5 Cara Kerja Freelancer Untuk pemula, Simak!

Cara kerja freelance kini menjadi salah satu pilihan populer bagi siapa saja yang ingin mulai bekerja secara independen.
Sebagai freelancer, kita bisa bekerja untuk banyak klien sekaligus, sambil mengasah keterampilan baru yang mungkin belum pernah kita coba sebelumnya. Bahkan, jika belum pernah bekerja sebagai freelancer sama sekali, kita tetap bisa mendatangkan job asal tahu cara memasarkan skill dan tahu ke mana harus mempromosikannya.
Di artikel kali ini, kita akan membahas cara menjadi freelancer khusus buat kamu, sahabat Pegadaian.
5 Cara Kerja Menjadi Freelancer
Berikut 5 cara menjadi freelancer yang perlu kamu tahu sebelum memulai karier di dunia freelance.
1. Tentukan Jasa yang Ingin Ditawarkan
Membahas soal keahlian, baik sebagai penulis, desainer, musisi, illustrator, fotografer, guru les, penari, atau bahkan kurir, yakinlah bahwa terdapat pekerjaan di luar sana untuk siapa pun yang jeli melihat peluang.
Cara paling sederhana untuk memulai adalah membuat daftar tentang apa yang kamu minati dan bidang ilmu apa yang kamu pahami. Tulis dengan bebas keterampilan apa saja yang muncul di kepalamu tanpa perlu dihapus.
Catat semua yang kamu rasa cukup kamu kuasai, terlepas dari apakah kamu pernah bekerja sebagai freelancer atau belum. Jangan batasi diri sebelum memulainya.
Baca Juga: Inilah 12 Contoh Pekerjaan Freelance untuk Pemula, Coba Yuk!
2. Tentukan Target Pasar
Setelah menentukan keahlian di bidang apa saja, langkah selanjutnya adalah melakukan riset pada pasar yang akan dituju. Artinya, dengan keahlian yang kamu miliki, kamu perlu tahu siapa saja yang membutuhkannya serta di mana kamu bisa menjangkau mereka.
Kebanyakan freelancer saat ini menggeluti bisnis secara online karena pangsa pasarnya masih sangat berpotensi. Dari riset inilah, diharapkan segala informasi yang terkumpul bisa mencakup hal-hal yang kamu butuhkan nantinya dalam menjalani profesi sebagai freelancer.
3. Tentukan Tarif dan Durasi Kerja
Cara menjadi freelancer selanjutnya adalah menentukan tarif per jam kerja atau per proyek berdasarkan skill yang dimiliki, dengan harga yang masuk akal.
Kamu bisa mencari tahu kisaran tarif yang umum berlaku di kalangan freelancer dengan riset di berbagai forum, komunitas freelancer, atau bertanya langsung ke sesama pekerja lepas di bidang yang sama.
Tentukan juga berapa jam kamu bisa bekerja dalam satu hari. Salah satu tantangan berat yang dihadapi freelancer adalah mengatur waktu kerja, karena kita bisa saja kehilangan klien potensial jika tidak tepat waktu.
Namun, seiring kamu mulai terbiasa dengan ritme kerja freelance, kamu akan dengan sendirinya memahami etos kerja serta berapa waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
Perlu dimaklumi juga, jika kamu baru menjadi freelancer dan belum memiliki banyak pengalaman, sebaiknya jangan langsung memasang tarif jasa yang terlalu tinggi.
4. Buat Portofolio Online
Saat pertama kali menjadi pekerja freelance, mungkin belum banyak contoh pekerjaan atau portofolio yang bisa ditampilkan. Untuk membangun portofolio atau resume, kamu perlu mau mengambil setiap kesempatan yang ada untuk menunjukkan kemampuan, termasuk mengambil job dengan harga murah atau bahkan gratis di awal.
Langkah ini bertujuan untuk mengumpulkan pengalaman, sehingga resume atau portofoliomu akan semakin lengkap seiring waktu berjalan. Manfaatkan media sosial seperti LinkedIn, X (Twitter), Instagram, atau blog pribadi untuk mengunggah dan memamerkan portofolio.
Baca Juga: 7 Cara Mengatur Keuangan Freelancer, Penting Diketahui!
5. Mulai Pasarkan Jasa
Cara menjadi freelancer yang terakhir adalah mulai memasarkan jasa. Ada banyak cara mudah dan gratis untuk memasarkan keahlian dan mendapatkan klien sebagai seorang freelancer.
Setelah membuat portofolio di akun media sosial, kamu sudah bisa memasarkan jasa serta skill yang kamu miliki. Semakin mudah kamu ditemukan di media sosial, semakin baik pula peluang mendapatkan job.
Selain lewat media sosial, kamu juga bisa memanfaatkan platform freelance yang kini semakin banyak tersedia di Indonesia, seperti Projects.co.id, Sribulancer, dan Fastwork untuk pasar lokal, atau Upwork, Fiverr, dan Freelancer.com jika ingin menjangkau klien internasional.
Saat melamar sebuah pekerjaan, kamu bisa menyertakan tautan akun media sosial atau profil di platform freelance tersebut sebagai bahan pertimbangan klien.
Jangan Lupa Siapkan Dana Darurat
Itulah 5 cara menjadi freelancer sederhana yang perlu kamu ketahui saat akan memulai karier sebagai seorang freelancer.
Di samping menjadi pekerja independen, memiliki aset tertentu sebagai alat investasi atau dana darurat juga sangat penting, terutama karena pendapatan freelancer cenderung tidak menentu setiap bulannya.
Kamu bisa mempertimbangkan Cicil Emas di Pegadaian sebagai penunjang dan pelindung dana darurat atau investasimu. Dengan Cicil Emas, dana yang kamu sisihkan setiap bulan akan terus meningkat nilainya di kemudian hari karena tersimpan dalam bentuk aset emas.
Kalau kamu lebih suka mulai dari nominal kecil terlebih dahulu, Tabungan Emas juga bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel untuk menabung sedikit demi sedikit sesuai penghasilan yang kamu dapatkan.
Silakan klik tautan berikut untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai Cicil Emas Pegadaian, atau ajukan langsung melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.
Baca Juga: 8 Ide Kerja Sampingan Online, Praktis & Menguntungkan!
Berita dan Artikel Lainnya

Inspirasi
Apa itu Wakaf? Ini Pengertian, Syarat, dan Rukun Wajibnya
Wakaf adalah ibadah sunah yang dilakukan dengan memberikan harta untuk dimanfaatkan oleh sekelompok orang. Pelajari rukun dan syaratnya di sini!

Inspirasi
Strategi Ketahanan Pangan Indonesia
Sebagai makhluk hidup, pangan merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi agar kelangsungan hidupnya terjamin. Menurut UU Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi […]

Inspirasi
Kapan Waktu Yang Tepat Menjual Saham?
Memutuskan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham sama sulitnya dengan memutuskan kapan waktu yang tepat untuk membeli saham. Yuk simak tipsnya disini.

