingkungan.

12. Jasa Asuransi dan Dana Pensiun

Klaster ini menyediakan layanan perlindungan keuangan dan jaminan masa depan bagi masyarakat sehingga cocok untuk kamu yang tertarik pada sektor keuangan. Contohnya, konsultan keuangan.

Setelah memahami berbagai jenis BUMN berdasarkan status dan sektor usahanya, kamu mungkin mulai melihat gambaran mana yang paling dekat dengan minatmu.

Setiap jenis dan klaster menawarkan lingkungan kerja serta jalur karier yang berbeda, jadi penting untuk tidak hanya melihat nama perusahaannya, tapi juga memahami peran dan kontribusi yang bisa kamu ambil di dalamnya.

Dengan bekal ini, kamu bisa lebih percaya diri menentukan langkah berikutnya. Jika kamu tertarik membangun karier di lingkungan yang dinamis dan terus berkembang, kamu bisa mulai dengan mengeksplorasi peluang yang ada di Pegadaian.

Cek informasi terbaru seputar lowongan dan pengembangan karier melalui halaman karier Pegadaian dan temukan kesempatan yang sesuai dengan perjalanan profesionalmu.

Baca juga: 8 Cara Efektif Perencanaan Karier untuk Fresh Graduate

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved