Cara Investasi Emas untuk Masa Pensiun, Yuk Mulai Sekarang!

Masa pensiun sering kali terasa masih sangat jauh, terutama jika usia produktif masih panjang. Namun, mempersiapkan dana pensiun sejak dini dapat membuat prosesnya terasa lebih ringan karena kebutuhan investasi dapat dibangun secara bertahap setiap bulan.
Salah satu cara yang banyak dipilih untuk mempersiapkan dana di masa pensiun adalah investasi emas. Kenapa harus emas? Salah satunya karena nilai emas cenderung meningkat dan tahan terhadap inflasi.
Mari simak artikel ini untuk mengetahui alasan lebih detail mengapa memilih investasi emas dan bagaimana cara investasi emas untuk masa pensiun agar hasilnya lebih optimal.
Mengapa Investasi Emas Cocok untuk Dana Pensiun?
Investasi untuk dana pensiun idealnya ditempatkan pada instrumen yang mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang seperti emas.
Adapun beberapa alasan mengapa emas cocok dijadikan salah satu instrumen investasi untuk dana pensiun antara lain:
- Nilainya cenderung meningkat dalam jangka panjang.
- Dapat membantu menjaga nilai aset dari dampak inflasi.
- Cocok untuk tujuan investasi jangka panjang, termasuk persiapan pensiun.
- Cenderung mudah dibeli atau dijual kembali saat diperlukan.
- Dapat dikumpulkan secara bertahap sesuai kemampuan finansial.
Meski demikian, investasi emas tetap memerlukan strategi yang cermat agar target dana pensiun dapat tercapai sesuai rencana.
Baca juga: Dana Pensiun di Indonesia dan Perbedaannya
Cara Investasi Emas untuk Masa Pensiun
Pada dasarnya, masa pensiun tidak bisa diabaikan begitu saja. Kamu perlu mempersiapkannya dengan matang, terutama dari segi keuangan, untuk memastikan kebutuhan di masa tersebut tetap terpenuhi dengan baik.
Salah satu persiapannya bisa melalui investasi emas. Beberapa langkah yang dapat kamu terapkan agar investasi emas untuk masa pensiun berjalan lebih terarah dan sesuai rencana antara lain:
1. Tentukan Target Masa Pensiun
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menentukan kapan kamu ingin memasuki masa pensiun. Target usia pensiun ini diperlukan untuk menghitung berapa lama waktu yang tersedia untuk mengumpulkan aset.
Misalnya, saat ini kamu berusia 30 tahun dan ingin pensiun pada usia 60 tahun, berarti kamu memiliki waktu sekitar 30 tahun lagi untuk berinvestasi.
Semakin panjang jangka waktunya, kamu bisa mengumpulkan emas secara bertahap tanpa harus terburu-buru mengeluarkan dana besar dalam sekali pembelian.
2. Pilih Instrumen Investasi Emas yang Sesuai
Setelah memiliki target waktu yang jelas, tentukan jenis investasi emas yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Kamu dapat memilih emas fisik, seperti emas batangan 24 karat, atau emas digital yang menawarkan kemudahan transaksi dan penyimpanan.
Apa pun pilihanmu, pastikan melakukan investasi melalui lembaga atau platform yang resmi dan berada di bawah pengawasan yang berwenang, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
3. Tentukan Anggaran Investasi dan Lakukan Secara Konsisten
Kini, investasi emas tidak harus dimulai dengan nominal besar. Kamu bisa memulainya dengan menyisihkan dana secara rutin sesuai kemampuan finansial.
Sebagai contoh, jika penghasilanmu sebesar Rp12 juta per bulan, kamu dapat mengalokasikan sekitar 10% atau Rp1,2 juta untuk membeli emas setiap bulan.
Masukkan estimasi ini ke dalam rencana anggaran bulanan yang kamu susun agar lebih mudah mempertahankan kebiasaan menabung emas.
4. Terapkan Strategi Dollar Cost Averaging (Pembelian secara Bertahap)
Cara investasi emas untuk masa pensiun berikutnya adalah dengan menentukan strategi pembelian. Daripada menunggu kapan harga emas turun drastis, sebaiknya kamu menerapkan strategi pembelian secara bertahap, yaitu dollar cost averaging (DCA).
Melalui strategi ini, kamu bisa membeli emas dengan nominal yang sama dalam periode tertentu, misalnya setiap bulan.
Cara ini memungkinkan kamu memperoleh harga beli rata-rata dalam jangka panjang sekaligus mengurangi risiko membeli emas saat harga sedang tinggi.
5. Pantau Perkembangan Investasi secara Berkala
Meski investasi emas ditujukan untuk jangka panjang, bukan berarti perkembangannya tidak perlu dipantau.
Karena itu, lakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan jumlah emas yang berhasil dikumpulkan masih sesuai dengan target dana pensiun.
Jika penghasilan meningkat, kamu juga dapat menambah nominal investasi agar target pensiun dapat tercapai lebih cepat.
6. Simpan Emas Hingga Tujuan Investasi Tercapai
Yang tidak kalah penting dari cara investasi emas untuk masa pensiun adalah hindari menjual aset hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif yang tidak mendesak.
Apabila suatu waktu kamu perlu mencairkan investasi, usahakan untuk melakukannya sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan atau saat kondisi benar-benar mendesak. Dengan begitu, dana pensiun yang kamu persiapkan akan tetap stabil.
Simulasi Perhitungan Investasi Emas untuk Masa Pensiun
Supaya kamu memiliki gambaran yang lebih jelas terkait cara investasi emas untuk masa pensiun, berikut contoh simulasi sederhana perencanaan keuangannya:
Dalam simulasi tersebut, kamu bisa menyisihkan sekitar 10 persen dari penghasilanmu untuk membeli emas setiap bulan.
Apabila investasi dilakukan secara disiplin selama 30 tahun, total nominal yang kamu setorkan adalah Rp432.000.000.
Perlu diingat, ini adalah jumlah setoran, bukan nilai aset akhir. Di usia 60 tahun saat tiba waktunya pensiun nanti, nilai aset yang kamu miliki berpotensi lebih besar dari total setoran tersebut. Hal ini terjadi karena harga emas cenderung naik dari waktu ke waktu.
Dengan kata lain, fokus utama dalam investasi jangka panjang adalah membangun kebiasaan berinvestasi yang konsisten, bukan sekadar mencari harga terendah setiap waktu.
Semakin awal kamu memulai investasi emas, semakin panjang waktu yang dimiliki untuk mengumpulkan aset tanpa harus menyisihkan dana dalam jumlah yang terlalu besar setiap bulannya.
Baca juga: Cara Menghitung Dana Pensiun yang Tepat dan Tips Persiapannya Sejak Dini
Maksimalkan Persiapan Dana Pensiun dengan Deposito Emas Pegadaian
Setelah berhasil mengumpulkan saldo emas secara bertahap, kamu dapat mengoptimalkan nilai aset tersebut agar tidak hanya tersimpan saja.
Salah satu caranya adalah melalui Deposito Emas Pegadaian. Layanan ini memungkinkan saldo emas yang dimiliki memberikan imbal hasil sebesar 1% per tahun dalam bentuk gram emas.
Dengan begitu, jumlah emas yang dimiliki berpotensi terus bertambah selama masa deposito.
Jadi, bagi kamu yang memiliki tujuan untuk mempersiapkan dana pensiun, Deposito Emas bisa menjadi pelengkap strategi investasi jangka panjang karena emas yang telah dikumpulkan dapat bekerja lebih optimal.
Adapun beberapa keunggulan Deposito Emas Pegadaian antara lain:
- Imbal hasil 1% per tahun dalam bentuk gram emas.
- Pilihan tenor beragam, mulai dari 6, 9, dan 12 bulan.
- Minimal penempatan deposito mulai dari 5 gram saldo emas Pegadaian.
- Emas disimpan dan dilindungi asuransi.
- Pengajuan dapat dilakukan di kantor cabang Pegadaian.
#TenangSaja, buat kamu yang lebih suka bertransaksi secara online, kini kamu bisa mengakses layanan ini secara mudah dan praktis melalui aplikasi Tring by Pegadaian.
Hanya dalam satu waktu, kamu bisa melakukan top up saldo tabungan emas dengan berat minimal 0,01 gram.
Jika saldo sudah mencapai 5 gram, kamu bisa langsung mengalihkannya ke Deposito Emas. Namun, pastikan saldo yang tersisa setelah deposito minimal 0,1 gram agar rekening tetap aktif.
Jadi, kamu tidak perlu menunggu hingga mendekati masa pensiun untuk mulai berinvestasi emas.
Semakin cepat kamu membangun aset emas dan mengoptimalkannya melalui Deposito Emas Pegadaian, semakin besar peluang memiliki persiapan dana pensiun yang lebih matang dan masa depan finansial yang lebih tenang.
Yuk, mulai persiapan keuanganmu di masa pensiun dengan investasi emas secara konsisten bersama Pegadaian!
Baca juga: Cara Berpenghasilan Waktu Pensiun Agar Keuangan Tetap Stabil
Berita dan Artikel Lainnya

Emas
Kadar Emas 22 Karat Berapa Persen? Begini Jawaban dan Harganya!
Ada berbagai satuan karat dalam emas, salah satunya 22 karat. Lantas, kadar emas 22 karat berapa persen? Untuk mendapatkan penjelasannya, simak di sini!

Emas
Inilah 6 Perbedaan Emas Putih dan Palladium, Kenali Yuk!
Perbedaan emas putih dan palladium dapat dilihat dari beberapa faktor, termasuk komposisi, ketahanan, dan harganya. Simak penjelasan selengkapnya di sini!

Emas
Kenali 8 Gunung Emas di Indonesia, Punya Cadangan Melimpah!
Gunung emas di Indonesia menyimpan cadangan yang melimpah dan tersebar di berbagai wilayah, seperti Grasberg, Martabe, hingga Gunung Botak. Cek selengkapnya!

