Lebih Mahal Emas Batangan atau Perhiasan? Ini Faktanya

Kenaikan harga berbagai produk akibat konflik global dan tekanan ekonomi membuat banyak orang mulai lebih selektif dalam mengelola keuangan. Nilai uang bisa tergerus tanpa disadari sehingga kebutuhan untuk menjaga aset menjadi semakin penting.
Dalam situasi seperti ini, emas kembali dilirik sebagai salah satu pilihan investasi. Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas, seperti lebih mahal emas batangan atau perhiasan, serta mana yang lebih tepat untuk menjaga nilai dalam jangka panjang.
Untuk membantu kamu menentukan pilihan, simak pembahasan lengkap mengenai perbandingan emas batangan dan perhiasan berikut ini.
Perbandingan Emas Batangan dan Perhiasan untuk Investasi
Sebelum memilih, kamu perlu memahami terlebih dahulu bahwa emas perhiasan dan emas batangan memiliki tujuan dan karakter yang berbeda sebagai aset.
Emas perhiasan sering dipilih karena bisa dipakai sekaligus menyimpan nilai, sedangkan emas batangan lebih difokuskan untuk menjaga aset dalam jangka panjang.
Lalu, lebih mahal emas batangan atau perhiasan? Jawabannya bergantung pada komponen harga yang membentuk keduanya dan bisa terlihat jelas dari perbandingan berikut:
1. Tingkat Kemurnian
Emas batangan umumnya memiliki kadar tinggi, yaitu 24 karat dengan kemurnian mendekati 99,9%. Oleh karena itu, jenis ini lebih stabil untuk investasi.
Sementara itu, emas perhiasan memiliki kadar yang bervariasi, seperti 17K, 18K, hingga 22K. Artinya, ada campuran logam lain dalam emas perhiasan yang bertujuan untuk membuat perhiasan lebih kuat dan tahan lama saat digunakan sehari-hari.
2. Harga Beli dan Biaya Tambahan
Harga emas batangan mengikuti pergerakan pasar emas global dan tidak memiliki biaya desain atau ongkos pembuatan. Ini membuat harganya lebih transparan dan sesuai dengan nilai emas itu sendiri.
Berbeda dengan emas batangan, harga beli emas perhiasan dipengaruhi oleh dua komponen, yaitu berat emas dan biaya produksi. Nilai tambah dari desain dan detail pengerjaan membuat harga perhiasaan cenderung lebih tinggi dibanding nilai emasnya.
Di sinilah sering muncul kebingungan, lebih mahal emas batangan atau perhiasan. Jika dilihat dari nilai emas murni, emas batangan lebih mahal karena kadar tinggi. Namun secara harga beli di toko, perhiasan bisa terlihat lebih mahal karena ada biaya pembuatan.
3. Nilai Jual Kembali (Buyback)
Emas batangan memiliki keunggulan dari sisi nilai jual kembali. Selisih harga beli dan jual biasanya lebih kecil karena tidak ada komponen biaya tambahan yang hilang.
Sebaliknya, emas perhiasan tetap bisa dijual kembali, tetapi umumnya mengalami potongan harga. Hal ini karena ongkos pembuatan dan nilai desain tidak dihitung saat penjualan.
Baca juga: Reksadana vs Emas, Mana yang Tepat untuk Investasi?
4. Likuiditas
Emas batangan dikenal sangat mudah dijual karena memiliki standar harga yang jelas dan diakui secara luas. Ini membuatnya cocok sebagai aset pelindung nilai.
Emas perhiasan juga cukup mudah dijual, namun nilainya bisa bergantung pada kondisi fisik, kadar emas, dan modelnya. Faktor ini membuat hasil penjualannya bisa berbeda-beda.
5. Fungsi Emas
Emas batangan berfungsi utama sebagai penyimpan nilai dan instrumen investasi jangka panjang. Jenis ini cocok bagi yang ingin fokus pada pertumbuhan aset dan perlindungan dari inflasi.
Sementara itu, emas perhiasan memiliki fungsi ganda. Selain sebagai instrumen investasi, perhiasan juga bisa digunakan sebagai aksesori sehari-hari, seperti cincin, gelang, kalung, atau anting.
Oleh karena itu, jenis ini sering dipilih untuk kebutuhan gaya hidup sekaligus simpan nilai dalam jangka menengah hingga jangka panjang.
Baca juga: Lebih Baik Emas Fisik atau Digital? Ini Perbandingannya
Tips Memilih Investasi Emas Batangan dan Perhiasan agar Lebih Untung
Pertanyaan seperti lebih mahal emas batangan atau perhiasan serta mana yang paling menguntungkan sering kali muncul saat akan mulai berinvestasi. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan sebagai strategi dasar dalam investasi emas.
- Tentukan tujuan investasi sejak awal. Jika fokus pada pertumbuhan nilai aset dalam jangka panjang, emas batangan lebih direkomendasikan. Sementara itu, emas perhiasan cocok jika kamu ingin tetap menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari.
- Pahami komponen harga. Emas batangan dihitung dari kadar dan beratnya saja. Sedangkan perhiasan memiliki tambahan biaya pembuatan yang membuat harga belinya lebih tinggi.
- Pilih kadar emas yang sesuai. Emas batangan umumnya memiliki kadar 24 karat. Sementara untuk perhiasan, sebaiknya pilih kadar tinggi seperti 22K agar nilai investasinya tetap kuat mengikuti harga pasar.
- Perhatikan biaya pembuatan. Biaya produksi perhiasan bisa mencapai 15–20% dan tidak dihitung saat dijual kembali. Karena itu, penting mempertimbangkan dampaknya terhadap potensi keuntungan investasi perhiasan. Sementara emas batangan tidak memiliki komponen biaya ini.
- Pilih desain sederhana untuk perhiasan. Emas perhiasan dengan model yang tidak terlalu rumit biasanya memiliki potongan lebih kecil saat dijual kembali dan lebih mudah diterima di berbagai tempat.
- Pantau harga emas secara berkala. Hindari membeli emas saat harga sedang tinggi dalam waktu singkat. Sebaiknya, masuk saat harga stabil agar risiko kerugian bisa ditekan.
- Pastikan membeli di tempat resmi. Pilih lembaga atau toko emas yang menyediakan informasi kadar dan sertifikat yang jelas dan transparan untuk menjamin keaslian emas.
Demikian penjelasan mengenai perbandingan emas batangan dan perhiasan. Dengan memahami perbedaan karakter, komponen harga, dan tips memilih yang tepat, kamu dapat menilai kembali apakah emas batangan atau perhiasan yang lebih sesuai dengan kebutuhan.
Pertimbangan ini juga membantu menjawab lebih mahal emas batangan atau perhiasan dari sudut pandang yang lebih luas, tidak hanya dari harga beli, tetapi juga potensi nilai di masa depan.
Pada akhirnya, keputusan investasi terbaik adalah yang selaras dengan tujuan keuangan kamu, baik untuk menjaga nilai aset maupun memenuhi kebutuhan gaya hidup.
Untuk memulai investasi dengan cara yang praktis, kamu bisa memanfaatkan Tabungan Emas dari layanan bank emas Pegadaian.
Pembelian emas 24 karat bersertifikat bisa dimulai dari 0,01 gram dan dilakukan secara bertahap melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau datang langsung ke kantor cabang Pegadaian terdekat.
Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah dalam mengelola investasi emas sesuai rencana keuangan kamu.
Baca juga: Keuntungan dan Risiko Investasi Perak yang Jarang Diketahui
Berita dan Artikel Lainnya

Emas
Perbedaan Tabungan Emas dan Cicil Emas di Pegadaian
Perbedaan Tabungan Emas dan Cicil Emas di Pegadaian bisa dilihat dari mekanismenya. Yuk, ketahui informasi lengkapnya melalui penjelasan dalam artikel ini!

Emas
Begini 5 Cara Menghitung Buyback Emas, Simak & Catat!
Cara menghitung buyback emas diawali dengan memeriksa harga buyback terkini dan menentukan kadar kemurnian emas. Mari simak pembahasan selengkapnya di sini.

Emas
Emas 875 Berapa Karat? Kenali Perbedaanya dengan Emas 700
Emas yang ada di pasaran dibedakan berdasarkan kode-kode yang tertera di permukaannya. Lalu, emas 875 berapa karat? Mari simak informasinya di sini.
