Kenaikan Harga Emas Per Tahun dan Faktor yang Memengaruhi

Oleh Pegadaian dalam Berita

03 June 2026
Bagikan :
image detail artikel

Harga emas terus menunjukkan tren naik dari tahun ke tahun. Banyak investor dan masyarakat umum mengikuti pergerakan ini karena emas sering dipandang sebagai investasi yang aman dan tetap bernilai di tengah perubahan ekonomi.
Dalam artikel ini, kamu bisa mempelajari kenaikan harga emas per tahun, tren dalam beberapa tahun terakhir, serta faktor yang membantu mendorong harga emas naik. Mari simak penjelasan lengkapnya!

Tren Kenaikan Harga Emas 5 Tahun Terakhir

Dalam lima tahun terakhir, harga emas menunjukkan peningkatan yang cukup tajam. Berdasarkan dalam grafik Bullion Rates, harga emas dalam Rupiah terus naik setiap tahun.
Grafik harga emas menunjukkan bahwa pada awal periode, harga emas masih berada di angka yang relatif lebih rendah. Namun, pada awal 2026, harga emas mencapai sekitar Rp2.485.755 per gram.

Ini berarti harga emas telah naik jauh dibandingkan dengan lima tahun lalu. Perbandingan sederhana menunjukkan kenaikan yang sangat besar selama periode tersebut.
Jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, harga emas kini hampir tiga kali lipat lebih tinggi. Pertumbuhan ini lebih cepat dibanding angka inflasi tahunan dan bunga deposito di bank.

Sementara itu, data tahun ke tahun juga memperlihatkan bahwa harga emas mengalami kenaikan berkelanjutan. Pada Januari 2021, harga emas per gram masih berada di sekitar Rp839.036 per gram. Pada pertengahan 2025, harganya mendekati sekitar Rp1,9 juta per gram.
Ini berarti kenaikan lebih dari 130% dalam lima tahun terakhir. Rata-rata kenaikan harga emas per tahun berada di kisaran 25%–27% jika dilihat dari periode tersebut.

Popularitas emas sebagai aset investasi pun terlihat jelas. Permintaan emas meningkat sehingga stok emas batangan di beberapa tempat sempat cepat habis dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga: Harga Emas Global Naik Drastis, Inilah Penyebabnya!

Faktor Utama yang Memengaruhi Kenaikan Harga Emas per Tahun

Pergerakan harga emas tidak terjadi tanpa sebab. Ada sejumlah faktor yang saling berkaitan dan ikut mendorong perubahan harga emas di pasar. Beberapa di antaranya:

1. Kondisi Ekonomi Global yang Tidak Stabil

Situasi ekonomi dunia yang penuh ketidakpastian sering membuat harga emas naik. Saat terjadi resesi, krisis keuangan, atau konflik antarnegara, banyak investor memilih memindahkan dananya ke aset yang dianggap lebih aman.

Emas menjadi pilihan menarik karena nilainya cenderung bertahan meski kondisi sedang sulit. Dalam beberapa tahun terakhir, tekanan inflasi, perlambatan ekonomi, serta konflik geopolitik ikut meningkatkan minat terhadap emas sehingga pemerintahannya melonjak.

2. Arah Kebijakan Bank Sentral

Keputusan bank sentral, terutama soal suku bunga juga memiliki pengaruh besar terhadap harga emas. Suku bunga yang tinggi biasanya membuat dolar AS menguat dan emas menjadi kurang menarik.
Sebaliknya, saat suku bunga diturunkan atau kebijakan moneter dilonggarkan, emas kembali dilirik sebagai alternatif investasi. Jika bank sentral di berbagai negara memilih bersikap hati-hati dalam menaikkan suku bunga, harga emas pun cenderung bergerak naik.

3. Tingkat Inflasi Dunia

Emas sudah lama dikenal sebagai pelindung nilai saat inflasi meningkat. Ketika harga kebutuhan hidup naik dan nilai uang menurun, banyak orang memilih menyimpan kekayaan dalam bentuk emas.
Semakin tinggi inflasi, biasanya semakin besar pula minat beli emas. Kondisi inflasi yang masih cukup tinggi di sejumlah negara maju membuat permintaan emas tetap kuat.

4. Pembelian dari Negara Berkekuatan Ekonomi Besar

Negara-negara dengan ekonomi besar kerap menambah cadangan emas sebagai bagian dari strategi keuangannya. China, India, dan Rusia termasuk negara yang aktif membeli emas, baik untuk cadangan negara maupun kebutuhan pasar dalam negeri.

Pembelian dalam jumlah besar ini dapat mengurangi pasokan di pasar global dan ikut mendorong kenaikan harga emas per tahun.

5. Perubahan Nilai Tukar Dolar AS

Karena diperdagangkan dalam dolar AS, harga emas sangat dipengaruhi oleh pergerakan mata uang ini. Saat dolar menguat, emas menjadi lebih mahal bagi pembeli dari negara lain sehingga harganya bisa menurun.
Namun, ketika dolar melemah, emas cenderung naik karena lebih terjangkau di pasar internasional. Fluktuasi ini membuat harga emas bisa berubah dari waktu ke waktu, termasuk dalam hitungan tahunan.

6. Keseimbangan Permintaan dan Penawaran

Seperti barang lainnya, harga emas juga mengikuti prinsip dasar ekonomi. Jika jumlah pembeli lebih banyak daripada penjual, harganya akan naik. Situasi ini sering terjadi ketika kondisi ekonomi tidak menentu atau saat sentimen terhadap emas sedang positif.
Walau pun dalam jangka pendek harga bisa turun, permintaan emas dalam jangka panjang biasanya terus bertambah sehingga tren kenaikan harga emas per tahun lebih sering terlihat.
Baca juga: Faktor Naik dan Turunnya Harga Emas Pegadaian, Apa Saja?

Demikian pembahasan mengenai kenaikan harga emas per tahun serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Data lima tahun terakhir menunjukkan bahwa harga emas terus bergerak naik secara konsisten, bahkan melampaui inflasi dan bunga tabungan.
Kondisi ekonomi global, kebijakan bank sentral, inflasi, hingga permintaan pasar membuat emas tetap kuat sebagai pilihan investasi jangka panjang.

Bagi kamu yang ingin mulai berinvestasi emas, sekarang caranya juga semakin mudah dan praktis. Kamu bisa menabung emas dalam bentuk saldo digital dan tersimpan dengan standar kemurnian 24 karat melalui layanan Tabungan Emas dari Pegadaian.
Setoran awalnya ringan, mulai dari Rp10 ribuan dan tidak ada batas minimal saat ingin menambah saldo.

Pembukaan rekening pun bisa dilakukan langsung melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Setelah registrasi selesai, rekening Tabungan Emas langsung aktif dan siap digunakan.

Melalui aplikasi ini, kamu juga bisa memantau harga jual dan beli emas terbaru dengan pilihan periode 1 minggu, 1 bulan, 6 bulan, hingga 1 tahun.

Selain itu, saldo yang terkumpul juga bisa dicetak menjadi emas batangan, dipindahkan ke pemilik Tabungan Emas lain, atau dicairkan dengan cara menjual atau menggadaikannya saat butuh dana cepat.
Dengan kemudahan ini, membangun portofolio emas kini bisa dimulai kapan saja dan dengan modal terjangkau. Jadi, jangan ragu untuk mulai menabung emas di Pegadaian sekarang.
Baca juga: 6 Tips Investasi Emas di Harga Puncak Agar Tetap Untung

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162

logo

Copyright © 2026 Pegadaian. All Rights Reserved