Pegadaian & ABADI Jalin Kerjasama Strategis, Perluas Akses Pembiayaan Untuk Sektor Alih Daya

Jakarta, 5 Agustus 2025. Bank Emas Pegadaian - PT Pegadaian kembali memperkuat komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan produktif dengan menggandeng Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI). Kemitraan strategis ini diresmikan melalui penandatanganan perjanjian kerjasama di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, pada Rabu (30/07).
Kolaborasi ini bertujuan untuk mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya di sektor outsourcing atau alih daya, sekaligus mendorong kesejahteraan para pekerjanya. Penandatanganan kerjasama dilakukan langsung oleh Eka Pebriansyah, Direktur Jaringan dan Operasional PT Pegadaian, dan Mira Sonia, Direktur Utama ABADI. Momen ini menandai babak baru dalam hubungan kelembagaan yang telah terjalin dan menjadi tonggak penting dalam upaya sinergi yang lebih erat.
Eka menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Pegadaian untuk menjadi perusahaan jasa keuangan yang inklusif dan adaptif. Melalui kolaborasi ini, Pegadaian berharap dapat menjangkau lebih banyak pelaku industri, terutama di sektor penyedia jasa tenaga kerja.
"Pegadaian terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi keuangan yang inovatif dan berdampak nyata bagi pertumbuhan sektor produktif. Kolaborasi ini adalah langkah konkret untuk memperluas manfaat produk pembiayaan modal kerja produktif agar dapat diakses oleh seluruh anggota ABADI. Selain itu, ini juga menjadi sarana edukasi bagi tenaga kerja alih daya terkait berbagai layanan Pegadaian lainnya, seperti Tabungan Emas, melalui kemitraan strategis yang saling menguatkan.", jelas Eka.
Sementara itu Ketua Umum ABADI, Mira Sonia, menyambut baik kerja sama ini. Mira menyampaikan bahwa kemudahan akses pembiayaan adalah faktor penentu daya saing dan keberlanjutan sektor alih daya.
"Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia menaungi banyak perusahaan penyedia layanan outsourcing di Indonesia. Kami percaya, kolaborasi dengan Pegadaian tidak hanya mendukung keberlangsungan bisnis anggota kami, tetapi juga menciptakan efek berantai bagi peningkatan kesejahteraan tenaga kerja di sektor ini," kata Mira. "Melalui kerja sama ini, anggota kami dapat mengakses layanan pembiayaan Pegadaian secara langsung, baik dalam bentuk produk berbasis emas maupun modal produktif, yang pada akhirnya turut meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan daya tahan bisnis.", ungkap Mira.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Pegadaian dan ABADI juga mengadakan sesi literasi produk Pegadaian serta diskusi terbuka mengenai manajemen keuangan produktif dan pengelolaan cash flow bagi perusahaan outsourcing. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengelolaan keuangan di lingkungan pelaku usaha alih daya.
Sinergi ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program edukasi dan pendampingan lanjutan yang akan digelar secara berkesinambungan. Melalui kolaborasi ini, Pegadaian dan ABADI bertekad menciptakan dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan, memperluas jangkauan layanan keuangan produktif, serta mendorong pertumbuhan industri alih daya yang berdaya saing tinggi di Indonesia.
Berita dan Artikel Lainnya

Berita
Dampak Kenaikan Suku Bunga BI terhadap Harga Emas di Pasar Nasional
Pelajari bagaimana kenaikan suku bunga BI memengaruhi harga emas di pasar nasional beserta dampaknya. Simak penjelasan lengkapnya pada artikel ini!

Berita
123 Go! Aset Pegadaian Terus Meningkat. Akhir Tahun 2024 Tembus 100 T?
123 Go! Aset Pegadaian Terus Meningkat. Akhir Tahun 2024 Tembus 100 T?

Berita
Kinerja Pegadaian Menguat, Aset Tembus Rp183,8 Triliun
Pegadaian mencatat pertumbuhan aset 56% menjadi Rp183,8 triliun per April 2026, dengan laba bersih dan profitabilitas yang terus meningkat. Cek selengkapnya.

